
Terdengar suara istrinya yang sedang bertelepon mesra dengan seseorang,Anton sudah mengepalkan tangannya, dia memang sering mendengar kabar miring tentang sang istri, namun dia tidak akan percaya sebelum melihat dengan mata kepalanya sendiri. namun hari ini dia bukan melihat tapi dia mendengar dengan telinga nya sendiri.
"sayang... " panggil Anton mengetuk kamar membuat Deasy terkejut dan langsung menyembunyikan ponselnya.
"sayang... ada yang tertinggal?" tanyanya saat Anton masuk.
"ada beberapa dokumen ku tertinggal sayang kau sudah sarapan?" jawabnya berusaha menahan marah, dia ingin menjebak istrinya.
"aku baru bangun sayang... " ucapnya bergeser ke arah ujung tempat tidur menghampiri suaminya. "sayang... kau tidak ingin libur sehari lagi?" goda Deasy memeluk suaminya dari belakang dan tangannya mendarat di area terlarang.
Anton membalikkan tubuh menghadap Deasy "kau yakin kalau menginginkan aku libur? "
"tentu sayang, kenapa kau bertanya seperti itu!? "
"yang aku lihat kau ingin aku pergi sekarang juga" jawabnya dengan nada sinis, lalu kembali mecari dokumen di lemari.
"tidak mungkin sayang... aku justru sangat ingin dirimu disini" Deasy langsung melahap bibir suaminya dengan sangat rakus, namun suaminya hanya diam tidak membalasnya hingga Deasy berhenti.
"sudah? aku ingin menyelesaikan pekerjaan ku! " ucapnya meninggalkan Deasy.
Deasy langsung menarik tangan suaminya itu karena dia tahu kalau ada sesuatu yang tidak beres. "ada apa sayang? kau baik baik saja?" tanya nya tanpa dosa.
Anton membuang napas kasar "aku baik baik saja sayang, pekerjaan ku banyak sekali! kau ingat aku sudah 2 hari tidak masuk, kau ingin membuatku tidak punya pekerjaan?" canda nya agar Deasy tidak curiga.
Anton pergi,dia sempat menoleh ke atas dimana ada istrinya yang sedang melambaikan tangannya, dia membalas lambaian itu,Anton masih bingung orang yang paling dia percaya telah mengkhianati nya dan bermain di belakangnya.
Anton menunggu,benar saja 30 menit kemudian ada sebuah mobil masuk ke pekarangan rumahnya, mobil yang tidak terlalu asing untuknya. Anton menunggu kurang lebih satu jam hingga akhirnya dia mendatangi kembali rumahnya dan memergoki istri yang paling dia cintai sedang bermain Gila dengan produsernya,produser yang akan menggarap film terbaru yang akan istrinya bintangi.
"bagaimana rasanya bermain dengan laki laki lain? " ucap Anton sinis, deasy yang kala itu baru selesai meraih puncaknya jadi bimbanb antara meneruskannya dengan menenangkan sang suami. Deasy langsung bangun dan bersimpuh pada kaki suaminya, "jangan pernah menyentuhku! aku hanya akan bersentuhan dengan orang yang menghargai ku bukan pengkhianat sepertimu!" lanjut Anton kesal.
__ADS_1
si produser kebingungan dengan yang terjadi,antara malu dan mau tetap mengangkat dagu merasa artisnya itu akan memilihnya. Deasy kebakaran jenggot dengan keputusan suaminya yang ingin mengakhiri pernikahan mereka,bahkan saking dia menyayangi Deasy,Anton memintanya untuk mengugat dirinya, agar orang di luar sana berfikir dirinyalah yang salah.
malam itu Anton pergi dan tak kembali ke rumah,dia menyewa apartemen tidak jauh dari kantornya, namun untuk menghindari istrinya diapun tidak berangkat ke kantor dia tahu jika wanita itu pasti akan mencarinya,keadaan itu berlangsung kurang lebih seminggu. Deasy tidak sengaja bertemu dengan suaminya di sebuah tempat makan dan terjadilah keributan yang melibatkan sepasang suami istri yang seminggu ini tidak bertemu sama sekali.
"aku tidak akan mengikuti kemauanmu! " ucap Deasy kesal.
"kau pikir aku perduli? sama sekali tidak! jika kau tidak ingin mengajukannya biar orang ku yang mengajukannya dan kau tahu jika aku yang mengajukannya mereka pasti akan memandang rendah dirimu!" balas Anton tak bersahabat.
