AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
SAMA-SAMA MERASAKAN GETARAN


__ADS_3

"Oh my God, apa yang terjadi pada ku", ucap Olivia menutup wajah dengan kedua tangannya sambil menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur.


Ia bahkan berguling-guling dengan tangan menutupi wajahnya.


Olivia merentangkan kedua tangannya, sementara ke dua matanya menatap langit-langit kamar.


"Bagaimana mungkin aku dengan mudahnya membalas ciuman itu. Hmm, mau bagaimana lagi ciuman Mark terasa begitu nikmat hingga tubuh ku panas dingin gemetaran sampai sekarang" lirihnya sambil mendudukkan tubuhnya.


Olivia menyentuh bibirnya yang baru saja berciuman dengan laki-laki yang sempat sangat di bencinya dipertemukan pertama mereka beberapa hari yang lalu. Tapi semenjak mengetahui bahwa Laki-laki itu pula lah yang telah menyelamatkan nya kemarin, perasaannya seakan melunak seakan menghapus segala kebenciannya beberapa hari yang lalu.


Bahkan Mark mengatakan bahwa ia menyukai Olivia, tetapi bukan mencintainya.


"Kau harus ingat itu Olivia, Mark Rafuro hanya menyukai mu. Bukan mencintai..huhhh".


Kedua iris Olivia terpaku menatap kemeja putih milik Mark yang di pakainya tadi pagi. Oliv mengambil kemeja itu dan mendekap di dadanya. Harum tubuh Mark sangat kuat melekat di kemeja itu walaupun Olivia yang sudah memakainya tetap saja aroma tubuh pemilik kemeja itu melekat kuat disana.


Olivia merebahkan tubuhnya di tempat tidur sambil mendekap kemeja itu kepelukan. Mengingat pertemuan pertama dan ke dua nya dengan Mark Rufaro begitu saling membenci. Sama-sama saling menyakiti dan mengeluarkan makian kasar dari mulut mereka.


Olivia mencium lembut kemeja itu dengan aroma maskulin yang sudah mulai di sukai nya sejak hari ini. Ia memejamkan matanya hingga nafasnya terdengar sangat lembut. Tidur dengan perasaan bahagia yang menguasai tubuhnya sambil tersenyum dengan memeluk erat kemeja Mark Rufaro.

__ADS_1


*


Di perkebunan Merciel...


Mark merebahkan tubuhnya ke tempat tidur berukuran king size miliknya. Ia menatap langit-langit kamar mewahnya dengan tangan bertautan menopang kepalanya.


Wajah tampan itu, mengingat wajah cantik Olivia yang berada dibawah kungkungan nya beberapa saat yang lalu harum peach begitu lembut di bibirnya.


Yang selama bertemu dengan dan bibir itu selalu mengeluarkan kata-kata kasar bahkan makian.


"OLIVIA ISABELLE..


"Gadis yang unik, yang tidak pernah kutemui selama ini, bahkan ia tidak takut sama sekali menghadapi ku di pertemuan pertama hari itu".


"Justru jika terjadi pada wanita lain pasti akan dengan genitnya mengajak Mark berkenalan bahkan dengan terang-terangan mengundangnya menghabiskan malam bersama. Olivia sangat berbeda, Iya tidak murahan".


"Ahh, Olivia aku tidak sabar menunggu hari esok. Bertemu dengan mu lagi. Aku tadi sedikit mengancam mu agar kita bertemu lagi esok hari. Jika kau tidak datang, aku akan melakukan segala cara agar kau menemui ku besok. Bahkan aku akan memaksa mu", ucap Mark sambil tersenyum.


"Semoga malam ini kau memimpikan aku Oliv, aku sangat menyukai mu", gumam Mark Rufaro sambil memejamkan matanya.

__ADS_1


Olivia membuatnya seperti laki-laki remaja yang sedang jatuh cinta di usia nya yang sudah berkepala tiga.


"See you tomorrow, Olivia..


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE YA KAKAK KESAYANGAN AUTHOR. KASIH BUNGA OR KOPI DONG 💃🙏


...KARYA EMILY :...


...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...


...2. AIR MATA SCARLETT...


...(on-going)...


...3. SERPIHAN HATI ELLENA...


...(on-going)...

__ADS_1


__ADS_2