
Keesokan harinya...
Perasaan bahagia, tidak bisa ditutupi oleh Mark saat mendengar kabar yang disampaikan dokter Rolland tentang kondisi ibunya yang dinyatakan sudah melewati masa-masa kritis nya.
Mark melangkahkan kakinya menuju kamar Scarlett dan Alejandro, ia ingin segera menyampaikan kabar baik ini kepada saudaranya itu. Supaya Scarlett tidak perlu cemas lagi. Cukup lah rasa cemas itu mendera adiknya beberapa hari yang lalu. Mulai hari ini Mark menginginkan Scarlett hidup lebih tenang dan lebih bahagia bersama nya, Alejandro dan ibu nya.
tok tokk tokk..
Alejandro membuka kan pintu,
"Mark..masuklah, ayo sarapan bersama ku dan Scarlett. Aku sudah memesan makanan.
"Bagaimana tidur mu Scarlett ?
"Baik, aku bahkan tidak menyadari apa yang terjadi di sekitar ku saking nyenyak nya", ucap Scarlett tersenyum. Wajahnya tampak segar tidak seperti kemarin saat datang ke rumah sakit.
Mereka bertiga duduk di sofa yang sudah tersedia beberapa jenis makanan untuk sarapan di atas mejanya.
"Kau mau sarapan apa Mark biar aku ambilkan", tanya Scarlett
"Apa saja yang enak dan sehat, aku jarang sarapan dengan menu Perancis yang selalu di hidangkan dalam porsi besar, Scarlett. Hidup ku di habiskan di Inggris. Aku biasa sarapan simpel saja seperti telur dengan tomat bakar atau baked bean kacang merah yang dimasak bersama saus dan bawang. Itu saja sudah cukup buat ku. Minumnya susu murni atau jus lemon kesukaan ku", ucap Mark santai.
"Oh ya, aku juga sangat menyukai jus lemon. Sampai-sampai pelayan di hacienda selalu menyediakan dalam jumlah besar", jawab Scarlett sedikit kaget mendengar kesamaan ia dan Mark.
__ADS_1
"Itu artinya kalian memang bersaudara, tidak perlu di ragukan lagi", balas Alejandro tertawa.
Mark dan Scarlett pun tertawa mendengarnya, hampir bersamaan menganggukkan kepala mereka.
"Oh ya aku hampir lupa, dokter Rolland baru saja memberi tahu ku, kondisi ibu pagi ini semakin membaik. Ibu bisa melewati masa kritisnya.
"Oh, syukur lah", jawab Alejandro
Sementara Scarlett mengusap wajahnya. Entahlah saat ini hatinya sudah lebih terbuka menerima Caitlin sebagai ibunya. Apalagi setelah Mark menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Karena ternyata kakaknya itu mengalami hal yang lebih menyakitkan lagi dari diri Scarlett. Ibunya meninggalkan Mark dan menikah dengan pria lain.
Tentu saja Scarlett mencerna semua cerita yang di berikan Mark kepadanya. Sementara ibu nya sendiri bukan tidak menyayanginya tetapi karena keadaan lah yang menuntut nya harus memilih.
Benar kata Alejandro, mungkin sekarang lah takdirnya untuk bahagia bersama keluarganya setelah melewati jalan terjal berliku.
"Setelah sarapan ini aku akan melihat ibu", ujar Scarlett menyeruput minuman nya.
"HM...masih ada lagi yang ingin aku sampaikan", ucap Mark tanpa mengalihkan fokus nya dari makanan yang ada di depannya.
"Apa itu ?", jawab Scarlett
"Apa kau berselingkuh atau memiliki perempuan lain selain Olivia ?", seloroh Alejandro cuek menggoda Mark.
Mark menghentikan aktivitas makannya dan mengelap ujung bibirnya. Ia melempar lap itu ke dada Alejandro.
__ADS_1
"Enak saja kau bicara seperti itu, Olivia satu-satunya yang membuat aku jatuh cinta. Ia cantik, pintar. Ia juga wanita yang kuat dan tidak cengeng. Tetapi dalam jiwanya yang kuat itu ia adalah wanita yang sangat lembut dan penyayang. Aku benar-benar mencintai nya dengan jiwa raganya ku", balas Mark dengan diplomatis sambil memejamkan mata dan mengusap-usap dadanya dengan tangan kanannya.
"Akhirnya Mark Rufaro menjadi budak cinta juga pada seorang Olivia", seloroh Alejandro sambil tertawa dan melempar kembali lap kepada Mark.
"Ahh, seperti kau tidak saja...
"Kau jangan coba-coba mempermainkan perasaan sahabat ku Mark, Olivia itu gadis yang sangat baik. Awas saja kalau kau menyakiti nya", ketus Scarlett sambil melanjutkan makan paginya.
"Kalian tenang lah, aku serius dengan Olivia bahkan sudah beberapa saat kami bersama aku masih bisa mengontrol diriku", jawab Mark dengan serius.
"Setelah kesehatan ibu membaik aku akan segera melamar Olivia..
...***...
LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏
...KARYA EMILY :...
...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...
...2. AIR MATA SCARLETT...
...(on-going)...
__ADS_1
...3. SERPIHAN HATI ELLENA...
...(on-going)...