AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
MENCARI SCARLETT


__ADS_3

"Nona...apa kau tidak apa-apa ?"


"Maafkan supir saya tidak melihat anda yang sedang menyeberang jalan", suara berat laki-laki berucap sambil berjongkok di samping Scarlett.


Tubuh Scarlett tampak bergetar hebat, ia memeluk lutut nya semakin kuat sambil menggelengkan kepalanya.


"Nona...


"Mari saya bantu nona berdiri", ucap laki-laki tersebut.


Ia hendak memegang pundak Scarlett membantu nya berdiri. Tetapi Scarlett mengibaskan tangan yang hendak membantunya tersebut.


Scarlett berusaha berdiri sendiri sambil memegangi perutnya, yang tiba-tiba bergejolak merasakan mual.


Scarlett mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Sesaat ia menatap pria yang berusaha membantu nya itu yang ternyata pemilik mobil yang hampir saja menabraknya dan merenggut nyawanya.


Laki-laki itu, menatap lekat wajah Scarlett. Kedua netra biru itu tak berkedip menatap Scarlett.


"Ehm, apa nona baik-baik saja ? atau saya perlu membawa mu ke rumah sakit ?" tanya laki-laki itu lagi. Kedua matanya tak henti menatap Scarlett yang masih tampak syok. Laki-laki itu tak barang sedetik pun beralih dari wajah Scarlett.


" Atau nona mau saya antarkan ketempat tujuan nona ?", tanya laki-laki itu lagi.


"Tidak perlu tuan terima kasih, saya membawa mobil sendiri", jawab Scarlett sambil melangkahkan kakinya dengan terburu-buru menuju mobil miliknya yang terparkir ditepi jalan tidak jauh dari tempat mereka.


"Ehm nona..


Tapi Scarlett sudah keburu memasuki mobil dan melajukan mobilnya dengan pelan-pelan.


Laki-laki itu menatap karet rambut milik Scarlett yang terlepas di jalan.


Wajah tampannya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, menatap mobil Scarlett yang kian menjauh darinya.


Laki-laki itu menyandarkan punggungnya di kursi mobil.

__ADS_1


"Kau hampir saja merenggut nyawa seseorang Andrew".


"Maafkan saya tuan Mark, wanita itu sepertinya sedang limbung. Ia tidak fokus dengan keadaan sekitar nya".


"HM... Andrew apakah kota Champaign memiliki banyak wanita cantiknya ?"


"Wanita di sini cantik alami tuan, dengan wajah polos khas gadis desa yang memiliki kecantikan alami".


Mark melihat karet rambut yang digenggamnya, ia tampak tersenyum sambil memainkan karet itu. Mungkinkah aku bertemu lagi dengan gadis tadi, wanita yang sangat cantik bermata hitam bening dan berambut hitam bergelombang.


Tapi mengapa wajahnya tampak sedih, apakah ada sesuatu terjadi pada gadis itu ?


"Andrew, apakah masih lama sampai diperkebunan baru milikku ?"


"Dari kota ini ke perkebunan tuan, satu jam tiga puluh menit perjalanan tuan", jawab sang supir menjelaskan.


Drrt drtt..


Mark menatap layar handphone miliknya, tertera nama Caroline.


Mark mematikan sambungan telepon genggam nya.


Saat ini Ia sangat tidak tertarik mendengarkan suara Caroline yang menjijikkan itu. Wanita culas yang hidupnya penuh dengan propaganda.


...Ditempat lain......


"Apa-apaan Mark tidak mau mengangkat telpon dari ku, bahkan sekarang ia malah menonaktifkan panggilan telepon dari ku. Laki-laki itu membuatku naik pitam saja.


Di saat aku membutuhkan nya ia malah mendiamkan aku seperti ini. Dasar laki-laki brengsek. Umpat Caroline menendang koper miliknya.


Saat ini perempuan itu berada di bandara, sedang menunggu waktu penerbangannya menuju kota London.


"Perjalanan yang melelahkan dan sia-sia saja", umpat Caroline kesal.

__ADS_1


*


Alejandro, menyusuri jalanan kota Champaign, setelah berputar-putar ia tetap tidak menemukan sosok istrinya Scarlett.


"Di mana kau Scarlett, kenapa kau pergi seperti ini. Tanpa meninggalkan sepatah katapun kepada ku", gumam Alejandro.


Ia tampak frustasi berat, karena dari tadi sudah menyusuri jalanan kota Champaign tapi belum menemukan istrinya.


"Sam, segeralah lacak plat mobil istriku, kita tidak bisa melacaknya melalui nomor ponsel karena istriku tidak membawa ponsel nya", perintah Alejandro yang saat ini menelpon Samuel.


Alejandro terus menyusuri jalanan hingga ke jalan-jalan kecil yang ada di kota, tapi hasilnya tetap nihil. Ia tidak menemukan Scarlett dimanapun.


"Sayang kau dimana, maafkan aku Scarlett jika aku belum menuntaskan semua masalahku dengan Caroline sehingga terjadi hal seperti ini", ucap Alejandro dengan geram


Argh ..


"Kau dimana Scarlettt...."


Alejandro berteriak kencang sambil memukul-mukul setir mobilnya.


"Aku akan membunuh kalian Caroline...Mark jika terjadi sesuatu kepada istri dan anak ku".


"Karena kalian lah semua ini terjadi kepada ku dan istriku", ucap Alejandro dengan geram ia mencengkram kuat-kuat setir mobil yang dikendarainya.


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏


.


GIMANA MASIH MAU BACA NGAK ? KALAU UDAH BOSEN KITA LANJUT BESOK LAGI YA.


HARI INI UDAH 5 BAB LOH 🤭🤗

__ADS_1


.


JANGAN LUPA LIKE' KOMEN DAN VOTE YA, BIAR SEMANGAT NULIS BAB BARU 🙏🤗


__ADS_2