Buai Kupu-kupu Malam

Buai Kupu-kupu Malam
Sequel


__ADS_3

*


*


Hai semua, Author mau menepati janji pada readers nih. Membuat sequel untuk readers, tapi kali ini bukan kisah cinta Yusuf dan Niar lagi ya? Kan mereka sudah tua. šŸ˜…šŸ˜…šŸ˜…


Kali ini kisah cinta Erlang ya.


\***Sebuah perjanjian**\*



Erlangga Samudra anak pertama Yusuf dan Niar, dia memiliki paras yang rupawan mewarisi ketampanan Papanya.


Saat ini Erlang sudah berusia 26 tahun, Erlang memiliki istri yang cantik, kedua orang tua yang penyayang dan hidup bergelimang harta namun kehidupan tidak ada yang sempurna termasuk kehidupan Erlang, dia memiliki segalanya namun sayang Elmira istrinya tidak bisa memberinya keturunan.



Kayla Jihania Samudra anak kedua Yusuf dan Niar, dia juga mewarisi kecantikan Mamanya.


Saat ini Kayla berusia 22 tahun, dia baru saja Wisuda dan setelah itu mungkin dia akan membantu kakaknya mengurus perusahaan keluarga.


Semenjak kesembuhan Yusuf dan Erlang, Yusuf dan Niar sepakat untuk menyumbangkan sebagian harta mereka di sebuah panti asuhan sebagai wujud rasa syukur mereka kepada sang pencipta. Dan sampai saat ini Niar sering mendatangi panti asuhan tersebut bahkan pemilik panti dan anak-anak di panti itu sudah akrab dengan Yusuf dan keluarga.


__ADS_1


Mutiara Aulia Rinjani, gadis cantik di panti asuhan yang sering di sumbang oleh keluarga Yusuf. Tiara berusia 22 tahun seumuran dengan Kayla dan Tiara juga berteman dengan Kayla karena mereka dulu kuliah di Universitas yang sama dan itupun di biayai oleh keluarga Yusuf.


Yusuf masih ikut andil dalam mengurus perusahaan tapi bedanya dia memantau dari rumah, dan hari ini hari pertama Kayla masuk kantor.


Erlang sudah tinggal dirumahnya sendiri, dia tinggal bersama istrinya, sejak mereka menikah satu tahun lalu Erlang memutuskan tinggal terpisah dengan orang tuanya.


"Kaylaaa..." teriak Niar dari dapur, sudah menjadi kebiasaan Niar selalu memanggil anak gadisnya ketika waktu sarapan tiba, karena Kayla selalu terlambat ke ruang makan.


"Iya Mah." sahut Kayla sembari menuruni tangga dengan tergesa-gesa.


Yusuf hanya geleng-geleng melihat kelakuan putrinya, kalau disuruh bangun lebih awal pasti susah.


Kayla berjalan cepat lalu menarik kursi kemudian menduduki kursi tersebut, Niar segera menuang nasi goreng ke piring Yusuf, Kayla dan piringnya sendiri.


Mereka menyantap nasi goreng dalam diam hingga makanan mereka habis.


"Iya Pah." jawab Kayla.


Niar menuang air putih kedalam gelas lalu menggesernya ke arah suaminya. "Minum dulu mas." kemudian menoleh ke arah Kayla, tangannya terangkat untuk merapikan rambut Kayla. "Hati-hati di jalan jangan ngebut." pesan Niar pada putrinya. "Oya, Tiara sudah mendapat pekerjaan apa belum?"


"Kayla belum tau Mah, nanti Kayla chat dia."


"Kalau belum suruh dia kerja di kantor kita." sahut Yusuf.


Kayla beranjak dari kursi lalu mencium pipi kedua orang tuanya. "Iya Pah, Kayla berangkat dulu."

__ADS_1


"Hati-hati." pesan Niar lagi dan di balas hormat oleh Kayla. "Siap boss."


Niar menggeser kursinya supaya lebih dekat dengan Yusuf. "Mas, kamu sudah tau hasil tesnya Elmira?"


Yusuf mengedikkan bahu. "Belum."


Niar menghela napas pelan. "Dia benar-benar tidak bisa memberi kita cucu."


Yusuf membelalakkan matanya. "Kamu serius?"


Niar mengangguk. "Itu benar. Kasian Erlang mas, kalau dia tidak bisa memiliki anak."


"Kita bisa apa sayang?"


Niar menatap Yusuf. "Kita harus mencari istri buat Erlang yang bisa memberinya keturunan."


"Aku nggak yakin kalau Erlang akan mau."


"Tapi hanya itu satu-satunya cara mas, kamu mau di hari tuanya Erlang kelak dia akan hidup kesepian tanpa adanya anak yang akan merawatnya?"


Yusuf beranjak dari kursi lalu menarik tangan Niar. "Kapan-kapan kita bicarakan sama Erlang, bagaimana baiknya."


"Aku sangat berharap Erlang bersedia." ujar Niar sembari mengikuti langkah suaminya.


*

__ADS_1


*


Hai hai Author balik lagi nih untuk mengobati rasa rindu kalian pada keluarga Yusuf dan Niar, semoga syukaaa šŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2