Buai Kupu-kupu Malam

Buai Kupu-kupu Malam
Kayla hilang


__ADS_3

Yusuf dan Erlang yang tadinya agak di depan mendengar Niar berteriak-teriak memanggil Kayla, akhirnya mereka kembali ke belakang menyusul Niar. "Ada apa Sayang? Kayla kenapa?"


"Kayla hilang mas." jawab Niar sambil menangis.


"Kamu tenang dulu jangan panik,


kita cari sama-sama sekarang kita berpencar dan aku akan menghubungi ke amanan sekarang juga." ujar Yusuf dan di angguki oleh Niar.


Mereka akhirnya berpencar, dan Erlanglah yang melihat adiknya duduk sambil menangis di dekat tong sampah, Kayla menangis karena kehilangan jejak Mama Papanya.


"Dek Kayla?"


Kayla segera lari menyusul Erlang. "Kak Erlang, Kakak darimana aku takut?"


Erlang segera memanggil Mamanya. "Mah, Mama ini dek Kayla sudah ketemu."


Niar segera mendekat lalu memeluk putrinya yang hampir hilang. "Kamu kemana saja nak? Mama cemas nyariin kamu?"


"Kayla tadi mau menyusul bi Imah terus mampir buang sampah dulu, terus tiba-tiba bi Imah sudah hilang, Kayla jadi bingung, takut terus nangis disini." jelas Kayla pada Mamanya sambil menangis.


Niar menghapus air mata di pipi Kayla. "Sudah, jangan nangis lagi kamu sekarang sudah aman." ujar Niar untuk menenangkan Kayla, lalu Niar beralih menatap Erlang. "Erlang telfon papa nak bilang kalau dek Kayla sudah ketemu."


"Iya Mah." Erlang segera menelpon Papanya dan tak butuh waktu lama Yusuf sudah datang dan langsung memeluk putrinya erat. "Kayla sayang, kamu tidak apa-apa kan nak?"


Kayla menangis dalam pelukan Papanya. "Kayla tersesat Pah, Kayla takut."


Yusuf mengusap punggung putrinya. "Ssttt.. jangan nangis lagi ya, lebih baik sekarang kita kembali ke hotel, biar semua tenang, besok jalan-jalan lagi." ujar Yusuf dan di setujui oleh semuanya.


Ketika tadi semua sedang sibuk mencari Kayla. Ibu menelfon Yusuf namun tidak ada jawaban, dia mencoba menelfon Niar, tidak ada jawaban juga, kemudian dia menelfon bi Imah.

__ADS_1


"Hallo bi."


"Hallo nyonya." Jawab bi Imah dengan suara paniknya.


"Kenapa bi kok suaranya panik gitu? Pada kemana kok di telepon nggak di angkat."


"Non Kayla nyonya."


"Kayla kenapa bi? Yang jelas!" tanya Ibu dengan suara yang terdengar panik.


"Non Kayla hilang." jawab bi Imah pelan.


Ibu langsung shock dan pingsan, bibi yang melihat ibu pingsan langsung teriak. "Mas Andi tolookng, nyonya pingsan."


Andi yang sedang menuruni tangga langsung mempercepat langkahnya hingga sampai di sofa tempat Ibu pingsan. "Ibu kenapa bi?" tanya Andi panik.


Andi mencoba mengangkat tubuh Ibu. "Ayo bi bantuin, kita bawa ke rumah sakit sekarang."


Andi dan bibi membawa ibu ke rumah sakit.


Ibu masuk UGD dan masih dalam penanganan dokter, Andi dan bibi menunggu diluar.


Kurang lebih satu jam kemudian dokter keluar


dan menyatakan kalau ibu kena serangan jantung dan sekarang kondisinya kritis. Andi terpaksa harus menghubungi Yusuf, agar mereka segera pulang.


*


Yusuf dan keluarga sampai hotel.

__ADS_1


baru duduk sesaat handphone Yusuf berdering. "Andi?" gumam Yusuf saat melihat si penelpon.


"Hallo Ndi."


"Hallo Kak, maaf Andi ganggu liburannya tapi ini penting sekali Kak." jawab Andi dari seberang telepon.


"Iya, ngomong saja nggak apa-apa."


"Ibu masuk rumah sakit Kak, dan kondisinya sekarang kritis sebaiknya kak Yusuf pulang sekarang."


"Apa??!" Yusuf kaget dan shock. "Ibu kenapa Ndi? Kemarin Ibu sehat-sehat saja, kenapa sekarang tiba-tiba kritis?"


"Kata dokter ibu kena serangan jantung Kak."


"Oke, Kakak pulang sekarang." Yusuf memutus panggilannya.


Niar mendekati suaminya yang terlihat sangat shock. "Ibu kenapa mas?"


"Ibu kritis dan sekarang kita harus pulang. Ayo semua beres-beres kita pulang sekarang!"


*Akhirnya mereka pulang*


Liburan yang mengecewakan, baru mengunjungi satu tempat Kayla sempat hilang, sekarang harus pulang karena ibu kritis.


Bersambung....


Selalu saya ingat kan jangan lupa klik jempol love bintang lima dan share ya šŸ˜šŸ˜


terima kasih šŸ™šŸ™

__ADS_1


__ADS_2