Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku
Menuju lamaran 3


__ADS_3

"kamu kenapa malah mau pisahin sih kan malah jadi kamu yang kepukul!" omel bagus saat Dendi pergi.


"udalah mas... lagian kok mas bisa di sini ya??"


"kamu tuh emang ga bisa dikasih tahu ya! mas kan bilang kamu tunggu,kenapa malah kamu pergi?? kalau tadi kamu kenapa kenapa gimana??"


"aku gak apa apa mas... aku kira mas ga bisa makanya aku jalan aja,soal nya aku telpon juga ga bisa."


bagus hanya diam lalu menuntun gia ke mobil. "apa sebenarnya yang gia sembunyikan... kenapa orang itu terus mengatakan PEMBUNUH,siapa orang itu sebenarnya"


sampai di rumah bagus membantu gia packing barang titipan Risa dalam diam,bahkan sepanjang perjalanan pulang pun dia hanya diam,gia juga tidak mengajak bicara karna sejujurnya gia takut kalau bagus menanyakan siapa Dendi dan apa maksud dari kata katanya. sebab cerita gia kemarin minus meninggalnya sang paman karna dia takut.


"maaf ya mas,,, bukan gia tidak mau menceritakan nya tapi gia takut kalian akan menuduh gua yang tidak tidak,gia takut kalian minta gia bertanggung jawab disaat gia Sudah memiliki kalian,kalian yang sayang sama gia seperti keluarga gia sendiri,gia ga sanggup kalau harus kehilangan kalian."


ternyata jeritan hati gia membuatnya meneteskan air mata,yang tertangkap oleh pengelihatan bagus,dan langsung buru buru di hapus oleh gia. bagus yang melihat itu menarik napas perlahan dan menghembuskannya dengan kasar, sebenarnya dia tidak suka kalau perempuan yang dia sayangi menitikkan air mata,tapi bagus hanya ingin membiarkan gia bicara sendiri tanpa ada paksaan dari mana pun.


malamnya gia dan bagus kembali adu argumentasi tentang keberangkatan mereka ke tempat Risa,


"udahlah mas aku jalan sendiri besok,mas jalan sama keluarga mas,lagian kan mas pergi nya malem,biar gia pergi pagi jadi bisa bantu ka Risa."


"pokoknya mas ga mau kamu berangkat duluan,kamu bareng mas! mas ga mau kamu malah ga ada di acara penting kakak mu"


"ga gitu juga mas... ga akan terjadi apa apa sama aku,makanya mas kalau doain Ade tuh yang baik baik jangan doain yang jelek. biar kejadiannya juga yang baik bukan yang jelek "


"mas ga mau ada debat lagi,besok mas pulang kerja mas akan jemput kamu,jadi kamu jangan kemana-mana."


gia tak menjawab apapun yang di katakan bagus,dia hanya diam sambil berfikir keras,karna sebenarnya dia sudah punya rencana lain untuk kepergiannya itu.

__ADS_1


...----------------...


tanpa sepengetahuan bagus gia sudah memesan tiket kereta ke tempat dimana risa berada pada pukul 10 pagi,sudah 2 sampai 3 hari ini gia berusaha pamit dengan cara nya sendiri tapi ijin itu tidak turun dari mas nya yang itu,akhirnya dia mau pergi dengan cara KABUR... sekali lagi KABUR..... (biar ada 'ECHO" nya gitu... biar bergema kaya film film)


besok pagi gia sudah mandi pagi pagi sekali,dia kemarin sudah menitipkan warung pada orang kepercayaan mereka yaitu Tante Tuti alias Tante bawel alias tante yang punya kontrakan.


saat gia sudah rapih dan wangi tiba tiba saja dia mendengar suara mobil,gia mengintip dan benar saja dugaannya... bagus akan datang pagi pagi untuk melihat apa aku masih di rumah atau aku nekat pergi. tiba tiba sebuah ide jahil muncul di kepala gia,dia ingin membuat mas nya takut makanya dia hanya diam saat mas mengetuk pintu dan memanggil namanya.


