Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku
Hari H lamaran


__ADS_3

bagus mondar mandir sambil terus berusaha menghubungi gia, "ini anak kemana sih! apa lagi rame ya!! kok dari tadi ga di angkat" satu jam kemudian bagus kembali menelfon lagi tapi tidak di angkat juga, akhirnya bagus pun tidak fokus bekerja dan dia memohon undur diri sebelum jam pulang kerja.


"kemana gia ?" tanya bagus pada Ratna salah satu tetangga yg menjadi karyawan di rumah makan milik gia dan Risa.


"pergi mas... dari pagi kok,katanya mau ke malang,emang mas ga di kasih tahu?" jawab Ratna dengan gaya centil nya.


"ga bilang apa apa..." jawab nya singkat lalu kembali ke kontrakan sang calon istri lalu mengunci nya dan pergi.


sebenarnya ada perasaan marah tapi bagus sangat paham karena gia pasti menghindari bertemu dengan mba Wati yang bukan lain adalah kakak nya yang akan ikut bersama bagus di perjalanan ini.


...----------------...


di tempat lain.... setelah menempuh perjalanan 18 jam


"kamu tuh de... kalau mas mu nyari gimana? udah tahu dia cerewet" omel Risa saat gia sudah sampai didalam kamar nya,Risa selalu ngomel saat mereka hanya berdua saja.


flashback....


"ka... aku di stasiun... kalau ke rumah kakak dari sini naik apa?"


"hah?? gimana maksudnya?"


"kakak bisa jemput aku ga?"


"kamu tunggu situ nanti ada orang yang jemput kamu"


"oke ka... makasih ya😘😘"

__ADS_1


flashback off....


"aku ga enak ka kalau mesti jalan sama mas bagus ada mba Wati juga,kan tahu sendiri"


"iya kakak paham de,cuma kan kamu tahu kaya apa khawatir nya mas mu itu"


tak lama Risa bicara seperti itu hp gia bunyi dan mereka berdua sudah tahu pasti itu dari siapa.


"angkat!" kata ka Risa


"ga usalah ka biar surprise"


"angkat!!!" dengan nada sedikit tegas


"halo"


"dimana?"


"sampe jam berapa?"


"baru sampe mas"


"pantes hp mu baru nyala! kakakmu mana?"


"ada mas mau ngomong??"


"ga usah!! nanti mas telpon sendiri"

__ADS_1


*astaga... kayanya marah bgt ini orang...😭 jawab nya singkat banget*


"oke deh.. mas udah jalan?"


"udah setengah jalan! yaudah mas mau tidur!"


"denger kan? kamu tahu ga itu arti nya apa?"


"maaf ka... gia beneran ga enak sama mba Wati kalau harus ikut sama mas bagus juga."


"gak kaya gitu cara nya,kamu bilang baik baik sama dia,kamu paham ga sih kalau kamu bagian dari kita berdua! jadi kalau ada apa apa sama kamu,aku sama mas mu itu orang yang paling ngerasa salah"


"iya ka gia minta maaf..."


"udahlah... nanti kamu ngomong langsung sama dia kenapa kamu jalan duluan.


...----------------...


yang di tunggu tunggu pun tiba,lamaran plus pertunangan antara mas bagus dan ka Risa, sesampai di rumah ka Risa kemarin memang ada satu pasang mata yang sangat tidak menyukai kehadiran gia yaitu ka Rini,tapi gia berusaha senetral mungkin. hari ini dari pagi pagi benar Rini sudah menyibukkan gia dengan segala macam pekerjaan dapur tanpa sepengetahuan ka Risa pasti nya,yang penting saat ka risa panggil gia langsung datang jadi Risa tidak tahu jika gia di siksa oleh ka Rini. sampai acara berlangsung dan berakhir,bagus dan Risa sama sekali tak melihat gia dan sejujurnya itu membuat mereka khawatir.


"mana Ade?" tanya bagus karena tak melihat sang adik


"ga tahu ini juga aku nyari" jawab Risa yang baru sadar ketiadaan adik nya itu.


"tapi kemaren udah di sini kan dia?" tanya bagus lagi dengan nada khawatir


"udah kok.." balas gia lalu memanggil salah satu sepupu nya... "kamu liat gia gak?" tanya nya pada sepupu nya itu.

__ADS_1


"di belakang mba... sama mba Rini" jawab sepupu nya yang langsung membuat kedua orang itu lang tatap dan buru buru menuju belakang.


karena kedua orang itu tahu betul Rini tidak menyukai sang adik dan mereka tidak mau ada yang terjadi dengan sang adik.


__ADS_2