
*
*
Jam enam pagi mereka telah siap dan Andi juga sudah datang.
"Sudah siap semua? Kita berangkat sekarang." Yusuf mengontribusi semuanya.
Mereka berangkat di antar sopir ke Bandara.
Hanya butuh waktu kurang lebih satu jam mereka sudah sampai di Jogja
Tujuan mereka yang pertama ke Borobudur dulu menambah ilmu wawasan bagi anak-anak tentang sejarah peninggalan Dinasti Sailendra pada abad ke-8 dan membeli beberapa pernak-pernik khas Borobudur.
Setelah Borobudur di lanjut ke pantai Parangtritis.
Di parang Tritis mereka juga happy dan menikmati beberapa fasilitas pantai.
Yusuf dan Niar naik Paralayang Tandem,
terbang melihat keindahan sekitar pantai dari atas.
Erlang dan Kayla milih bermain ATV mengelilingi pantai.
Sedangkan Andi, Rina dan Ardi milih naik delman juga mengelilingi pantai.
Setelah selesai mereka juga ke gumuk pasir Parang Kusumo, menikmati keindahannya seperti berada di gurun pasir.
__ADS_1
Namun mereka tidak bisa menikmati Sunset di pantai karena mereka juga harus mampir ke Malioboro.
Parang Tritis telah selesai kini mereka ke tujuan akhir yaitu ke Malioboro.
Jalan-jalan sore di Malioboro dan membeli oleh-oleh khas Jogja disana, sepanjang jalan Yusuf selalu menggandeng tangan Niar.
Liburan selesai mereka sudah capek seharian keliling Jogja dan waktunya kembali ke Jakarta.
Mereka kembali naik pesawat, dan
di jemput sopir di bandara dan pulang ke rumah.
Dari Bandara Andi langsung pulang ke rumahnya, mereka berpisah di Bandara karena keburu malam, karena pagi-pagi mereka juga akan menjalani rutinitas seperti biasa.
Anak-anak sudah kecapekan mereka tertidur
di mobil, begitu pun Niar dia juga tidur di pundak Yusuf dalam mobil.
Mereka bangun lalu masuk ke kamar masing-masing dan istirahat.
Yusuf dan Niar juga kecapekan mereka segera masuk kamar lalu istirahat.
Besok mereka akan menjalani rutinitas seperti biasa.
Beberapa tahun kemudian.
Erlang lulus kuliah dan mulai membantu Papanya mengurus perusahaan,
__ADS_1
sedangkan Kayla baru masuk kuliah.
Saat ini yuysuf berusia lima puluh delapan tahun.
Niar berusia empat puluh dua tahun.
Erlang berusia dua puluh dua tahun.
Dan Kayla berusia delapan belas tahun.
Yusuf masih kerja dan membimbing Erlang mengurus perusahaan karena dia adalah salah satu pewaris perusahaan, kelak Erlang juga yang akan mengurus perusahaan menggantikan Papanya.
Kayla baru masuk kuliah, kelak Kayla juga akan membantu kakaknya Erlang mengurus perusahaan.
Sedangkan Niar dia dirumah, mengurus rumah dan melayani suaminya.
Niar juga ikut acara arisan untuk mengisi waktu, kadang ke salon kadang juga di temani Eva sahabatnya yang datang bersama sang anak menjadi hiburan buat Niar.
Bi Imah juga masih di pekerjakan di rumah Yusuf, dia juga yang menemani Niar di saat suami dan anak-anaknya menjalani rutinitas di luar.
Meskipun sudah semakin tua namun Yusuf masih selalu bersikap mesra terhadap istrinya, dia juga masih selalu memanjakan istrinya.
Menggendong Niar menaiki tangga dan ke kamar mandi masih selalu di lakukanya, dan Yusuf juga masih sering memberi kejutan-kejutan kecil membuat Niar semakin cinta.
Kadang kalau Weekend Yusuf juga mengajak istrinya jalan-jalan seperti dulu, dinner nonton film romantis kadang juga ke danau tempat favorit Niar dulu.
Wanita mana coba yang tidak suka diperlakukan seperti itu?
__ADS_1
Beruntungnya Niar bisa mendapatkan suami seperti Yusuf.
Bersambung...