AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
KUNJUNGAN JAVIER


__ADS_3

"Javier, selamat datang di perkebunan Chalons", ucap Alejandro menerima kunjungan Javier di kantornya.


"Alejandro, aku senang melihat Chalons semakin maju pesat".


"Perkebunan ini semakin maju berkat ayahku dan campur tangan istri ku Scarlett Javi, ia lulusan terbaik di bidangnya sehingga banyak mengembangkan beberapa bibit anggur berkualitas ",jawab Alejandro bangga pada kemampuan Scarlett.


Javier mengangguk kan kepalanya, "Aku turut bangga Ale.


Seperti nya kau sangat mencintai Scarlett, teman", ucap Javier mengoda sahabatnya itu .


"Yes, of course...Dia sangat cantik bukan. Kapan kau akan mengenalkan aku pada gadis mu", tanya Alejandro tidak mau kalah menggoda sahabat nya itu.


"Kau menantang ku ? tunggu saja, aku akan segera mengenalkannya kepada mu segera", jawab Javier.


"Bagaimana dengan bisnis mu di Amerika, Javi ? apa kau akan selamanya tinggal di kota Champaign ?", tanya Alejandro


"Iya Ale, aku memutuskan menetap di sini. Ayahku sudah lama meminta ku kembali ke perkebunan. Sebenarnya aku juga sangat mencintai perkebunan La Belle, tetapi karena kesibukan ku di Amerika akhirnya kepulangan ku selalu tertunda", jawab Javier.


"Kau sendiri bagaimana bisnis mu di London ?"


"Aku meminta orang kepercayaan ku menjalankannya, aku tetap sesekali kembali ke London jika ada hal yang sifatnya urgent".


"Tiga Minggu ke depan aku akan mengajak istri ku ke sana, kami akan berbulan madu", ujar Alejandro.


"Wow, hal yang sangat menggembirakan Ale. Aku doakan setelah bulan madu kalian membawa kabar baik, akan memberikan keponakan kepada ku", jawab Javier.


"HHm aku pun sangat menginginkan nya Javier", balas Alejandro sambil tertawa.


"Sekarang sudah menjelang senja Javi, ayo kita kembali ke hacienda. Makan lah bersama kami. Aku sudah meminta bibi Ana memasakkan soup asparagus kesukaan kita", ujar Alejandro mengundang Javier makan malam bersama mereka. Alejandro memenuhi janjinya semalam saat berada diperkebunan milik Javier.


"Tentu saja, ayo. Aku sudah sangat merindukan menu yang satu itu. Di Amerika banyak yang menjualnya tetapi tetap tidak ada yang selezat masakan bibi Lolita dan bibi Ana", jawab Javier bersemangat.


Alejandro dan Javier beranjak dari tempat duduknya, kedua laki-laki tampan itu melangkahkan kakinya menuju hacienda.


*


Sementara pelayan menyiapkan hidangan makan malam, Alejandro mengajak Javier mengobrol di ruang kerjanya.


Scarlett turun ke pantry melihat pelayan yang sibuk menata meja. "Apakah kita akan menjamu tamu ?", tanya Scarlett melihat banyak hidangan di atas meja makan.


"Iya nona, ada teman tuan Alejandro dan nona Moza yang akan makan bersama anda dan tuan", jawab Levia memberitahu Scarlett.


"Moza ? Apakah ia kemari Levia ? Kapan datangnya ", tanya Scarlett tampak bahagia mendengar nama Moza.


"Siang tadi nona", jawab Levia


"Hm, apa aku mengganggu kalian ?"


"Moza..Ahh senang sekali aku melihat mu kemari. Ayo kita duduk", ujar Scarlett mengajak Moza duduk di ruang keluarga yang tidak jauh dari meja makan.

__ADS_1


"Scarlett maafkan aku sewaktu paman Mathias meninggal aku tidak bisa datang, karena aku menyelesaikan pendidikan Strata dua ku jawab Moza dengan raut wajah menyesal nya.


"Ahh, tidak apa-apa Moza. Kau tahu paman mu memang sudah sakit-sakitan, aku tidak tega melihat tubuhnya selalu mengalami saat-saat yang menyakitkan. Sekarang tuan Mathias sudah tenang ia tidak mengalami rasa sakit yang mendera tubuhnya lagi", jawab Scarlett.


Nampak dari kejauhan Scarlett melihat Alejandro dan Javier menuju keruang makan.


"Moza ? kapan kau datang ?", tanya Alejandro yang membuka kursi duduk disamping Scarlett.


"Silahkan duduk, Javier. Perkenalkan ia Moza sepupu ku", ucap Alejandro.


Moza berdiri menjabat tangan Javier yang menjulurkan tangannya.


Javier mempersilahkan Moza untuk duduk duluan, kemudian ia menyandarkan punggungnya dikursi.


Mereka menyantap berbagai macam menu yang terasa sangat lezat di lidah.


