
Ale, apakah perjalanan kita menuju British Museum masih jauh ?", tanya Scarlett pada Alejandro yang duduk di sampingnya.
Saat ini keduanya berada di mobil mewah Alejandro yang di kendarai Luke dengan kecepatan sedang. Scarlett merasa sudah cukup lama menyusuri jalanan kota London tetapi mobil belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.
"Kenapa, apa kau sudah tidak sabar untuk melihat museum terbesar itu ?", ucap Alejandro sambil mengusap lengan Scarlett.
"Tenang saja Museum di London tutupnya malam hari, sekarang baru pukul dua lewat empat puluh menit. Kita bisa ke beberapa tempat", jawab Alejandro.
Sesaat kemudian mobil yang di kendarai Luke berbelok ke kanan, dari kejauhan terlihat bangunan gedung yang berdiri kokoh berwarna coklat tua.
Luke menghentikan mobilnya didepan pintu masuk museum.
Ia membukakan pintu atasannya itu.
Alejandro menggenggam erat jemari Scarlett, memasuki museum yang sangat terkenal di penjuru dunia.
British Museum salah satu museum terbaik di London yang berisi koleksi artefak langka dari seluruh dunia.
Museum nasional pertama yang dapat dikunjungi publik.
Beberapa artefak terkenal yang ada di British museum seperti Rosetta Stone, patung dari Parthenon, dan mumi Mesir langsung menarik perhatian Scarlett.
Tidak dapat dipungkiri, Scarlett sangat menikmati pemandangan langkah didepan mata nya. Ia begitu mengagumi benda-benda bersejarah itu bisa dilihatnya secara langsung.
Alejandro menyewa guide yang disediakan boleh pihak museum, sehingga bisa menjelaskan secara mendetail dan rinci tentang keadaan museum dan benda-benda yang di pajang disana.
Scarlett dengan antusias mendengarkan dan bertanya ke pada sang guide tersebut.
Tidak lupa Scarlett meminta Alejandro untuk mengabadikan momen penting dalam hidupnya itu, berupa photo dengan latar artefak-artefak bersejarah yang ada di dalam museum .
Setelah puas menyusuri British Museum, Alejandro mengajak Scarlett untuk mengunjungi museum lainnya.
"Apa kau menyukai museum musikal atau sains juga, Scarlett ?"
"Iya Ale, aku menyukai keduanya", jawab Scarlett tersenyum.
"Baiklah kita ke sana sekarang karena kedua museum satu arah", ujar Alejandro.
Alejandro memberi perintah pada Luke menuju Victoria and Albert Museum.
Selama didalam mobil Scarlett melihat-lihat hasil photo yang diambil oleh Alejandro di dalam Museum pertama yang mereka kunjungi. Wajahnya tampak puas dan bahagia melihat satu persatu photo melalui galeri di camera milik nya.
Setelah beberapa saat Alejandro dan Scarlett memasuki gedung Victoria and Albert Museum
Di museum ini, terdapat aneka macam seni dan desain eklektik nan unik.
Beberapa di antaranya adalah keramik dan barang-barang fashion hingga perhiasan yang usianya sudah mencapai ribuan tahun.
Scarlett tampak antusias melihat perhiasan bersejarah yang ada di museum Victoria and Albert tersebut. Ia terus bertanya pada seorang guide perempuan yang menemaninya menyusuri setiap ruangan museum.
Alejandro melihat bagaimana istrinya itu sangat menyukai tentang sejarah yang ada di setiap museum yang mereka kunjungi. Begitu antusias nya.
Selanjutnya Scarlett diajak Alejandro untuk mengunjungi Natural History Museum.
Natural History Museum bukan satu-satunya museum yang diperuntukkan bagi sejarah kehidupan di planet Bumi di kota London tetapi ada lagi museum yang serupa. Alejandro memilih Natural History museum karena di sana banyak memajang jenis hewan prasejarah.
Salah satu pajangan favorit di museum ini adalah galeri Dinosaurus, model paus biru dan Darwin Centre.
Tidak hanya itu saja di Natural History museum bisa ditemukan berbagai macam fosil batuan mineral hingga tumbuhan bersejarah.
Setelah puas, Alejandro mengajak Scarlett kembali ke mobil. Tiga museum sudah ia dan Scarlett kunjungi.
Sekarang Alejandro mengajak Scarlett pulang ke mansion. Malam nanti Alejandro akan mengajak Scarlett menikmati pertunjukan Opera musical.
"Ale, terima kasih atas waktu mu mengajak ku mengelilingi museum bersejarah di sini. Kau tahu aku sudah sejak dulu sangat menginginkan berpergian seperti ini mengunjungi tempat bersejarah di negara lain", ucap Scarlett dengan tulus.
Alejandro mengusap wajah Scarlett yang duduk di sebelahnya. Alejandro menutup sekat mobil agar memiliki privasi.
Ia menarik tekuk Scarlett dan mencium nya dengan lembut.
