
"Alejandro, apakah kau mengenal pemilik baru perkebunan Merciel ini ?", tanya Javier karena ia melihat sahabatnya itu berbincang dengan Mark Rufaro.
Alejandro meneguk wine "Iya, pria itu kompetitor ku di London Javi. Perusahaan kami selalu menjadi saingan di dunia bisnis".
"Hm...pantas saja wajah pria itu berubah menjadi di tekuk seperti itu", ucap Javi mengatakan wajah Mark yang terlihat tampak kesal sendiri di tempatnya bersama Alejandro dan Scarlett tadi .
Sementara itu Scarlett berbincang akrab dengan Moza.
"Moza kau dan Javier sudah jadian ya ?"
"Belum Scarlett, kami berteman. Tapi aku akui Javier adalah teman bicara yang asyik. Kami juga memiliki banyak kesamaan dalam hal hobi".
"Hmm...kalian pasangan serasi Moza, lihatlah Javi tak henti menatap mu", ucap Scarlett menggoda Moza yang tampak tersenyum mendengar penuturan Scarlett.
Suasana malam semakin sunyi Scarlett masih membersihkan make-up yang menempel di wajahnya. Sementara Alejandro duduk di punggung tempat, membaca email dari William yang melaporkan semua rincian tentang perusahaan nya di London.
Alejandro senang melihat laporan William. Memperlihatkan kondisi perusahaan stabil kearah semakin meningkat.
Alejandro bulan depan akan terbang ke London melihat secara langsung bisnisnya disana.
Scarlett merebahkan tubuhnya disamping suaminya yang masih tampak sibuk.
Scarlett membalikkan tubuhnya membelakangi suaminya, ia tersenyum Alejandro lupa dengan keinginannya saat hendak pergi ke perkebunan Mark.
"Hm, tubuhku lelah aku bisa tidur sekarang", batin Scarlett sambil memejamkan matanya.
"Apa kau lupa dengan janji mu tadi, hem ?" bisik Alejandro sambil menciumi pundak putih mulus Scarlett yang hanya menggunakan lingerie dengan tali spaghetti.
__ADS_1
Tangan Alejandro mengusap hingga meremas pelan kedua puncak dada Scarlett.
"Ukurannya semakin membesar sayang", bisiknya
"Ale.. Ahh
Alejandro mencium dada hingga perut Scarlett yang sudah sedikit menonjol saat dilihat seperti itu.
Alejandro mengusap lembut perut itu. Ia menurunkan tali tipis lingerie yang dipakai Scarlett.
Alejandro menatap lekat kedua mata bening Scarlett yang sudah diliputi gairah yang membuncah
"Kau sangat cantik sayang, kau tahu...jamuan makan tadi aku hampir saja menghantam Mark karena selalu menatap mu dengan intens", ucap Alejandro dengan suara parau ciri khas orang yang sudah diliputi gelombang gairah.
Hingga malam panas diantara pasangan sah itu pun tidak dapat dielakkan. Keduanya bergantian memimpin percintaan itu dan berakhir dengan menjerit kan nama masing-masing dengan penuh cinta.
*
"Kenapa wajah itu selalu memenuhi pikiran ku, sejak pertemuan itu selalu saja aku memikirkan nya".
Mark meneguk minumannya hingga tandas.
"Scarlett...
"Ternyata ia istri Alejandro Mathias. Ternyata karena wanita itulah yang membuat Alejandro meninggalkan semua bisnisnya di London".
"Kau selalu saja selangka mengungguli ku ALEJANDRO".
__ADS_1
Sebenarnya teman-teman Mark ingin mengabiskan malam bersama di perkebunan milik teman mereka itu, tetapi tiba-tiba mood Mark berubah buruk. Ia menolak ide teman-teman nya. Mark ingin menyendiri, hingga berakhir seperti sekarang ini.
"Tuan Mark, sekarang sudah malam apakah tuan tidak beristirahat di kamar saja ?"
"Duduk lah Peter, temani aku minum !" perintah Mark.
Peter yang sebenarnya tidak suka minum-minum, tetapi ia tidak bisa menolak bos nya itu. Sementara semua tamu sudah pergi meninggalkan perkebunan Merciel.
"Baik tuan", jawabnya
Mark kembali mengisi gelas sloki di depannya. Penampilannya sudah berantakan dengan tangan kemeja yang dinaikkan ke siku tangannya.
"Apa kau asli desa ini Peter ?"
"Bukan tuan, saya berasal dari kota Lyon tuan"
"Apa keluarga mu masih lengkap ?" tanya Mark
"Iya tuan, kedua orang tua ku masih berada di Lyon".
Mark menganggukkan kepalanya, sambil menatap gelas sloki yang berada didepannya.
"Maaf tuan kalau saya boleh bertanya, kenapa tuan jauh-jauh dari London dengan keadaan bisnis yang sangat maju pesat disana berminat membeli perkebunan ini ?"
Mark terdiam mendengar pertanyaan asisten nya itu. Ia menyandarkan punggungnya pada kursi mini bar yang ada di hacienda miliknya. Ia mengusap kasar wajahnya.
"Aku mencari keluarga ku, yang tidak pernah aku temui..
__ADS_1
...***...
LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