Buai Kupu-kupu Malam

Buai Kupu-kupu Malam
Restu ibu lampu hijau


__ADS_3

Mereka berangkat dengan jalan kaki,


di sepanjang perjalanan Yusuf selalu menggenggam tangan Niar.


Yusuf menarik napas dalam lalu menghembuskannya perlahan, menikmati udara bebas polusi. "Disini udara sejuk ya."


Niar berhenti berjalan, dia sudah sampai di tempat kerjanya. "Bukan hanya udaranya yang sejuk, tapi disini hatiku juga sejuk."


Yusuf juga ikut berhenti lalu menatap Niar. "Selama kamu kerja aku mau ajak Erlang jalan-jalan boleh ya?"


Niar tersenyum simpul. "Tapi jangan jauh-jauh!"


Yusuf mengecup kening Niar. "Siap."


Setelah Niar menghilang dari pandangannya Yusuf kembali ke Villa. Tak butuh waktu lama Yusuf telah sampai di Villa lagi. "Siap-siap bi, kita akan jalan-jalan di daerah sini."


Bi Imah mengangguk. "Baik tuan."


Bi Imah siap-siap dan mereka berangkat jalan-jalan keliling di sekitaran kebun teh.


Yusuf membeli perlengkapan untuk nanti malam, dia berencana malam ini mau nginep.


Hari sudah mulai siang, semua barang yang di cari Yusuf sudah di dapatkan lalu mereka pun pulang ke Villa, ternyata Niar juga baru sampai.


"Kalian dari mana?" tanya Niar setelah mereka turun dari mobil.


Yusuf berjalan beserta Erlang di gendongannya. "Keliling kebun teh, malam ini aku nginep disini ya?"


"Nggak boleh!" jawab Niar cepat.

__ADS_1


Yusuf mengernyit. "Kenapa?"


"Nanti kamu mau tidur dimana? Di dalam nggak boleh!"


Yusuf terkekeh. "Tenang. Aku udah siapin semuanya kok."


Yusuf menurunkan semua belanjaannya tadi. "Aku tidur di tenda depan Villa, nanti sore kita dirikan tendanya dan kita bakar-bakar untuk makan malam."


"Terserah. Kalau kamu nggak kedinginan." ujar Niar pasrah.


Mereka lalu memasuki Villa untuk makan siang lalu beristirahat sejenak hingga sore.


Sorenya Yusuf sudah mulai mendirikan tenda, bi Imah dan Niar di dapur menyiapkan bahan makanan.


Erlang lari-larian keluar masuk tenda yang belum jadi.


Mereka sama-sama sibuk dan akhirnya selesai juga.


Erlang juga senang dia mulai terbiasa dengan kehadiran Papanya.


Malam semakin larut Erlang pun ngantuk.


Niar mengangkat tubuh Erlang. "Aku nidurin Erlang dulu ya mas."


Yusuf mencondongkan tubuhnya lalu menciumi Erlang. "Selamat malam ganteng bobo yang nyenyak."


Niar masuk kamar lalu menidurkan Erlang,


setelah Erlang tidur dia menyuruh bi Imah menemani Erlang dan Niar kembali keluar, menikmati indahnya malam bersama Yusuf.

__ADS_1


"Erlang sudah tidur sayang?" tanya Yusuf.


"Sudah, sekarang di temani bi Imah." jawab Niar.


Yusuf menepuk sisi sebelahnya. "Sini sayang, kita ngobrol-ngobrol sudah lama kan kita nggak berduaan."


Niar menuruti keinginan Yusuf, dia duduk di sebelah Yusuf. Mereka duduk bersama ngobrol, bersenda gurau dan mereka juga dansa meskipun dengan musik seadanya hanya dari handphone.


Malam di lalui dengan kebersamaan dan kebahagiaan sampai nggak terasa malam sudah menjelang pagi.


Niar menguap. "Aku sudah ngantuk mas, aku tidur dulu ya? Kamu beneran nggak apa-apa tidur di tenda sendiri? Atau kamu tidur dikursi ruang tamu aja?"


Yusuf menggeleng. "Nggak apa-apa aku di tenda saja."


Dan lagi-lagi Yusuf membopong Niar Sampai kamarnya, membaringkannya dan menyelimuti tubuhnya. "Selamat malam sayang tidur yang nyenyak." Yusuf mengecup kening Niar pipi dan bibir mungilnya. "Sebenarnya aku pengennya tidur disini sama kamu."


Niar melotot tajam. "Nggak boleh!!"


Yusuf duduk di tepi ranjang. "Sayang, menikahlah denganku, aku sangat mencintaimu, kita akan hidup bersama dan membesarkan anak kita sama-sama."


"Bagaimana dengan Ibumu?"


Yusuf tersenyum tipis. "Ibu sudah merestui kita bahkan dia ingin secepatnya kita nikah, Ibu ingin sekali bersama cucunya."


"Bagaimana dengan perkejaanku disini? Dan aku juga sudah terlanjur nyaman tinggal disini."


"Sayaang kalau kita menikah kamu nggak usah kerja lagi, aku yang akan memenuhi semua kebutuhan kamu dan Erlang."


"Entahlah mas, sebenarnya aku juga sangat mencintai kamu tapi masih banyak hal yang harus aku pertimbangkan, sudah sana tidur keburu pagi!"

__ADS_1


Bersambung...


Terima kasih buat semuanya,, mohon maaf apa bila masih banyak kata yang salah tanks šŸ™šŸ™


__ADS_2