Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku
18. TERUNGKAP (gia)


__ADS_3

sebulan berlalu....


"de... mas mau bicara bisa?" ucap bagus saat melihat sang adik angkat di ruang tamu sedang merokok.


"ngomong aja mas..." gia langsung mematikan rokoknya


"de... ada apa sih sama kamu?" tanya mas bagus dengan sangat lembut,hubungan mereka yang sangat dekat,bahkan bagus menganggap nya seperti adik sendiri.


"aku gak apa apa mas... mas jangan khawatir"

__ADS_1


"justru yang yang kaya gini yang bikin aku sama kakak mu khawatir... sejujurnya kamu cukup terkejut dengan perubahan sikap mu" sambil merebut kembali rokok yang sudah di buka lagi oleh gia.


"de... kakak sama mas mu nih khawatir banget liat perubahan kamu,kakak sengaja minta mas mu yang bicara karna kakak pikir kamu nyaman ngobrol sama mas" ucap ka Risa nimbrung dan langsung duduk di samping gia.


"de... denger mas ya! kalau kamu sedih karna bakal kehilangan kakak mu,kamu jangan khawatir... kamu juga Ade ku ga mungkin aku tinggalin gitu aja." sambung mas bagus sambil menggenggam tangan gua yang satu,sedangkan yang satu lagi sudah di pegang ka Risa.


hal itu yang membuat pertahanan gia runtuh,ketulusan dari orang lain yang sudah di anggap kakak nya sendiri melebihi


ka Risa beberapa kali menyeka air mata nya atas perlakuan yang dilakukan mereka padaku,bahkan di saat aku menceritakan percobaan pemerkosaan yang dilakukan om ku dan kakak sepupu ku,saat itu juga aku merasakan genggaman kuat yg menandakan kemarahan yang di lakukan mas bagus. sorot mata mereka yang tulus dan ikut sedih saat aku menceritakan itu membuat aku sadar.... "di saat Tuhan menempatkan ku di sebuah keluarga,lingkungan atau apapunTuhan pasti punya rencana yang luar biasa" dan salah satu nya mempertemukan ku dengan dua orang yang sangat tulus menyanyangi ku.

__ADS_1


"mas ga mungkin bales sekarang karna kejadian itu cukup berlalu tapi satu yang kamu harus tahu... mas ikut sedih dengan apa yang terjadi sama kamu,yang harus kamu inget kakak dan mas mu akan selalu ada buat kamu."


gia memeluk mereka satu satu sambil menanggis dan mengucapkan terima kasih,


"ya Tuhan... apa aku egois jika menginginkan mereka berdua tetap bersama ku,mengantikan keluarga ku???? "


...----------------...


waktu terus berjalan,gia kembali menjadi gia yang mereka kenal dulu,tanpa asap rokok,ceria, selalu tersenyum bahkan tidak pernah menekuk mukanya. pembicaraan hari itu merubah gia,dia percaya pada dua kakak nya,bahkan mas bagus sempat meyakinkannya kalau tidak akan terjadi apapun,mas bagus akan menjaga mereka berdua.

__ADS_1


mas bagus dan ka Risa pun sembari mempersiapkan pertunangan mereka,Karisa beberapa kali menelpon keluarga nya di kampung jadi mereka sudah mengenal gia dan bagus tapi salah satu kakaknya Risa tidak menyukai gia,yaitu Rini. awal mereka selalu video call sebenarnya biasa saja sampai pada waktu itu Risa,gia dan bagus VC bersama dan Rini melihat bagaimana gia sangat dekat dengan bagus,bahkan Rini sempat memperingatkan Risa kalau gia dan bagus terlalu dekat tapi sayang Risa tidak terlalu menanggapi hal itu karena dia pun kurang dekat dengan Rini dan dia pun tahu bagaimana bagus sangat menyanyangi gia.


__ADS_2