"de.... de....!!!! gia!!! gia!!!"


bagus terus berteriak nama itu,dari nada santai hingga berubah sedikit panik,gia yang di dalam kamar hanya diam saja bahkan tidak bergerak,dia malah sibuk ketawa menertawakan mas nya yang di luar. tanpa di sangka tiba tiba,,,ceklek...ceklek suara kunci di buka. "astaga sampe lupa kalau dia punya kunci satu🤦" ucap gia dalam hari dan langsung berlari menuju kamar,untuk pura pura tidur biar tidak kena omel.


saking buru buru nya gia sampai lupa menutup pintu kamar nya, "de... de...." terdengar suara mas nya dari luar,


"de... kamu sakit?" panggilnya setelah sampai depan pintu rumah,tapi gia tidak bergerak,membuat bagus maju untuk memegang dahinya karna dia rasa tidak hangat dan tidak ada tanda tanda sakit dia menggoyangkan badan nya agar gia bangun.


"hah?? mas ngapain?" gia pura pura terkejut 😂


"gpp mas... aku cuma sakit perut"


"yaudah istirahat... ntar mas jemput ya" ucap nya lalu mengelus kepala adik nya.


gia tidak menjawab,yang hanya dia balaskan dengan senyuman yang sangat manis bahkan lebih manis dari gula sehingga bagus tidak tahu kalau ada sesuatu di balik senyumannya itu.


...----------------...


keesokkan pagi nya gia sudah rapi dan berencana akan berangkat sendiri ke kampung halaman Risa,dia sudah mengendong tas nya tapi entah kenapa perasaan nya tidak enak sekali, akhirnya gia mencoba menenangkan dirinya karena entah kenapa perasaannya sangat tidak enak.

__ADS_1


tak lama....


gia mendengar suara mobil,gia langsung tahu kalau itu pasti bagus,gia menyembunyikan tas nya ke dalam lemari,tak lama ada suara ketukkan pintu tapi bukan membuka pintu gia malah membuka baju nya dan Menganti dengan baju rumah biasa,tak lama gia mendengar suara kunci di buka...


tuh orang...🤦🤦punya kunci nya ngapain malah ketuk pintu.


"de... de..." panggil bagus saat memasuki kontrakan itu,tapi tak ada jawaban.


berkali kali bagus memanggil tapi tak ada jawaban juga,lalu dia mengarah ke belakang melewati kamar gia yang terbuka dan melihat sang adik sedang tidur dengan pulas nya... (padahal pura pura tidur aja biar kakak nya ceper pulang)


melihat sang adik masih tidur,padahal tidak biasanya dia bangun sesiang ini.


"de!! kamu sakit??" panggil nya sambil memegang kening gia.


"ngapain sih mas..." dengan suara khas bangun tidur "kok mas bisa masuk sih!" kata nya sok terkejut.


"mas kan pegang kunci satu,kamu tidur kenapa ga tutup pintu? kalau ada orang masuk gimana?"


"orang aku kunci sih.. emang mas aja jail banget sampe bisa masuk."


"kamu kunci yang di luar kamar kamu malah kebukan😔 udahlah mas bukan mau debat,mas cuma pastikan kamu di rumah." kata nya sambil keluar lagi dari kamar.


gia mengikuti keluar sekalian mengantar mas nya yang akan berangkat. "hati hati ya mas,nanti kalau udah sampe kabarin ka Risa"


"kok ka Risa?"


"terus mau siapa? emang mau nya ngabarin orang lain?"

__ADS_1


"ga juga... kan biasa orang bilang nya 'kalau udah sampe kabarin aku ini kok kamu malah suruh kabarin ka Risa" balas nya sambil tawa.


"yang pacarnya mas kan dia bukan aku,aku ga perlu tahu mas dimana,lagi pula aku juga ga pengen tahu... wwweewww....😜😜" ucap gia setelah Salim dengan mas nya dan lari kabur....


__ADS_2