
***WARNING :
*FULL ADEGAN DEWASA, YANG TIDAK SUKA SILAHKAN DI SKIP*** !!!*
.Sementara Alejandro masih berada didalam kamar mandi, Scarlett menyiapkan baju santai dari wardrobe milik Alejandro. kemungkinan ia berendam", pikir Scarlett. Hal yang biasa dilakukan kala tubuh kelelahan sehabis seharian bekerja.
Scarlett meminta Levia membawakan makan malam mereka ke dalam kamar.
Makanan lezat sudah tertata di atas meja sofa yang ada di kamar mereka.
"Kau meminta pelayan mengantarkan malam kita ?"
Alejandro sudah ada si belakang Scarlett. Masih menggunakan bathrobe menutupi tubuh atletis nya.
"Iya, apa kau mau makan Sekarang Ale ?"
Alejandro, memeluk tubuh Scarlett dari belakang.
"Aku lebih tertarik memakan tubuh, Scarlett", jawab Alejandro berbisik sambil mengecup lembut telinga Scarlett.
Scarlett memiringkan kepalanya. Tentu saja hal itu lebih memudahkan Alejandro mencium lehernya.
Alejandro, semakin memperdalam ciumannya dileher hingga pundak Scarlett.
Sementara Scarlett membawa tangannya kebelakang, memeluk leher Alejandro. Memejamkan matanya dan membuka mulutnya. Mendesah pelan.
Alejandro, meremas kedua dada Scarlett. Scarlett membalikkan tubuhnya menghadap Alejandro.
Sementara Alejandro membuka dress yang di pakai Scarlett.
Scarlett yang pada saat itu tidak mengunakan bra memudahkan Alejandro bermain didadanya.
"Ale..
"hm..
Scarlett menarik tali bathrobe yang menutupi tubuh atletis Alejandro. Tangannya menggoda milik Alejandro yang sudah mengeras. Memainkan nya dengan tangannya yang lembut.
"Ahh Scarlett, kau selalu menggoda ku", ucap Alejandro sambil menahan erangan .
Alejandro mengangkat tubuh Scarlett ke pembaringan, ia mencium bibir, leher hingga perut. Bermain-main dengan lidah dipuncak yang semakin membusung.
__ADS_1
Tidak sampai disitu saja, Alejandro menyusuri setiap jengkal inti Scarlett. permainan lidah dan jari tengah silih berganti mengoda inti Scarlett.
Scarlett tidak kuat lagi menahan gairah, tubuhnya seperti mau meledak. Ia mengeliatkan tubuhnya nya menahan pelepasan pertama yang dialaminya.
" Ahh Alejandro, ahh...
Alejandro tau Scarlett sudah mencapai puncak gairah.
Ia mengarahkan miliknya ke inti Scarlett dengan pelan-pelan.
Mengerakkan pinggulnya maju mundur dengan pelan. Kemudian menambah kecepatan nya . Membuat Scarlett kembali menjerit dan menyebut nama Alejandro.
"Owh A-Ale, kau sangat kuat", racau nya
Alejandro menghentak-hentakkan milik nya semakin dalam di inti Scarlett. Hingga keduanya menjerit kan nama masing-masing.
...
Scarlett, mengerjapkan kedua matanya. Perutnya terasa berat, ia baru tersadar itu karena tangan Alejandro berada diatas tubuh nya. Setelah percintaan panas mereka tadi malam Alejandro memeluk tubuh Scarlett dengan erat.
Scarlett menyentuh kan jarinya menyentuh wajah Alejandro, dari kening, kedua matanya yang masih terpejam, hidung dan berhenti dibibir Alejandro yang selalu menggoda tubuh Scarlett.
"Kau sangat tampan, Alejandro", ucap Scarlett pelan takut membangun kan Alejandro yang tertidur pulas.
"Kau sudah bangun Alejandro ?".
Wajah Scarlett memerah, ia sangat malu kedapatan Alejandro sedang menyentuh wajahnya dan mengucapkan kata-kata absurd.
"Terimakasih pujian mu, mengatakan suami mu tampan. Aku sudah tau itu", goda Alejandro sambil mengangkat tubuh Scarlett keatas tubuhnya.
"Owhh Ale, lepaskan. Aku mau membersihkan tubuhku ", protes Scarlett .
"Aku ingin merasakan tubuh mu yang seksi ini bergerak diatas tubuh ku, bisik Alejandro mengoda Scarlett. Perkataan Alejandro itu jelas saja membuat tubuh Scarlett merasa kan gelanyar aneh ditubuhnya.
Alejandro menarik selimut yang menutupi sebagian Tubuhnya dan tubuh Scarlett. Kini keduanya kembali polos.
Alejandro mencium bibir Scarlett, sementara tangannya tak henti meremas kedua dada Scarlett dan memainkan puncaknya.
" Owh A-Ale..
Alejandro mengusap lembut inti Scarlett, jari nya bermain-main tempat lembab itu, membuat Scarlett semakin menjerit dan kembali bergairah. Ia pun membalas semua sentuhan Alejandro tak kalah panasnya.
__ADS_1
Setelah keduanya saling menjamah, menggoda inti masing-masing dengan tangan dan jemari, Alejandro mengarah kan miliknya ke inti Scarlett yang sudah sangat basah. Sementara Scarlett duduk diatas tubuh Alejandro. Alejandro benar-benar tergoda melihat Scarlett seperti itu, begitu seksi.
"Bergerak lah", ujar Alejandro membimbing Scarlett apa yang akan dilakukannya. Alejandro mengeram merasakan nikmat yang berbeda dari biasanya.
Scarlett terus menggerakkan pinggulnya, diatas tubuh Alejandro.
"Ohh Scarlett ahhh...
Tiba saatnya Alejandro tidak bisa menahan gairah tubuhnya yang sudah membuncah. Ia menghentakkan miliknya dari bawah pada inti Scarlett.
"Owh... Ale ahh"
Seakan tiada lelahnya Alejandro meningkat kan hentakannya semakin dalam dan kuat.
Erangan bersaut-sautan di kamar mereka. Hingga Scarlett memejamkan matanya dan merasakan cairan panas milik Alejandro memasuki intinya.
"Ahh... A-Ale..
"Ahh... Scarlett..
Tubuh keduanya terkulai lemas.
Sementara Scarlett masih berada diatas tubuh Alejandro.
"Ale, aku lelah", bisik Scarlett pelan nyaris tak terdengar.
Alejandro melepaskan miliknya dari inti Scarlett. Ia mencium kening Scarlett dan mendekapnya dengan erat.
Scarlett benar-benar membuat Alejandro bahagia, hampir setiap hari Alejandro meminta Scarlett berhubungan intim dengan nya.
Walaupun pun awalnya Scarlett menolaknya pada akhirnya ia pun menikmati hubungan itu. Bahkan Scarlett tak jarang mengalami pelepasan berkali-kali sambil menjerit kan nama Alejandro.
Scarlett benar-benar membuat Alejandro bahagia. Membuat Alejandro merubah keputusannya dengan menetap diperkebunan. Ia tak akan pernah mau berjauhan bersama wanitanya yang selalu mengisi hatinya nya itu.
...
LIKE DAN VOTE 🙏
.
IKUTI JUGA NOVEL AUTHOR YANG LAINNYA,
__ADS_1
"PENGANTIN PENGGANTI"
🙏🙏🙏