
Itulah akar permasalahan perceraian yang terjadi antara Anton dan Deasy dan entah kenapa Anton merasa nyaman berada dekat Risa dan Gia,dia merasa sangat di hargai bersama mereka,dua wanita itu membawa banyak sekali perubahan dalam dirinya padahal mereka belum lama mengenal, cara mereka bersyukur dan cara mereka berfikir membuat Anton sadar kalau 'apa yang kita punya hanya sementara'
Anton kembali ke kantor, asistennya langsung menghampiri "jim.. kenapa kau datang pagi sekali??"
"saya pikir kita akan ke tempat nyonya bersama"
"apa kemarin saya ada mengatakan itu? "
"tidak"
"berarti itu salah mu sendiri"
"hahaha...iya bos salah saya"
Jimmy sedikit terkejut dengan candaan yang di lontarkan bos nya karena sebelumnya dia tidak pernah bercanda seperti ini, jimmy menyadari semenjak pertemuan bosnya dengan Risa dan Gia semua menjadi berubah, bosnya lebih rileks sekarang,sering bercanda dan lebih sering tersenyum bahkan sekarang bosnya bisa mengeluarkan kata maaf dan terima kasih yang sebelumnya hampir tidak pernah dia katakan.
"bagaimana dengan nyonya bos?"
"dia pasti akan datang dengan tanda tangannya nanti, kau jangan mengkhawatirkan hal itu"
" baik bos, untuk Nona Risa dan nona gia beberapa hari ini nona Risa tidak berangkat bekerja dan untuk kejadian nyonya yang menghampiri nona Risa ternyata benar saksi nyonya sempat menampar Nona bisa beberapa kali"
" pantas saja Gia begitu marah... pastikan Deasy mengantar tanda tangannya hari ini, jika tidak beri dia ancaman itu"
"baik bos... maaf bos, sepertinya Nona Risa akan berhenti menjajakan dirinya, dari yang saya lihat mereka seperti akan membuka sebuah warung atau mungkin rumah makan"
" mereka memang wanita-wanita luar biasa...tetap pantau mereka pastikan usaha yang akan mereka bukan berjalan dengan lancar, tapi ingat jangan terlihat jika kita membantu."
" Baik Bos, saya akan melaksanakan perintah."
"terima kasih jim... " ucap Anton yang langsung membuat asistennya menoleh lalu tersenyum.
hanya orang bodoh yang mengatakan jika dua wanita itu akan membawa pengaruh buruk untuk Bos karena pada kenyataannya dua wanita itu yang mengubah bos yang dingin, bos yang galak menjadi seperti saat ini bahkan mengucapkan terima kasih adalah sesuatu yang langka untuknya dahulu, Tapi semenjak mengenal dua wanita itu banyak perubahan yang terjadi pada bos.
****************
semetara itu di kediaman Risa dan Gia, mereka sedang berdebat tentang apa yang akan mereka lakukan setelah ini karena Gia mengajak Risa untuk membuka usaha kecil kecilan untuk memulai kehidupan mereka yang baru.
"apa tidak sebaiknya kita pindah terlebih dahulu?" tanya Risa.
"bisa saja, tapi menurutku jangan terlalu jauh dari tempat ini agar harganya tidak terlalu mahal ka"
"berarti hari ini kita cari kontrakan yang mungkin agak ke jalanan,tapi jangan terlalu ke jalan"
"oke... yang penting apa yang ingin kita kerjakan tidak berubah ya ka! "
"iya dong...kamu kan pinter masak,nanti kakak bantu bantu kamu aja" ucap Risa sambil merapikan cucian yang baru di angkat.
setelah merapikan kontrakan nya mereka mencari tempat baru,mereka mencari kontrakan yang agak keluar agar nanti tidak terlalu sulit saat membawa belanjaan, karena mereka masih mengunakan angkutan umum.
apa yang mereka lakukan tidak luput dari pantauan anak buah Jimmy yang sudah tinggal bermasa orang kampung situ untuk memantau wanita yang sekarang menjadi penting untuk bosnya itu,anak buahnya meminta pemilik kontrakan agar memberikan harga miring pada mereka,karena kekurangan yang sisa akan di bayarkan oleh bos mereka.
