AIR MATA SCARLETT

AIR MATA SCARLETT
MENERIMA LAMARAN JAVIER


__ADS_3

Javier turun dari mobil dan menuju flat Moza. Saat di depan pintu ia menekan tombol kunci otomatis yang ada di pintu. Javier sudah biasa datang ke apartemen kekasih nya itu.


Ia terpaku melihat Moza menangis terisak dengan tubuh menyamping membelakangi Javier.


"Moza ...


Moza kaget melihat kedatangan Javier, seketika ia bangun dan menghambur kepelukan kekasihnya itu.


Moza terisak di pelukan Javier bahkan air matanya membasahi kemeja yang di pakai laki-laki itu.


"Maafkan aku Moza, aku membuat mu nangis", ucap Javier pelan sambil mengusap lembut rambut wanita yang sangat dicintainya itu.


"Aku yang salah Javi, aku terlalu egois dalam hubungan kita. Maafkan aku Javier", ucap Moza lirih.


Javier tersenyum melihat Moza seperti itu, biasanya gadis itu selalu menunjukkan kemandiriannya.


Javier mengangkat dagu Moza, dan menghapus air mata di wajah cantik itu.


"Aku mencintai mu Moza", ujar Javier sambil mencium bibir kekasihnya itu. Moza pun membalasnya, ia memeluk pinggang Javier.


Sesaat setelah berciuman, Moza menatap netra biru terang Javier.


"Javi, aku bersedia menikah dengan mu", ucap Moza serius.


"Aku mencintai mu, Javier", Ucapnya lagi.


Javier terkejut mendengar perkataan Moza,


"Moza, aku tidak memaksa mu sayang jika belum siap. Maafkan aku jika membuat mu tertekan dengan perkataan ku tadi", balas Javier mengusap wajah Moza


Moza menggelengkan kepalanya dengan penuh keyakinan,

__ADS_1


"Kau tidak memaksa ku Javier, kedua orang tua ku pun selalu meminta untuk aku segera menikah dengan mu. Mengingat usia ku yang hampir kepala tiga dan orang tua ku juga mengharapkan cucu dari ku", jawab Moza sambil menyandarkan wajahnya pada dada bidang Javier.


Javier dengan spontan mengangkat tubuh Moza dan mencium nya dengan mesra, kedua pasangan yang berbahagia itu sama-sama terhanyut dalam kebahagiaan.


Javier sangat senang mengetahui Moza sudah membuka diri menerima lamaran nya. Dalam waktu dekat ia akan menemui keluarga Moza, membicarakan tentang pernikahan. Tentu saja Javier ingin secepatnya menikahi Moza. tidak perlu menunggu lama setelah melamarnya.


*


Scarlett bersandar di punggung tempat tidur, ia sedang memberi air susu pada putranya Darrell. Ia sany bersyukur, air susunya melimpah sehingga bisa memberikan ASI eksklusif kepada anaknya.


Demi anaknya agar tumbuh sehat tentu saja Scarlett akan memberikan yang terbaik buat Darrel.


"Wah, sekarang kau pilih kasih sekali sayang. Milik ku sudah di kuasai Darrell", ujar Alejandro yang baru saja masuk kamar.


"Daddy harus mengalah untuk Darrell sekarang, iya kan sayang mom", ucap Scarlett sambil mencubit pipi anaknya.


"Ya sudah kalau begitu daddy bagian yang lain saja", jawab Alejandro sambil mencium leher putih Scarlett.


"Ayo aku bantu, anak daddy kapan besarnya sih. Daddy sudah tidak sabar mengajak mu bermain bola nak. Sementara mommy akan bermain dengan adik perempuan mu", ucap Alejandro sambil mencium lembut pipi Darrell.


"Kalau kau sudah besar jagoan, kau harus menaklukkan para hati wanita", ucap Alejandro lagi sambil membawa tubuh Darrell ke dalam box bayi yang ada di kamar mereka.


"Alejandro, apa yang kau bicarakan. Kau mengajari anak ku seperti mu ? suka bermain wanita ? tidak...aku akan memarahi anak ku nanti kalau ia memperlakukan wanita tidak baik. Anak ku Darrell harus menjadi laki-laki yang baik", cicit Scarlett.


"Ooh jadi kau menganggap aku tidak baik Scarlett ?"


Iya ale, dulunya begitu", jawab Scarlett .


"HM... sekarang tidak lagi, tentu saja setelah bersama ku kau menjadi laki- laki yang baik Ale".


Alejandro tersenyum mendengar ucapan Scarlett. Ia memeluk tubuh Scarlett dari belakang. Sementara Scarlett mengusap lembut lengan Alejandro yang masih nampak memerah ulah ia kemarin.

__ADS_1


"Apa masih sakit sayang ? maafkan aku karena mencakar bahkan menggigit tangan mu Ale".


"Ini tidak seberapa dengan pengorbanan mu sayang. Aku sempat panik saat kau mengambil keputusan ingin melahirkan secara normal. Kau sudah sangat kesakitan tetapi masih memutuskan untuk lahiran normal", ujar Alejandro sambil mencium pucuk kepala Scarlett.


"Aku ingin merasakan menjadi wanita sejati Ale, seorang ibu pasti akan melakukan hal yang terbaik untuk anaknya. Bahkan akan mempertaruhkan nyawanya sekali pun.


"Iya kau benar sayang, aku sangat mencintaimu Scarlett..


"Aku juga mencintaimu Alejandro..


...***...


LIKE KOMEN DAN VOTE, KASIH BUNGA OR KOPI JUGA BOLEH BANGET 💃🙏


KARYA EMILY :



PENGANTIN PENGGANTI (tamat)


AIR MATA SCARLETT


(on-going)


MENJADI YANG KEDUA


(new)


SERPIHAN HATI ELLENA


(on-going

__ADS_1



__ADS_2