
"Selamat siang tuan, nona", ucap Levia saat melihat Alejandro dan Scarlett masuk ke dalam rumah.
"Siang Levi", balas Scarlett
Sementara Alejandro tidak menjawab nya ia langsung mengajak Scarlett naik ke atas ke kamar mereka.
"Ada apa Alejandro, kau membuat ku takut. Katakan...", berondong Scarlett segera meminta penjelasan suaminya saat sudah berada di kamar mereka.
Huhh..
Alejandro menarik nafas panjang dan memijat mijat pelipisnya.
"Alejandro, ada apa sebenarnya, katakanlah. Kau membuatku takut"
Alejandro mengajak Scarlett duduk di tepi tempat tidur, sementara ia berjongkok mengungkung kedua paha Scarlett dengan tangan nya yang menatapnya dengan tatapan panik.
"Scarlett, apa yang akan aku katakan ini pasti akan mengejutkan mu. Tapi aku harus mengatakan nya sekarang juga. Aku harap kau jangan panik dan terguncang", ucap Alejandro pelan sambil menggenggam erat tangan Scarlett.
"A-Ale, ada apa sebenarnya ?"
Alejandro membuka laci nakas di sebelah tempat tidurnya dan mengeluarkan amplop dari selipan buku agenda nya.
Perlahan ia memberikan kepangkuan Scarlett.
"Baca lah..
Seketika Scarlett menatap cemas wajah Alejandro. Melihat logo rumah sakit di bagian depan amplop tersebut membuat Scarlett menduga-duga tak karuan.
__ADS_1
"A-Ale apa ini, a-pa kau sakit Alejandro ?", ucap Scarlett penuh dengan rasa cemas menatap wajah suaminya yang berada di hadapannya.
"Bacalah.."
Dengan tangan gemetaran Scarlett membuka amplop dan mengambil lembaran kertas yang ada di dalam nya.
Jemari Scarlett perlahan membuka kertas yang terlipat rapi itu.
Satu persatu tulisan di bacanya dengan teliti.
Scarlett menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Sementara genangan air mata sudah menganak di kedua netranya. Scarlett tidak bisa mengontrol dirinya lagi, buliran-buliran bening jatuh dari pelupuk matanya membasahi pipinya.
"A-pa maksud ini semua, Ale...A-paa...?"
"Sayang jaga emosi mu, kau sedang mengandung anak kita"
"Jelaskan semuanya Alejandro, kenapa kalian membohongi ku...", cerca Scarlett dengan suara bergetar menahan gejolak batinnya.
Scarlett mengusap kasar dengan punggung tangannya kristal-kristal bening yang membasahi pipinya.
"Mark mengetahui semuanya secara kebetulan saat kita berada di panti beberapa waktu yang lalu, ia melihat sebuah foto di dinding rumah mu yang sudah terpotong dan ia memiliki foto utuhnya. Yaitu foto ayah mu dan ibu mu", ucap Alejandro pelan sambil hendak menghapus air mata di pipi Scarlett tapi tangan Alejandro di hentakkan Scarlett.
"Kau sudah bersekongkol dengan Mark dan wanita itu Alejandro. Kalian membodohi aku...!!", ketus Scarlett dengan suara bergetar lirih.
"Dengar kan aku sayang, aku dan Mark belum memberi tahu mu karena kondisi mu yang sedang hamil. Aku takut kau akan terguncang dan berpengaruh pada anak kita"
"Lalu apa bedanya dengan sekarang Alejandro, apa bedanya ??? kau tetap memberi tahu aku kan...
__ADS_1
"Sayang karena saat ini ibu mu sedang kritis, telah terjadi penyumbatan pembuluh darah pada ibu. Saat ini ibu mu berada di rumah sakit di kota. Aku baru saja mendapat kabar dari kakak mu Mark"
Scarlett tampak terdiam, air matanya semakin deras dan terdengar isakan tangisnya.
Alejandro memeluk tubuh nya yang bergetar hebat itu. Scarlett benar-benar terguncang.
"Pagi ini Mark memberitahu ibu tentang semuanya, seperti nya ibu tidak kuat mendengar kabar itu dan membuatnya tidak sadarkan diri", ucap Alejandro.
Alejandro menggenggam jemari tangan Scarlett. Memberikan kekuatan kepada istrinya yang tampak begitu terguncang mengetahui semua rahasia yang baru saja di sampaikan Alejandro.
"Sayang, apa sekarang kita melihat ibu di kota ?" tanya Alejandro pelan, setengah membujuk Scarlett agar mau pergi melihat ibunya.
"TIDAK.. aku tidak akan melihat wanita itu, tidak akan.. jangan memaksa ku Alejandro !".
"Scarlett, nyonya Caitlin sedang sakit sekarang. Kau tahu kan dalam keadaan normal pun kodisi nya memprihatinkan kan. Bukalah pintu hati mu sayang, apa kau tidak bahagia mengetahui ibu kandung mu dan kakak mu masih ada didunia ini. Berdamai lah dengan takdir sayang, anggaplah takdir baru memberikan mu kebahagiaan saat ini. Memaafkan akan membuat hati mu lebih tenang sayang dibandingkan terus menerus mendendam..
...***...
LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏
...KARYA EMILY :...
...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...
...2. AIR MATA SCARLETT...
...(on-going)...
__ADS_1
...3. SERPIHAN HATI ELLENA...
...(on-going)...