Setelah seminggu tidak bertemu istrinya,keputusan Anton tetap sama,dia tidak ingin bersama sang istri lagi,untuk Anton kesetiaan sangatlah mahal dan dia paling tidak suka pada manusia yang tidak setia karena kesetiaan sangatlah mahal.
keributan itu membuat Anton memutuskan untuk mampir ke arah dimana tempat perempuan perempuan menjajakkan dirinya,sampai akhirnya dia berhenti di depan Risa,wanita kecil mungil yang dari jauh sudah menyita perhatian Anton.
FLASHBACK OFF
...****************...
Anton dengan yakin datang ke rumah yang dulu dia tempati bersama bersama Deasy, tanpa permisi dia langsung menuju kamar, mendorong pintu itu dan langsung meminta istrinya untuk menandatangani SURAT CERAI yang dia bawa, dengan ancaman jika dia mengabaikan surai itu maka, semua foto foto dan video video bersama laki laki lain akan tersebar luas dan akan berefek pada karir yang sangat dia banggakan.
"kau tidak bisa memaksaku seperti itu! apa kau mau membuat malu keluarga mu dengan menjalin hubungan dengan wanita murahan itu?!"
"bukan kah aku sudah pernah mengatakan jika kau lebih ****** darinya? dia mendapat uang dengan pekerjaan nya itu,sedangkan kau memberikannya dengan cuma cuma"
"brengsek kau!!"
"ku beri waktu hingga besok, jika kau belum juga tanda tangan maka,siap siap untuk kehancuran karirmu yang gemerlap itu! "
Anton pergi meninggalkan Deasy yang masih bingung,Anton pergi menuju kantor nya, dia adalah salah satu pemilik sebuah perusahaan yang cukup terkenal,perusahaan yang dia bangun dengan beberapa temannya yang menanam saham disana.
itulah akar permasalahan perceraian yang terjadi antara Anton dan Deasy dan entah kenapa Anton merasa nyaman berada dekat Risa dan Gia,dia merasa sangat di hargai bersama mereka,dua wanita itu membawa banyak sekali perubahan dalam dirinya padahal mereka belum lama mengenal, cara mereka bersyukur dan cara mereka berfikir membuat Anton sadar kalau 'apa yang kita punya hanya sementara'
__ADS_1
Anton kembali ke kantor, asistennya langsung menghampiri "jim.. kenapa kau datang pagi sekali??"
"saya pikir kita akan ke tempat nyonya bersama"
"apa kemarin saya ada mengatakan itu? "
"tidak"
"berarti itu salah mu sendiri"
"hahaha...iya bos salah saya"
Jimmy sedikit terkejut dengan candaan yang di lontarkan bos nya karena sebelumnya dia tidak pernah bercanda seperti ini, jimmy menyadari semenjak pertemuan bosnya dengan Risa dan Gia semua menjadi berubah, bosnya lebih rileks sekarang,sering bercanda dan lebih sering tersenyum bahkan sekarang bosnya bisa mengeluarkan kata maaf dan terima kasih yang sebelumnya hampir tidak pernah dia katakan.
"bagaimana dengan nyonya bos?"
"dia pasti akan datang dengan tanda tangannya nanti, kau jangan mengkhawatirkan hal itu"
" baik bos, untuk Nona Risa dan nona gia beberapa hari ini nona Risa tidak berangkat bekerja dan untuk kejadian nyonya yang menghampiri nona Risa ternyata benar saksi nyonya sempat menampar Nona bisa beberapa kali"
" pantas saja Gia begitu marah... pastikan Deasy mengantar tanda tangannya hari ini, jika tidak beri dia ancaman itu"
"baik bos... maaf bos, sepertinya Nona Risa akan berhenti menjajakan dirinya, dari yang saya lihat mereka seperti akan membuka sebuah warung atau mungkin rumah makan"
" mereka memang wanita-wanita luar biasa...tetap pantau mereka pastikan usaha yang akan mereka bukan berjalan dengan lancar, tapi ingat jangan terlihat jika kita membantu."
" Baik Bos, saya akan melaksanakan perintah."
"terima kasih jim... " ucap Anton yang langsung membuat asistennya menoleh lalu tersenyum.
__ADS_1
hanya orang bodoh yang mengatakan jika dua wanita itu akan membawa pengaruh buruk untuk Bos karena pada kenyataannya dua wanita itu yang mengubah bos yang dingin, bos yang galak menjadi seperti saat ini bahkan mengucapkan terima kasih adalah sesuatu yang langka untuknya dahulu, Tapi semenjak mengenal dua wanita itu banyak perubahan yang terjadi pada bos.