AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
MENDAPATKAN LOKASI CHALONS


__ADS_3

Dentuman musik yang memekakkan telinga terdengar begitu keras.


"Caroline, apa kau tidak ingin turun melantai, biasanya kau selalu bersemangat untuk menari ?", tanya Nicole sahabat Caroline yang biasa menemaninya.


"Aku sedang menunggu kedatangan Mark, katanya ia membawa berita penting untuk ku. Malam ini aku sedang tidak ingin minum-minum hingga membuatku mabuk. Malam ini aku benar-benar mau mendapatkan kesadaran ku", jawab Caroline sambil menghisap rokoknya dalam-dalam.


"Fine, kalau begitu aku ingin melantai", ucap Nicole melangkahkan kakinya ke tengah ruangan yang nampak sesak dipenuhi pengunjung club mewah tersebut.


"Kau sudah lama menunggu ku ?", ucap Mark sambil mencium kasar leher Caroline.


"Ehm, iya. Kenapa kau baru datang", protes Caroline.


"Aku ada urusan penting dengan perusahaan ku", jawab Mark sambil meminum wine yang sudah tersaji di meja.


"Berita penting apa yang ingin kau sampaikan pada ku ?" tanya Caroline penasaran.


"Kau ini tidak sabaran sekali, aku baru saja datang", jawab Mark.

__ADS_1


"Ini ambillah, dan lihat la dengan teliti. Itu lokasi tempat perkebunan milik Alejandro berada saat ini", ucap Mark sambil menarik tekuk Caroline dan membuainya hingga puas.


Caroline menautkan kedua tangannya memeluk leher Mark dan mencium bibir laki-laki itu.


"Apa kau tidak ingin melanjutkannya di kamar ?", bisik Caroline merayu Mark yang nampak berpikir.


"Tentu saja, ayo ikut dengan ku ", jawab Mark menarik tangan Caroline sedikit kasar meninggalkan club mewah itu dengan mobil sports nya.


*


Dua Minggu telah berlalu..


"Iya Ale", jawab Scarlett sambil menuangkan minuman untuk Alejandro dan dirinya sarapan.


Alejandro mencium pucuk kepala Scarlett.


"Hari ini aku ada rapat dengan Javier dan pemilik perkebunan lainnya yang tergabung dalam asosiasi", ucap Alejandro sambil meminum teh herbal yang sudah di siapkan Scarlett.

__ADS_1


"Alejandro, kau tetap harus menjaga kesehatan mu, tangan kanan mu kan baru saja bisa di gerakkan beberapa hari yang lalu. Juga luka bekas operasi mu itu hanya luarnya saja yang nampak kering sementara luka dalamnya belum kering", ucap Scarlett memberikan piring yang sudah berisi makanan untuk suaminya itu.


"Baiklah istri cerewet ku", balas Alejandro tersenyum sambil mencubit pipi Scarlett yang sudah tampak semakin berisi.


Setelah selesai sarapan Alejandro pamit pergi kekantor nya. Dan Scarlett mengambil buku bacaan nya. Ia duduk di balkon yang memancarkan sinar matahari pagi yang banyak mengandung vitamin untuk kesehatan nya dan juga janin yang di kandung nya.


Scarlett mengusap lembut perutnya. Sampai usia kandungannya hampir memasuki usia sepuluh Minggu ia tidak mengalami morning sickness yang parah. Anak yang dikandungnya benar-benar pengertian disaat Scarlett sibuk mengurus kesembuhan Alejandro anaknya tidak rewel sama sekali.


"Ibu dan ayah sangat menyayangi mu nak, semoga kau sehat hingga nanti tiba waktunya kau ibu lahirkan ke dunia ini", ucap Scarlett sambil mengusap-usap lembut perut nya.


Scarlett senang melihat kesembuhan Alejandro, yang tergolong cepat. Menurut dokter, Alejandro termasuk pasien yang cepat mengalami kesembuhan. mengingat tempat operasi itu dilakukan di organ vital tubuhnya. Tetapi lihatlah sekarang seolah-olah tidak pernah terjadi hal apapun pada laki-laki itu. Ia sudah aktif bekerja, Scarlett hanya bisa mengingatkan saja supaya suaminya tetap harus memperhatikan tubuhnya juga dan jangan lalai .


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE 🙏🤗


.

__ADS_1


OH YA, SILAHKAN BACA JUGA CERITA AUTHOR


"SERPIHAN HATI ELLENA" SUDAH DIREVISI. ITU NOVEL LAMA AUTHOR. LATAR BELAKANG CERITA LOKAL YA. BANYAK PELAKORNYA JUGA 🤭 JADI SIAP2 NGELUS DADA BAGI YANG BACA 😂


__ADS_2