AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
ASA SCARLETT


__ADS_3

"Ibuuu...


"Jangan pergi bu, jangan tinggalkan aku..


Alejandro tersentak bangun dari tidur lelapnya, saat mendengar Jeritan tertahan Scarlett memanggil ibu.


Dengan mata masih terpejam mulut Scarlett mengeluarkan suara bergetar terisak. Sementara tubuhnya bergerak dengan gusar.


"Ibuuu...", Scarlett tersentak bangun dengan nafas menderu lebih cepat. Tubuhnya berkeringat.


"Sayang...kau mimpi buruk" ucap Alejandro mengusap punggung istrinya, sambil memberikan air minum pada Scarlett.


Scarlett meminum air pemberian Alejandro hingga tandas.


Alejandro menatap lekat wajah Scarlett. "Kau bermimpi buruk, kau bermimpi apa hem ?"


Wajah Scarlett menyiratkan kesedihan. "Wanita itu Ale..ia mempengaruhi ku", jawab Scarlett dengan suara bergetar.


Alejandro merebahkan kembali tubuh Scarlett, dengan posisi menyamping ia memeluk Scarlett dari belakang sambil mengusap lembut perut Scarlett membantu istrinya supaya lebih tenang.


"Scarlett, berusaha lah menerima takdir. Berusahalah membuang dendam, itu akan menyakiti mu. Ibu sudah tua dan sakit-sakitan, sayang. Jangan sia-siakan kesempatan yang sudah diberikan kepada mu. Jangan sampai kau terlambat untuk mencintai nya dan menyesal untuk selama-lamanya", ucap Alejandro pelan sambil mencium lembut pucuk kepala Scarlett.


Mendengar ucapan suaminya membuat kedua mata Scarlett memanas dan berkaca-kaca.


Terdengar tarikan nafas kasar.

__ADS_1


"Mark, sudah menceritakan semua kejadian yang sebenarnya kepada ku. Waktu itu Nyonya Caitlin sudah menikah dengan tuan Arthur ayahnya dan memiliki Mark saat menikah dengan ayah mu".


"Nyonya Caitlin mencintai ayah mu, hingga kau di lahirkan. Tetapi keadaan yang tidak membaik membuat nyonya Caitlin putus asa, ia memutuskan kembali kepada tuan Arthur dan Mark. Orang tua nyonya Caitlin memintanya untuk menentukan pilihan, kembali kepada kehidupan lamanya bersama tuan Arthur dan Mark tetapi dengan syarat nyonya Caitlin harus meninggalkan kalian selamanya".


"Dengan bergulirnya waktu, nyonya Caitlin tak berhenti memikirkan bayi yang telah di lahirkan dan meninggalkan nya. Hingga menyebabkan jiwanya tertekan dan terguncang".


"Nyatanya kehadiran Mark tidak mampu mengobati perih yang dirasakan nya akibat harus terpisah dan berjauhan dari putrinya. Nyonya Caitlin hidup dalam siksaan rasa sesal sampai ia mengalami sakit parah".


Tubuh Scarlett bergetar, terdengar isakan tangisnya. Ia mengusap buliran bening di wajahnya.


Perasaan nya berkecamuk sampai tidak tahu harus mengatakan apapun lagi. Karena di pikiran Scarlett justru kebalikan dari cerita Alejandro. Ibunya sangat jahat dan tidak berperasaan.


Waktu terus bergulir..


Pagi pun datang..


Alejandro menghampiri Scarlett,


"Ada apa sayang, apa yang sedang kau pikirkan hem ?", ucap Alejandro sambil mengusap lembut wajah Scarlett.


"Ale... bagaimana kalau selama ini aku yang salah menilai ibu ku ?" ucap Scarlett dengan suara lirih nyaris tidak terdengar.


Alejandro membawa wajah Scarlett ke dada bidangnya.


"Saat inilah untuk mengetahui semuanya sayang. Jangan menutup dirimu, bukalah..biarkan kata hati terdalam mu yang memutuskan. Saat ini ibu mu sedang berjuang untuk memperpanjang hidupnya Scarlett, ia membutuhkan mu sayang. Kuatkan diri mu untuk menjenguk nya walaupun untuk sesaat saja sebelum semuanya terlambat", ujar Alejandro menguatkan istrinya.

__ADS_1


Alejandro mengambil handphone miliknya, ia membuka galeri dan memperlihatkan nya pada Scarlett.


Scarlett tidak bisa menahan tangisannya lagi, kristal-kristal bening yang menganak di pelupuk matanya jatuh berderai membasahi pipinya.


Di foto itu terlihat jelas tubuh perempuan tua lemah tak berdaya, dengan mata terpejam. Sementara sebagian wajah pucat tirusnya di penuhi alat bantu pernafasan dan berbagai selang penyambung hidupnya


Scarlett tidak bisa menahan tangisannya lagi, tangannya gemetaran memegang handphone Alejandro.


Alejandro memeluk tubuh yang berguncang hebat itu.


"Pagi ini kita ke kota melihat ibu dan ke dokter kandungan mu", ucap Alejandro sambil mengusap air mata di wajah Scarlett.


Dengan tubuh bergetar dan mata memerah Scarlett menganggukkan kepalanya pelan. "I-iya Ale", isak nya sambil mengeratkan pelukannya pada tubuh Alejandro.


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏


...KARYA EMILY :...


...1. PENGANTIN PENGGANTI (tamat)...


...2. AIR MATA SCARLETT...


...(on-going)...

__ADS_1


...3. SERPIHAN HATI ELLENA...


...(on-going)...


__ADS_2