"Aku dengar kau melanjutkan kuliah bisnis mu, Moza ?", tanya Alejandro


"Iya, aku baru saja di wisuda Minggu kemarin aku menyelesaikan Stara dua ku di jurusan managemet business ", jawab Moza.


"Kau mengambil management business di mana Moza ?", tanya Javier.


"Harvard University ", jawab Moza tersenyum.


"Oh ya..


*


Setelah makan malam mereka melanjutkan obrolan ringan di ruang keluarga, sambil menikmati beberapa jenis desert.


Malam semakin larut..


Javier pamit pulang.


"Alejandro Scarlett terima kasih makan malam nya, semua hidangan nya sangat lezat".


"Ingat Javier weekend ini aku menantang mu lomba berenang di danau", jawab Alejandro menepuk pundak sahabat nya itu sambil tertawa pelan.


"Oke, aku terima tantangan mu itu Ale. Kali ini aku yakin akan mengalahkan mu", balas Javier sambil tersenyum.


"Moza, aku mengundang mu ke perkebunan ku selama kau masih di sini", ucap Javier.


"Perkebunan ku tidak kalah indah nya dengan Chalons".


"Iya Javier, besok-besok aku akan berkunjung ke sana", jawab Moza tersenyum.


Setelah Javier pulang Moza pamit kekamar nya di lantai tiga. Sementara Scarlett menemani Alejandro di ruang kerja nya yang menyelesaikan beberapa pekerjaan nya yang belum selesai.


"Aku ingin menyelesaikan semua urusan di perkebunan agar kita bisa pergi ke London tiga minggu yang akan datang".

__ADS_1


"Samuel sedang mengurus dokumen-dokumen perjalanan milik mu, paspor dan visa. Untuk pengurusan dokumen paspor sehari atau paling lama tiga hari sudah selesai. Tapi kalau untuk visa bisa makan waktu sampai lima belas hari", ujar Alejandro memberitahu kan Scarlett proses untuk melakukan kunjungan ke negara lain.


"Iya Ale", jawab Scarlett.


Scarlett duduk di sofa yang cukup jauh dari kursi kerja Alejandro. Ia membaca buku sambil meluruskan kakinya.


Sementara Alejandro membaca semua berkas-berkas yang sudah di bawa oleh Samuel keruang kerjanya di hacienda.


*


"Ale, apa kota London sangat indah ?", tanya Scarlett sesaat setelah ia dan Alejandro merebahkan tubuh mereka ditempat tidur.


"Sangat indah dan modern juga klasik. Kalau kau datang ke Inggris wajib berkunjung ke London pusat kotanya", jawab Alejandro.


"Apakah seindah Paris ?", tanya Scarlett lagi.


"Iya lebih kurang seperti itu. Tetapi London populasi penduduk nya lebih banyak juga tempat wisata disana lebih beragam pula. Karena terdapat


Buckingham Palace kediaman resmi Ratu Elizabeth. Berupa Istana megah tempat untuk peristiwa-peristiwa kenegaraan juga tempat menyambut tamu negara, dan kunjungan pariwisata", jawab Alejandro memberikan penjelasan tentang kota London.


"Wah sepertinya sangat indah Ale. Apakah kau akan mengajak ku mengunjungi tempat-tempat indah itu Ale ?", tanya Scarlett mengingat suaminya itu sangat sibuk.


"Tentu saja. Aku mengajakmu ke sana untuk bulan madu kita", jawab Alejandro


"Tapi kau pasti sangat sibuk dengan pekerjaan mu, bukankah kau akan menghadiri rapat pemegang saham di perusahaan mu Ale. Aku takut bila harus sendirian dihotel yang aku belum pernah sekalipun ke sana", ucap Scarlett pelan.


"Aku tidak mengajak mu tinggal di hotel, tetapi kita akan tinggal di mansion milik ku. Di sana kau aman dan tidak akan kesepian selama aku menyelesaikan urusan pekerjaan ku", jawab Alejandro sambil mencium pundak Scarlett yang memakai lingerie tipis sangat seksi.


"Benarkah Ale ?"


"Hmm..


"Kalau begitu aku yakin pasti aku akan menikmati perjalanan itu. Hmm aku sudah tidak sabar menunggu tiga Minggu lagi", ucap Scarlett tersenyum bahagia dalam dekapan Alejandro.


"Sekarang pejamkan matamu dan mimpi indah bersama ku", bisik Alejandro sambil mencium lembut leher Scarlett.


Sementara Scarlett memeluk tubuh atletis Alejandro.


...***...


LIKE DAN VOTE YA 🙏


.


JANGAN LUPA MASUKKAN KE RAK KALIAN BIAR NGAK KETINGGALAN UPDATE NYA 👍


.


BAGI YANG SUKA NOVEL TAMAT, YUK BACA "PENGANTIN PENGGANTI" KARYA AUTHOR SERU BANGET LOH ❤️

__ADS_1


__ADS_2