
"bagus... jangan pergi... jangan pergi..."
ka Risa menggigau memanggil nama mas bagus, akhirnya tanpa sepengetahuan ka Risa aku memanggil mas bagus datang,selain untuk membantu ku untuk menjaga ka Risa aku juga jadi ada teman ngobrol.
*****
hari ini pesanan yang masuk sangat banyak karna weekend jadi banyak orang yang terserang sindrom malas masak (hehehe... tapi buat pengusaha online kaya kami itu menguntungkan) mas bagus ternyata langsung datang saat aku mengabari kalau ka risa sakit dan aku butuh bantuan menjaga nya,dia juga yang tadi nyuapin ka Risa makanan dan obat penurun panas, walaupun sempet di tolak ka Risa tapi akhirnya dia mau juga karna melihat aku sangat sibuk mengurus pesanan. sekarang ka Risa kembali beristirahat karna dia sempat mengeluh kepala nya pusing.
"kaya nya kalian udah harus punya anak buah deh..." ucap mas bagus saat sedang membantu ku berkutat di dapur.
"hahaha... mas bagus nih! tempat sekecil ini mau nambah orang"
"justru itu... ini tempat kan terlalu kecil ambil satu tempat lagi,ga usah terlalu besar jadi antara rumah sama tempat usaha terpisah. selain kalian lebih gampang ngitung pemasukkan kalian,karna ga di campur hal pribadi jadi lebih,bisa buat jaga kesehatan kalian juga..."
"iya mas... nanti aku obrolin sama ka Risa" jawab ku sembari melayani Driver driver ojol yg Dateng silih berganti.
__ADS_1
"tapi kamu jangan bilang itu saran dari aku yang ada nanti dia...."
"bagus... bagus... jangan Gus...." kata kata mas bagus terpotong karna teriakkan ka Risa yang membuat aku dan mas bagus langsung menuju kamar secara refleks.
sampai di kamar betapa terkejutnya mas bagus karna ternyata ka Risa masih dalam posisi tidur,aku hanya mengisyaratkan agar dia mendekat karna aku sudah menceritakan kalau semalaman ka Risa menggigau namanya dan terus terusan memanggil tapi mas bagus tidak percaya.
"ris... aku di sini"
"bagus jangan Gus... jangan pergi!!" ka Risa terus meracau dan mengeluarkan air mata.
"hei... jangan nangis... aku ga akan ninggalin kamu,ga akan lagi ris" sambil terus mengusap kepala ka Risa dan tiba tiba yang punya kepala bangun.
"kamu panggil aku tadi makanya aku Dateng"
"siapa yang manggil lu!"
__ADS_1
"ris..." sambil berusaha mengenyam tangan Risa dan langsung di tepis sang pemilik tangan. "ris denger aku...aku sayang sama kamu dan aku mau kamu jadi pendamping hidup aku,kamu memang bukan orang pertama dalam hidupku tapi aku sangat yakin kalau kamu akan jadi yang terakhir dalam hidupku."
"kamu pria beristri dan aku mohon jangan pernah bilang itu lagi kalau akhirnya kamu hanya akan pergi"
"ga ris!! aku sayang banget sama kamu,aku ga akan pergi lagi dari kamu!! karna aku yakin banget kamu juga sayang sama aku."
"GA!!! gw ka sayang sama lu!!"
"ris... pliss... jangan bohongin diri kamu sendiri... jangan bohongin perasaan kamu!! bahkan di dalam tidur kamu mengakui, kalau kamu sangat menyanyangiku !!"
"engga! engga! engga! " balas Risa setengah berteriak,sambil menanggis dan memukuli lengan bagus yang duduk di depan nya.
"sssttt... sssstttt...." bagus berusaha menenangkan Risa dan menarik nya dalam pelukan.
tangan dan mulut risa berusaha menghindar dari pelukan itu,tapi sayang tidak dengan tubuh Risa, tubuhnya sangat menerima sentuhan hangat bagus,yang membuat hati nya tenang dan lama kelamaan menjadi sangat nyaman.
__ADS_1
setelah merasa Risa sudah cukup tenang dan nyaman,bagus mengambil tangan Risa dan mengenggamnya.
"kamu perempuan terhebat yang pernah aku temuin! kamu layak dapet cinta dari orang lain,kamu berhak buat bahagia bukan hanya membuat orang lain bahagia. seiring berjalannya waktu kamu akan paham non! kamu tidak pernah menghancurkan hubungan orang lain,kamu hanya datang di waktu yang tidak tepat. tapi rasa sayang ini benar benar tulus untuk kamu" bagus mengecup tangan Risa.