"Aku akan mengantarmu ke tempat yang kau sukai", bisik Alejandro.
Scarlett membalas ciuman lembut bibir Ale. Ciuman singkat itu cukup membuat tubuh keduanya bergetar hebat menahan gairah.
"Ahh Scarlett aku selalu menginginkan mu"
Jemari Alejandro membuka kancing-kancing dress yang di pakai Scarlett, tangannya menyelusup masuk. Mengusap puncak Scarlett dan menciuminya dengan meninggalkan tanda merah di puncak dada Scarlett.
__ADS_1
Sementara Scarlett menggenadahkan wajah ke atas dan menggigit bibir bawahnya.
"Owhh Ale...
Alejandro semakin jauh ia membuka pengait penutup dada Scarlett kedua tangannya bermain-main di puncak kenikmatan Scarlett.
"A-Ale ahh. Kita sedang di mobil", bisik Scarlett dengan suara lirih.
"Perjalanan kita cukup lama, aku akan melakukannya dengan cepat", jawab Alejandro tanpa menghentikan aktivitas nya di ke-dua puncak Scarlett.
Alejandro membuka sabuk resleting celananya. Dan mengangkat tubuh Scarlett keatas tubuhnya. Dengan cepat Alejandro menghentak kan miliknya dari bawah tubuh Scarlett.
"Owhh Ale..
Scarlett melenguh panjang dan mencengkram pundak Alejandro setelah beberapa saat bergumul di jok belakang mobil yang melaju dengan kecepatan sedang. Sementara Alejandro menyemburkan cairan hangat pada inti Scarlett sambil mengeram.
"Aku tidak pernah bisa mengontrol gairah dalam diri ku saat bersama mu sayang", bisik Alejandro ditelinga Scarlett saat keduanya telah mencapai puncak asmara bersamaan.
Scarlett merapikan pakaiannya yang sangat berantakan, begitu pun Alejandro ia menyugar rambutnya.
Untuk menutupi apa yang terjadi pada nya dan Alejandro dari supir, Scarlett menyapukan lipstik tipis pada bibirnya. Setelah rapi, keduanya duduk dengan santai seakan tidak terjadi apapun di jok belakang mobil.
Beberapa saat Luke membuka pintu Alejandro. Keduanya turun bergandengan tangan memasuki mansion. Scarlett langsung menuju kamar mereka sementara Alejandro keruang nya.
"Istirahat lah", nanti malam kita pergi melihat pertunjukan Opera", ucap Alejandro sambil mengusap wajah Scarlett.
"Iya Ale..", jawab Scarlett.
*
Scarlett menuangkan cairan aroma terapi kedalam bathtub yang sudah berisi air hangat. Ia ingin mengembalikan kondisi tubuhnya, yang terasa sangat lelah setelah berjalan-jalan ke tiga tempat museum ditambah lagi pergumulan panas mereka di dalam mobil tadi benar-benar membuat tubuhnya remuk. Apa lagi Alejandro melakukan hubungan intim kali ini dengan tergesa-gesa karena diburu waktu dalam perjalanan pulang ke mansion.
"HM... Akhirnya aku bisa merenggangkan tubuhku", ucap Scarlett menyandarkan kepalanya pada punggung bathtub. Sambil memejamkan matanya menikmati aroma terapi yang menyegarkan penciuman nya. Membuat tubuhnya seketika relax
Cukup lama Scarlett melakukan ritual berendam nya itu, hingga tertidur.
*
Alejandro bersama William berada diruang kerjanya.
"Baik tuan, besok pagi-pagi saya akan membawa semua berkas yang harus tuan tanda tangani", jawab William .
"Jangan terlalu siang William, karena aku ingin menemani istri ku berkeliling kota London", perintah Alejandro.
"Baik tuan", ucap William dengan hormat.
*
Senja telah berganti malam, langit yang tadinya berwarna oranye berubah menjadi warna jingga menyelimuti langit kota London.
Malam ini Alejandro menggandeng tangan Scarlett memasuki gedung megah Royal Opera House.
Gedung teater di topang enam buah pilar besar bergaya Corinthian depannya. Sementara di bagian samping terdapat patung-patung balerina yang sangat artistik.
Alejandro menggenggam erat tangan Scarlett. Memasuki pintu utama gedung teater.
William sudah memesankan kursi dikelas utama untuk Alejandro dan Scarlett.
Malam ini diadakan pertunjukan Balet kontemporer jenis balet yang memadukan gerakan balet klasik gerakan balet modern.
Pada dasarnya gerakan balet kontemporer mengambil teknik dari balet klasik. Tetapi konsep balet kontemporer berasal dari ide dan inovasi modern dance abad ke- dua puluh.
Malam ini Scarlett dan Alejandro mengenakan pakaian formal berwarna hitam.
Kemarin Alejandro memesan gaun formal untuk Scarlett di butik langganan Alejandro yang melayani juga pelanggan wanita. Pemilik rumah mode langganan nya sangat paham dengan selera kliennya itu.
