
setelah mengakhiri telpon nya,Bagus langsung mengajaknya istirahat. dalam hati dia cukup senang sahabatnya itu bisa menenangkan sang istri,setelah Risa terlelap Bagus kembali mengirimkan pesan pada sahabatnya, menanyakan tentang adiknya. Rian menjelaskan secara singkat dan mengatakan kalau dia meminta anak buahnya untuk mencari tahu keberadaan orang tersebut dan dia mencari Derry dalang di balik kejadian ini,Bagus memberi tahu secara singkat kediaman derry dan meminta sahabat untuk memberi kabar padanya.
*****
menjelang pagi Rian baru mendapatkan kabar dari anak buahnya posisi sangat pujaan hatinya saat inj, Rian memberikan kabar itu pada Bagus dan ketiga sahabatnya yang lain yaitu rezky yang dulu sempat menganggu Gia serta Hendra dan hendri, si kembar yang beda sifat. Bagus meminta Rian agar pergi bersama nya menyusul Gia, makanya pagi itu Bagus pergi jauh lebih pagi dengan alasan akan ada proyek yang harus dia lihat bersama Rian. tanpa rasa curiga apapun Gia melayani sangat suami yang akan berangkat pagi itu, walaupun badannya masih sedikit kurang fit tapi dia melayani Bagus dengan sangat baik, padahal sangat suami sudah meminta nya agar beristirahat saja tapi entah kenapa Risa ingin benar benar melayani suaminya dengan baik.
sekitar pukul 8 pagi di sebuah tempat di kaki gunung, seorang perempuan tampak yang baru sadarkan diri karna pengaruh bius dan kelelahan karna terus melawan orang yang berusaha menyentuh nya, dengan tangan kanan-kiri yang terikat
"dimana nih? "
"wah wah... udah bales" jawab seseorang yang menggunakan topeng kain
"siapa lu? " jawabnya galak
"ckckck lu udah mulai ga punya sopan santun ya... " teriak. seseorang dari balik kegelapan.
Gia berusaha mengingat orang tersebut, dia merasa tidak asing dengan suara itu, "ka dendi" ucapnya dalam hati. ada air mata yang keluar saat dia menyebutkan nama itu, air mata itu keluar karna tidak menyangka kalau dia yang ada di balik semua ini.
"gi.. " suara derry memanggil dari arah yang sama.
"der... lu gapapa kan?" tanyanya pada derry, "ka.. jangan sakitin temenku,kalau kakak ada dendam sama aku biar kakak lampiaskan ke aku jangan dia" sambung Gia lagi yang di tujukan pada Dendi sang kakak sepupu.
"maaf gi.... " suara Derry sambil muncul dari kegelapan.
"bang***t lu der! ternyata bener kata Rian kalau lu ga sebaik yang gw kira"
__ADS_1
"maaf gi... " ucapnya lagi ada raut bersalah di sana
"hei!!! kenapa lu kaya gitu? jatuh cinta lu sama dia? hah.!!! " kali ini dendi bicara pada Derry tapi tidak ada jawaban apapun, bahkan isakkan dari Gia pun tak ada, dia terlalu kecewa pada orang yang telah dia anggap sahabatnya dan dia tidak percaya pada Rian yang telah berusaha menyelamatkan nya.
"*mas Rian maaf... aku salah " ucap Gia dalam hati.
"sorry Gia! gw terpaksa" batin Derry sambil menatap Gia yang hanya tertunduk.
"hem... kayanya ini anak ga bisa di sini, dia harus gw kasih tugas supaya dia ga liat apa yang akan gw. kerjakan" batin dendi mencoba mengubah rencana*.
*****
diwaktu yang sama disebuah mobil yang sedang dalam perjalanan menjemput sang pujaan hati.
"kenapa kaya ada yang manggil gw ya... " ucap Rian
"serius... kaya suara Gia tapi manggil nya mas, pasti bukan dia tapi suara dia"
"ga usah sok sok mistis gitu lu!!" Sahut bagus lagi lalu mereka tertawa bersama.
taklama ponsel bagus berdering tertera nama sang istri di ponselnya, dia mengangkat nya dan di loudspeaker.
*sayang... Gia kemana ya? no nya ga aktif*
*kurang tahu sayang,nanti coba aku tlp*
__ADS_1
*ouh... aku kira dia berkabar sama kamu, kata ika pergi dari semalem ga biasanya*
*iya, nanti aku tanyain dia dimana*
*yaudah.. kamu masih di jalan ya? sama Rian kan? hati hati ya bawanya, jangan sambil bercanda*
kata kata Risa terakhir membuat mereka tertawa, karna mereka berdua memang sedang saling menganggu, seakan sudah hapal dengan kelakuan mereka berdua Risa langsung mengatakan itu disaat mereka sedang melakukannya.
*kalian tuh... bahaya kalau sambil bercanda gitu, jangan yang aneh aneh*
*iya sayang... kita ga bercanda* kali ini Rian yang menjawab.
*yaudah hati hati di jalan*
setelah perjalanan hampir menuju tempat tujuan, ponsel Rian berbunyi,dia menepikan mobilnya dan meminta Bagus mengambil alih setirnya. ada dua bbugpesan penting masuk dari anak buahnya dan satu pesan lagi dari Risa, yang mengirimkan sebuah gambar yang cukup membuat Rian kaget dan menoleh ke arah sang sahabat lalu tersenyum.
#I have surprise for your bestfriend 🤫
lalu Rian beralih ke pesan yang di kirim anak buah nya .
*Bos... derry cabut sama salah satu anak buahnya*
*ikutin... jangan sampe kehilangan jejak sebagian stay jangan bergerak sama sekali*
__ADS_1
setelah membalas pesan langsung meminta Bagus untuk mempercepat laju karna derry keluar dari kawasan itu.
"sayang... aku ga akan pernah memaafkan diriku sendiri jika terjadi sesuatu padamu" batin Rian.