Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku
53


__ADS_3

Bagus langsung membawa nya ke mobil tanpa menoleh kedua orang itu,Bagus tahu sang adik sedang sangat marah terlihat dari tangannya yang terus mengepal dan wajah yang terlihat sangat merah. di jalan menuju kontrakan nya,Gia yang Risa asyik mengobrol dia menceritakan kalau banyak hal karena 3 hari ini memang sang kakak tidak datang ke kedai karna sedang sakit.


***


"gi...." panggil Rian saat Gia sampai .


"ngapain lagi sih... " sahut Gia malas berdebat


"kenapa sih kamu harus kasih kesempatan orang lain buat deketin kamu?"


"apaan coba... dia itu karyawan di toko,kan emang biasa kalau curhat sama aku juga"


"bro..." panggil Bagus menyaksikan keributan itu.


"jangan terlalu dekat sama dia gi!" ucap Rian menghiraukan Bagus.


"ga usah ga jelas... ga ada alasan apa apa juga untuk ga dekat sama dia! sejauh ini Deket sama dia juga baik baik aja kok,tahu tahu ga boleh Deket" jawab Gia cuek


"ada beberapa alasan kenapa aku minta kamu jauhin dia!! salah satunya,aku ga mau berbagi seseorang yang aku sayang ke orang lain" bentak Rian tepat di depan Gua dengan sangat tegas lalu pergi.


sebenarnya Gia tidak terkejut dengan pernyataan itu tapi yang bikin Gia syok ini kali kedua Rian bersuara seperti itu dan dia syok Rian berani menyuarakan itu depan mas Bagus.


***


sebuah pesan masuk di ponsel Rian


*jangan pernah bentak adik gw apalagi depan gw*


**sorry Gus! gw ga tahu mesti gimana sama dia,dia terlalu keras*

__ADS_1


*bukan nya gw udah bilang sama lu soal sifat dia yang itu? dan lu tetap kekeuh bisa ngubah dia*


*gw ga suka sama Derry*


*ga gitu cara lu*!*


Rian tidak membalasnya karena tahu itu tidak akan selesai jika dia membahasnya sekarang, apalagi sahabat nya itu sedang marah.


***


hari ini kedai libur jadi hari ini Mencuci pakaian dan berbenah rumah,awal Risa dan Gia membuat libur bergilir pada karyawan nya tapi setelah dipikir pikir malah jadi tidak bisa berlibur bersama,maka dari itu lebih baik supaya semuanya libur dan menutup cafe salah seminggu sekali.


sore ini Gia janjian dengan Derry katanya ada yang ingin dia bicarakan,Gia menyanggupi ajakkan itu karna dia pun hari ini tidak pergi kemana mana. menjelang sore Gia sudah rapi dan sedang menunggu Derry menjemputnya,tapi entah kenapa perasaan nya tidak enak,membuat Gia ragu untuk bepergian.


tidak jauh dari kontrakan ada sebuah mobil yang terus memperhatikan ke kontrakan Gia,satu satunya gadis yang membuatnya penasaran,satu satunya gadis yang bisa membuatnya rindu setengah mati walaupun tidak melihatnya hanya sehari.


Rian menegakkan duduk nya saat melihat orang yang tidak dia sukai datang ke kontrakan itu,tak lama orang yang dia rindukan keluar dan langsung pergi. Rian menarik nafas berat lalu pergi mengikutinya, "kenapa sih kamu harus sekeras ini??" batin Rian.


tiba tiba saja dengan cepat dua orang pria datang dari arah belakang dan langsung mengambil Gia,bagaikan adegan penculikan. Rian langsung lompat keluar dari mobilnya untuk mengejar mereka, Derry terus berteriak seakan itu benar-benar penculikan bukan sesuatu yang sudah dia rencanakan.


Rian lari kembali menuju mobilnya lalu berusaha mengejar orang orang tersebut,dengan kecepatan penuh Rian berusaha mengejarnya tapi sayang tidak terkejar,Rian tidak menemukan mobil itu.


aaahhh...Rian memukul keras stir mobilnya,bahkan dia sudah mengeluarkan semua binatang dari mulutnya karna dia tidak berhasil mengejar mobil itu.


"telpon Gia Sekarang!" ucap Rian saat telepon nya sudah tersambung pada sang sahabat.


"berani banget lu suruh suruh gw"


"telpon Gia Sekaranh!!!" ucapnya lagi dengan bentakkan.

__ADS_1


"ada apa sih loe!"


tak menjawab Rian langsung mematikan telpon nya dia berusaha menenangkan dirinya agar tidak memaki semua orang yang dia temui karna kejadian ini,tak lama telepon nya berdering,tertera nama sang sahabat di sana.


"ga di angkat"


"udah gw duga dan pasti ga akan di angkat."


"ada apa sih? dia tidur kali!"


"dia pergi sama Derry,tiba tiba ada yang Dateng dan bawa kabur dia gitu aja!"


"hah!!! yang bener lu,ga salah liat kan!?!?" teriak Bagus terkejut.


"Gw udah usaha kejar tapi ga dapet"


"an***ng !!!" maki Bagus


tak lama suara sang istri muncul menanyakan ada apa dan itu membuat kedua pria itu bungkam. Bagus mengatakan tidak ada apa apa dia hanya sedang bercanda dengan Rian,Risa mengambil handphone nya dan bicara pada Rian.


"ian... ada apa?"


"nothing sayang... aku sedang bercanda dengannya"


"jangan bohong! kalian berdua ga pinter bohong!"


"denger aku... apapun yang terjadi aku akan berusaha agar tidak yang buruk,kamu sekarang lagi sakit kan? istirahat yang bener cepat sembuh,kalau udah sembuh aku akan kasih tahu sama kamu oke?"


"okey..."

__ADS_1


"yaudah... matiin telfonnya, istirahat yang banyak,biar cepet sembuh jadi cepet dapet kabar dari aku ada apa"


setelah mengakhiri telpon nya,Bagus langsung mengajaknya istirahat. dalam hati dia cukup senang sahabatnya itu bisa menenangkan sang istri,setelah Risa terlelap Bagus kembali mengirimkan pesan pada sahabatnya, menanyakan tentang adiknya. Rian menjelaskan secara singkat dan mengatakan kalau dia meminta anak buahnya untuk mencari tahu keberadaan orang tersebut dan dia mencari Derry dalang di balik kejadian ini,Bagus memberi tahu secara singkat kediaman derry dan meminta sahabat untuk memberi kabar padanya.


__ADS_2