Gaun yang di pilihkan Alejandro model mermaid dress.
Dress yang memang bentuknya terinspirasi dari putri duyung alias mermaid itu sangat pas ditubuh Scarlett. Bagian atas sangat ketat sampai lutut. Seterusnya berbentuk melebar seperti sirip ikan. Untuk bagian lengan model off shoulder.
Gaun itu benar-benar membuat penampilan Scarlett elegan dan glamor. Sementara untuk rambut hitamnya dibiarkan terurai menyamping dengan style klasik.
Menampakkan dada hingga bahu putih mulus Scarlett.
Melihat pasangan itu membuat banyak orang-orang yang sudah menempati kursi masing-masing berdecak kagum.
Mereka tahu siapa Alejandro. Dan sepak terjangnya dalam dunia bisnis.
__ADS_1
Pada saat sudah menempati kursi masing-masing, pihak pengelola teater membuat aturan larangan mengobrol atau berbicara dengan suara keras demi mendapatkan suatu pertunjukan Opera yang sakral. Yang harus dipatuhi oleh pengunjung.
Scarlett sangat menikmati pertunjukan balet yang ditampilkan diatas panggung megah Royal Opera. Sesekali ia nampak terharu seolah menyelami setiap alur cerita yang disampaikan lewat gerakan gemulai balerina dan balerino yang begitu harmonis dan romantis.
Setelah beberapa jam menikmati pertunjukan balet. Pertunjukan pun selesai ditampilkan.
Alejandro memeluk pinggang Scarlett.
"Alejandro ?"...
Sebuah panggilan seorang wanita menghentikan langkah Alejandro dan Scarlett.
"Aku Nicole teman Caroline", ucap wanita yang memanggil Alejandro.
Perempuan itu menatap tajam ke arah Scarlett yang dipeluk mesra oleh Alejandro.
"Apa kau sudah bertemu dengan sahabat ku Caroline, Alejandro ? Siapa perempuan ini ?"tanyanya menyelidik.
"Heh...bukan urusanmu nona !"
"Scarlett istri ku", ketus Alejandro
Nicole yang didampingi oleh seorang laki-laki disebelahnya sangat terkejut mendengar perkataan Alejandro.
Scarlett yang tidak tahu apa pun hanya terdiam tidak bergeming.
"Jika tidak ada yang penting aku dan istriku permisi", lanjut Alejandro sambil memeluk mesra tubuh Scarlett berlalu dari perempuan yang bernama Nicole.
Yang terdiam terpaku menatap punggung Alejandro menjauh dari nya.
"Caroline harus tahu", gumamnya.
"Sebaiknya kita juga pergi dari sini", ucapan laki-laki yang ada disebelahnya menyela lamunan Nicole yang masih dengan wajah terkejutnya menyadari Alejandro sudah menikah.
"Caroline pasti tidak mengetahui bahwa Alejandro sudah menikah dan sekarang berada di London.
*
Scarlett mengalihkan pandangan matanya ke luar jendela. Ia masih memikirkan perkataan perempuan yang bernama Nicole tadi. Dan menyebut nama lain Caroline.
Alejandro menutup sekat pembatas mobil.
"Apa yang kau pikirkan", tanya Alejandro sambil menciumi pundak Scarlett yang terekspos.
"Siapa Caroline, Alejandro ?"
"Wanita masa laluku, tidak penting !", jawab Alejandro spontan.
"Tapi aku ingin mengetahui nya", balas Scarlett dengan cepat.
"Untuk apa kau mengetahui nya, apa masa lalu ku begitu penting bagi mu dari pada masa sekarang, hem ?" tanya Alejandro.
"Uhhh..."Scarlett menarik nafas panjang.
"Alejandro, semenjak aku bertemu dengan mu memang aku tidak tahu masa lalu mu. Seperti nya sekarang aku ingin mengetahui nya Ale", ucap Scarlett dengan lirih
Alejandro mengangguk kan kepalanya, "Baiklah aku akan memberi tahu semua nya setelah kita sampai di mansion", jawab Alejandro membuat Scarlett hati Scarlett lebih tenang.
...***...
LIKE DAN VOTE YA 🙏🤗
.
MAAF SEBELUMNYA READER SAYANG, AIR MATA SCARLETT
KALAU VIEWER TIDAK BERTAMBAH JUGA AKAN AUTHOR PINDAHKAN KE LAPAK KUNING YA.
.
YANG BACA BANYAK TAPI TIDAK MENINGGALKAN JEJAKNYA, LIKE KOMEN DAN VOTE...JADI TIDAK MEMBANTU AUTHOR SAMA SEKALI NIH 😢
.
BUAT PEMBACA YANG SELALU MENINGGALKAN JEJAKNYA, LIKE KOMEN POSITIF DAN VOTE
AUTHOR UCAPKAN TERIMAKASIH SEBANYAK-BANYAKNYA YA 🙏🤗
__ADS_1