Buai Kupu-kupu Malam

Buai Kupu-kupu Malam
Satpam baru 3


__ADS_3

*


Keesokkan harinya Yusuf pulang.


Kebiasaan Yusuf kalau pulang selalu mencari anak-anaknya. "Erlang, Kayla Papa pulang."


Erlang langsung lari memeluk Papanya. "Loh kak Erlang kok sendirian dek Kayla mana?"


"Di dapur pa bikin susu." jawab Erlang.


Beberapa menit kemudian Niar dan Kayla muncul dari dapur. Kayla memanggil-manggil Papanya. "Papa."


Yusuf langsung memeluk dan mencium pipi tembem putrinya. "Hai sayang, anak Papa yang cantik."


Tatapan Yusuf mengarah ke siku Niar yang terluka. "Sayang, tangan kamu kenapa kok bisa luka gini?"


"Jatuh mas, kemarin malam."


Yusuf memeriksa luka di siku Niar. "Jatuh dimana? Emangnya kamu ngapain kok bisa jatuh?"


"Di jalan, aku mau ke minimarket tapi waktu mau nyeberang jalan ada mobil hampir nabrak, syukurlah aku di tolongin sama Irfan, dia menarik tanganku sampai kita terjatuh."


"Syukurlah kamu tidak apa-apa sayang? Hanya luka kecil, tapi sudah tidak sakit kan?"


"Sudah hampir sembuh kok."


Yusuf kembali mencium anaknya. "Aku mandi dulu ya gerah nih."

__ADS_1


"Iyaa, aku siapin makan dulu nanti aku nyusul ke atas siapin baju ganti buat kamu."


"Aku tunggu."


Niar segera menyerahkan Kayla pada bi Imah lalu menyiapkan makan siang dan ke kamar nyiapin baju ganti untuk Yusuf.


Niar sedang fokus memilih baju untuk Yusuf namun tiba-tiba Yusuf muncul dari kamar mandi dan langsung melingkarkan kedua tangannya di pinggang istrinya dan menempelkan dagu di pundak Niar.


Niar menoleh. "Ada apa suamiku yang manja?"


"Kangeenn..."


Niar terkekeh. "Pisah cuma dua hari sudah kangen? Dasar manja! Lepasin dong aku lagi nyari baju buat kamu nih."


"Enggak mau!" Yusuf membalikkan tubuh istrinya lalu menciuminya.


*


seperti biasa dia hanya di pos sendirian


dan Yusuf menghampirinya. "Selamat malam Irfan."


Irfan mengangguk cepat. "Selamat malam pak."


"Boleh saya bicara sebentar?"


Irfan membuka pintu pos lebar-lebar. "Iya pak silahkan masuk."

__ADS_1


"Disini saja, saya cuma mau bilang terima kasih sama kamu, kemarin malam kamu telah menyelamatkan istri saya."


DEG!!! Irfan terdiam "Istri?? masa' wanita cantik itu istri pak Yusuf, padahal dia masih muda sekali seumuran denganku, sedangkan pak Yusuf umurnya mungkin hampir kepala empat, masa' istrinya masih semuda itu, kirain adiknya pak Yusuf" batin Irfan.


Yusuf mengibaskan tangannya di depan muka Irfan. "Irfan?"


Irfan kaget tersadar dari lamunannya. "Oh, iya pak sama-sama."


"Kalau begitu saya masuk dulu, saya hanya mau menyampaikan itu".


"Iya pak."


Yusuf masuk lagi ke dalam rumah. Sedangkan Irfan masih berdiri mematung, mencerna setiap kata-kata Yusuf tadi, dia belum bisa menerima kenyataan bahwa wanita cantik itu adalah istri majikannya.


Tapi dia terlanjur jatuh cinta pada Niar dan terobsesi ingin memilikinya, dia mulai menyusun rencana untuk mendapatkan Niar.


*


Beberapa hari kemudian Yusuf pergi lagi ke Jogja melanjutkan urusannya yang kemarin.


Sebenarnya dia tidak tega pergi ke Jogja meskipun cuma sehari, karena Niar sedang sakit, tapi dia harus berangkat karena ini sangat penting tidak bisa di gantikan bawahanya.


Siangnya Yusuf berangkat, dan malamnya sakit Niar makin parah dan harus di bawa ke rumah sakit .


Ibunya bingung harus gimana, akhirnya dia meminta tolong Irfan untuk mengantar Niar ke rumah sakit.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa klik jempol,love dan share ya


terima kasih šŸ™šŸ™


__ADS_2