Buai Kupu-kupu Malam

Buai Kupu-kupu Malam
Liburan lagi 2


__ADS_3

*


*


Mereka akhirnya kembali ke hotel, mandi dan makan malam.


Yusuf dan Niar memasuki kamar setelah makan malam tadi. Mereka duduk sembari bersandar di kepala ranjang untuk ngobrol menghabiskan waktu sebelum tidur karena saat ini masih sekitar jam delapan mereka belum ngantuk.


Yusuf menegakkan tubuhnya. "Sayang, jalan-jalan lagi yuk. Aku belum ngantuk nih."


Niar menyatukan alisnya. "Kemana mas?"


Yusuf nampak berpikir sejenak. "Emm, jalan-jalan di luar, kita jalan kaki menikmati indahnya Bali di malam hari."


"Terus anak-anak gimana?"


"Di ajak dong biar seru."


"Oke." Niar beranjak dari ranjang lalu berjalan menuju kamar anak-anaknya, Yusuf pun mengekorinya.


Yusuf mengetuk pintu kamar anak-anak. "Erlang, Kayla.."


"Iya tuan, ada apa?" tanya bi Imah setelah membuka pintu.


"Anak-anak dimana bi?" tanya Yusuf dari ambang pintu.


"Sudah tidur tuan." jawab bi Imah.


"Oh, ya sudah bi." Yusuf membalikkan badan lalu merangkul Niar. "Kita berdua saja sayang? Mungkin anak-anak kecapekan."

__ADS_1


Niar menoleh lalu sedikit mendongak untuk menatap Yusuf. "Biar romantis." ujar Niar lalu terkekeh.


Yusuf menggenggam tangan istrinya dan jalan-jalan keluar, berjalan santai sambil ngobrol dan bercanda. Mereka hanya jalan kaki muter-muter di sekitar hotel saja.


"Kamu sudah capek sayang? Kalau sudah kita kembali ke hotel sekarang." tanya Yusuf, karena mereka sudah berjalan lumayan jauh.


"Sebentar lagi mas, masih ingin menikmati indahnya Bali malam hari."


Yusuf mengedarkan pandangannya lalu menemukan kursi dipinggir jalan. "Itu ada kursi kita duduk dulu yuk."


Niar mengangguk lalu mereka berjalan menuju kursi tersebut.


Cukup lama mereka duduk di kursi itu sampai Niar mulai merasa kedinginan karena malam semakin larut. "Kembali ke hotel yuk mas."


"Kamu sudah ngantuk?"


Niar mengusap kedua telapak tangannya lalu meniup-niupnya. "Angin malam mulai terasa dingin, sebaiknya kita istirahat."


"Gendooong." pinta Niar manja.


Yusuf pun jongkok di hadapan Niar. "Yuk naik!"


Niar pun naik ke punggung Yusuf. Yusuf menggendong Niar agak jauh bahkan Niar sampai tertidur dalam gendongan suaminya, di punggung yang paling nyaman.


Sampai kamar Yusuf menurunkan Niar perlahan. "Sayang, kita sudah sampai kamar."


Niar membuka matanya lalu membaringkan tubuhnya di ranjang.


Yusuf menyelimuti istrinya lalu mengecup keningnya. "Good night, tidur yang nyenyak sayang."

__ADS_1


Mereka pun istirahat, saat mereka sudah terlelap di tengah malam tiba-tiba yusuf mengigau. "Ibu... jangan pergi dulu Bu."


Niar yang sedang terlelap, mendengar suaminya mengigau agak keras, dia jadi terbangun dan segera membangunkan Yusuf.


Niar menepuk-nepuk pelan pipi Yusuf. "Mas, bangun mas! Kamu mimpi buruk."


Perlahan Yusuf membuka mata dan mengedarkan pandangannya. "Ibu dimana sayang? Tadi ibu ke sini."


"Tidak ada ibu mas, kamu cuma mimpi buruk."


"Ibu tadi datang dan bilang sesuatu tapi aku tidak paham dia ngomong apa."


Niar segera memeluk Yusuf. "Kamu hanya mimpi mas, sudah jangan di pikirin yuk tidur lagi."


"Tapi mimpi itu seperti nyata sayang."


Niar meraih gelas berisi air putih di atas nakas lalu menyerahkannya pada Yusuf. "Minum dulu mas supaya kamu tenang."


Yusuf meraih gelas dari tangan Niar lalu meminumnya, setelah minum air putih Yusuf lebih tenang dan bisa kembali istirahat.


*


Pagi menjelang Niar bangun lebih dulu, dia melihat Yusuf masih terlelap, Niar membelai rambut suaminya lalu mengecup keningnya.


Niar tidak mau mengganggu tidur suaminya, akhirnya Niar memutuskan mandi duluan, habis mandi ternyata Yusuf masih belum bangun juga.


Setelah memakai pakaian Niar berdiri di dekat jendela melihat keindahan pantai dari kejauhan sungguh menakjubkan.


Bersambung....

__ADS_1


Mohon maaf apabila banyak kata yang salah šŸ™šŸ™ karena ini karya pertama saya.


__ADS_2