__ADS_1
"terima kasih ya pak haji... saya pikir kontrakan ini mahal makanya saya mengontak di dalam dengan teman saya yang lain"
"ini karena neng Risa aja neng,kan neng Risa orang lama disini"
"pak haji bisa aja.."
Risa dan Gia mendapat kontrakan dengan harga yang dia inginkan,walaupun gia agak sedikit curiga tapi dia tak melihat ada yang aneh,makanya dia berusaha positif thinking. sore nya mereka membawa barang barang kecil ke kontrakan yang baru,sekaligus membersihkannya,kontrakannya cukup besar dengan 2 kamar dan ada teras yang lumayan besar untuk mereka berdagang nanti.
besoknya sebagian barang sudah di kontrakan yang baru,tinggal barang besar yang harus di angkut menggunakan gerobak,barang mereka tidak banyak, jadi proses pindahannya hanya memakan waktu sebentar, merapikan semua ke tempatnya pun hanya sebentar, hati ini barang untuk jualan juga datang jadi mereka sekalian menatanya, agar bisa istirahat dan lanjut belanja bahan untuk jualannya saja.
keesokkan hari mereka pergi berbelanja dan langsung menyiapkan untuk jualan yang akan mereka dimulai besok, sambil menyiapkan akun media sosial dan aplikasi online yang telah mereka buat,di antara 3 aplikasi itu hanya satu yang langsung di terima untuk 2 lainnya harus dan wajib survei tempat jadi mereka harus menunggu kurang lebih 7 hari kerja.
****************
opening "KEDAI RIGI" sangat memuaskan,selama tiga hari awal opening mereka memberi diskon 30% untuk semua pembelian, baik online, take away atau makan di tempat. Gia sangat senang karena KEDAI cukup ramai di hari pertama jualan, bahkan Gia sedikit kewalahan membuatkan pesanannya.
"Ya Tuhan, semoga terus begini,,, agar ka Risa lebih semangat" ucap Gia dalam hatinya.
tiga hari opening benar benar menguras tenaga, besok kita akan kembali buka dengan menu normal, kita lihat apakah masih akan ramai atau justru mereka malah pergi, hanya memanfaatkan promo yang ada saja.
benar saja, hari ini tidak seramai sebelumnya, karena promo sudah berakhir namum masih ada beberapa yang datang membeli,online pun masih ada pesanan walaupun tidak seramai saat opening.
"semangat ka..." ucap Gia yang melihat Risa kurang bersemangat.
"semangat semangat..." balas ka Risa.
semakin lama KEDAI RIGI semakin ramai yang membeli pun semakin banyak dan 2 aplikasi online yang lain nya pun sudah mulai aktif,jadi sudah 3 aplikasi online yang selalu menyala terutama saat jam makan siang,semakin lama semakin ramai dan rating onlinenya pun semakin naik,komentarnya pun baik baik dan positif.
sementara itu jauh dari keberadaan KEDAI RIGI ada seorang pria tersenyum senang saat mendapat laporan dari anak buahnya menggenai dua wanita yang sekarang selalu dipantau olehnya, "kalian berdua memang luar biasa..." guman nya senang. bangga,sangat bangga pada dua wanita itu, mereka benar benar berusaha keras mengubah kehidupan mereka saat ini,menjadi lebih baik.
****************
"lumayan encok...hahaha..."
"mau libur dulu besok?"
"jangan... kita kan lagi cari pelanggan"
"gak apa apa ka... kita udah masuk bulan kedua juga,kita udah harus mulai ambil libur"
"iya sih, tapi jangan besok"
"atau besok kita masih,sekalian pasang pengumuman kalau setiap senin kita libur, pas kan lusa senin. gimana?"
