Cakar Seram

Cakar Seram
Episode 19


__ADS_3

“Gubug apa sih ini?“


Didekati gubug yang nampak di kejauhan tampak seram. Namun sejauh ini tak berpikiran kalau itu adalah pintu portal menuju ke dunia lain. Sebab bangunan semacam ini sangat banyak jumlah nya di lingkungan hutan. Dan tak hanya di lokasi itu saja. Bisa di luar tempat tersebut. Karena memang sangat di butuhkan.


Apalagi berada dalam keremangan pepohonan hutan. Meskipun masih siang. Namun begitu teduh nya. Membuat pemandangan juga tak begitu nyata. Sinar seakan tak bisa menelusup sampai ke tanah. Itulah yang membuat suram sekali suasana nya. Itu siang, malam apalagi. Sudah gelap, ketambahan sunyi. Maka gemericik suara dedaunan yang saling gesekan tersambar angin pasti akan terdengar dengan nyata.


“Wah, paling hanya untuk tunggu.“

__ADS_1


“Tanaman umbi.“


“Ada buahnya tidak ya?“


“Paling liar.“ Semacam pisang. Sebab tanaman itu memang dari hutan. Dengan banyak biji yang terkandung di dalamnya supaya mudah juga untuk tumbuh memenuhi hutan yang memerlukan pepohonan banyak agar bisa di sebut hutan. Sangat tak masuk akal jika hutan tanpa tanaman. Pasti akan seperti lapangan saja. Paling banter Syahbana yang kondisi nya sangat sayang andai tak dilakukan penanaman kembali sehingga tanah yang super luas itu sama sekali tak menghasilkan.


“Hus, jangan. “

__ADS_1


“Kenapa?“


“Kalau ada.“ Sebab tumbuhan begitu jika di hutan pasti akan sangat mudah tumbuh dengan alami nya karena asupan makanan juga sangat banyak yang sudah di sediakan oleh alam yang begitu menyayangi apa yang bersedia tumbuh di atas nya. Makanya demikian saja makanan itu terus tersedia baik oleh dedaunan membusuk, atau di bantu zat renik yang kemudian mengurai makanan keras menjadi lunak dan sanggup di telan oleh akar serta menyebar ke seluruh penjuru batang tubuh si tumbuhan.


“Ini nggak ada kayaknya.“


“Apalagi durian begitu mahal. Makanya mesti di tunggu kala masak. Sebab akan jadi rebut rebut andai taka da yang tahu. Tahu-tahu hiang saja. Membuat yang punya uring uringan nanti nya.“

__ADS_1


__ADS_2