"yaudah gitu aja jadi orang gak pada kaget kita tutup"
perbincangan mereka sebelum tidur,setelah mulai buka kedai dua wanita ini memang langsung beristirahat,hari hari nya menjadi sangat lelah,tapi mereka sangat terlihat happy menjalaninya, banyak bertemu orang orang baru.
waktu terus berlalu tanpa terasa kedai mereka sidah berjalan hampir satu tahun,yang awalnya mereka hanya berdua sekarang sudah berempat,Gia dan Risa mengambil orang sekitar untuk membantu mereka. karena hampir satu tahun kedai ini berjalan,dengan pesanan pesanan yang datang silih berganti,bahkan terkadang mendapatkan pesanan untuk ulang tahun atau arisan, saat ini pun ada catering harian yang memakai jasa KEDAI RIGI untuk makan siang mereka ada 2 perusahaan kecil yang memakai jasa kami.
rencana mereka akan mengadakan acara syukuran, serta berbagi rice box mereka akan menambah 2 personil lagi untuk membantu mereka,menuju acara yang akan diadakan dalam rangka syukuran satu tahun. awalnya ingin mencari orang luar setelah dipikir pikir dari pada orang luar ada baiknya kita ambil yang tidak jauh dari mba iis dan mba wiwi yang sudah membantu mereka selama enam bulan ini.
__ADS_1
Kedai kedatangan personil baru yaitu Puji dan Ayu mereka masih bersaudara dengan Iis dan Wiwi,agar suasana bekerja lebih enak jadi sengaja ambil orang yang tidak jauh dan masih saudara agar bisa bekerja sama dengan baik.
kedua wanita itu tersenyum saat melihat brosur yang telah mereka pesan sampai di meja mereka, di sana tertulis nama mereka berdua Dengan cetakan tebal sebagai pemilik atau CEO dari kedai makanan tersebut, ada rasa terharu dan rasa bangga yang bercampur menjadi satu, apalagi saat membaca proposal untuk memasukkan menu makanan ke perusahaan yang mengadakan makan siang untuk karyawan nya, ada nama mereka di sana beserta tanda tangannya.
****************
Anton puas dengan hasil sidang hari ini karena hari ini dia benar benar di nyatakan telah bercerai dengan Deasy dan mantan istrinya tidak menuntut apapun padanya karena Deasy di nyatakan bersalah telah berselingkuh dengan sadar melakukan hubungan intim dengan laki laki lain,yang dimana pria itu pun mempunyai istri,jadi Deasy sama sekali tidak bisa menuntut apapun, karena tidak ada sama sekali anak yang dia lahirkan.
"sekarang aku seorang lajang jim..." ucap Anton senang.
"memang hanya dia yang senang saat bercerai" ucap jimmy, tapin dia hanya mengucapkannya dalam hati.
"jim... kau mendengar ku tidak?!" omel bosnya
"saya dengar bos" jawabnya kaget.
dua status baru yang pada beda orang ini,membuat mereka senyum senyum, yang pria berstatus lajang atau duren alias duda keren, yang satunya lagi pemilik atau CEO dari sebuah kedai makanan yang cukup ramai saat ini. namun mereka sangat senang menyandang status itu, entah kenapa seperti bangga.
**********
Kring... kring...
siang itu telepon di kedai kecil milik Gia dan Risa berbunyi, Gia yang tak jauh dari ponsel tersebut langsung mengangkatnya.
"hallo... selamat siang dengan kedai RIGI ada yang bisa kami bantu? "
"ha... lo... "
"iya halo mba, dengan siapa saya bicara?"
"saya niken mba, dari da'silva corp"
"baik mba niken, ada yang bisa saya bantu?"
"gini mba, rencananya saya mau bikin pake makan siang untuk staf kantor kami, kantor kami tidak terlalu besar sih mba jadi kita bakal pesen paket makan siang sekitar 120 bisa mba?"
"maaf mba... mba tahu kami dari mana ya?"
"saya lihat di instagram mba"
"baik mba, untuk menu mau kami share melalui instagram atau bagaimana? atau mungkin mba mau kami kirimkan test food dulu?"
"gak usah mba... saya dan temen saya udah pernah kok"
"baik mba niken kalau untuk besok mungkin tidak bisa mba karena terlalu mendadak, mungkin kami akan mulai lusa, bagaimana mba? "
"boleh mba gak apa apa"
"tapi kami tutup setiap hari senin ya mba, saya bicarakan sebelumnya supaya mba ga kaget kalau kita ga kirim"
"iya mba gak apa apa jadi minggu dan senin mba libur ya"
__ADS_1
"baik mba... terima kasih atas kepercayaan nya"
"sama sama... selamat siang"