Cakar Seram

Cakar Seram
Episode 32


__ADS_3

“Yah benar malam ini.“ Baru melangkah, belum juga menjangkau gubug paling dekat dari tempat tadi, hanya di batasi oleh hutan tak terlampau tinggi dan gundukan bukit kecil, mereka sudah mendapatkan gubug yang lain. Dimana suasana semakin suram saja. Bahkan cahaya mentari tak sampai menembus ke situ. Selain memang sudah pada posisi tenggelam, juga karena bayang-bayang pepohonan dengan kuat membatasi nya untuk tak sampai menelusup hingga ke dalam.


“Ayo kita sejenak berteduh di gubug ini saja.“ Gubug itu sama saja seperti sebelumnya yang hanya di bat dari batang bambu kering empat tiang yang di ikat dengan bambu-bambu lain serta pada bagian tengahnya di bentuk sebuah dudukan yang bisa memuat beberapa orang. Karena dari bahan demikian, membuat ketahanan dari rumah-rumahan itu tak akan lama. Sehingga tak jarang ada yang sampai terperosok masuk ke dalamnya, atau tiang salah satunya patah, juga bisa jadi bambu di sisi nya ada yang melesak.

__ADS_1


“Sukur ada orang nya.“ Nampak masih berharap. Tentu saja kecil. Karena jelas sudah sepi. Terlebih lagi, lading di tengah hutan ini tanaman nya tergolong sudah agak tinggi-tinggi. Dan sebentar lagi bisa memanen. Namun hal yang menyeramkan kembali terjadi, yang membuat lokasi itu jadi Nampak semakin suram dan gelap yang pekat dengan tak ada nya sinar mentari siang yang tak tergantikan di malam ini. Dengan kondisi demikian sebenarnya akan lebih bagus kalau berada di gubug sebelumnya dengan lading yang Nampak lebih luas serta lebih terbuka, untuk menyaksikan pemandangan dan menghadapi bahaya yang kemungkinan datang akan jadi lebih kelihatan.


“Nggak ada, nampaknya baru pulang, kita sudah terlambat tadi,“ sedikit lagi, mungkin masih bisa ketemu. Tapi karena jarak yang lumayan jauh dengan melintasi berbagi gundukan bukit, dan sesaat sebelum itu memang mereka masih berbincang antara yang satu dengan yang lain untuk mencari berbagai informasi yang sangat berguna, namun hal ini yang justru akhirnya menjadi mereka tak bisa menemui orang lain lagi yang barangkali saja bisa menambah data tentang apa yang mereka kini kejar. Memang informasi sudah di dapat. Tinggal pelaksanaan nya saja untuk bisa menuju ke lokasi tersebut. Namun jika lebih banyak data lagi, maka kemungkinan nya akan semakin besar.

__ADS_1


“Gelap ini nanti.“ Tentu. Bisa di bayangkan. Di perkampungan yang banyak penduduk kalau malam juga masih terasa sangat mencekam. Apalagi kali ini yang jelas-jelas pada tengah hutan. Walau sebagian sudah di tanami dan di kelola penduduk, namun tumbuhan tinggi masih banyak. Yang berasal dari alam dengan tumbuh sendiri, atau tanaman yang sengaja di biarkan oleh penanam nya agar menjadi besar, dan baru di ambil hasil nya nanti.


“Paling kalau ada bulan, agak mendingan. “

__ADS_1


Padahal kali ini bulan tengah berwarna merah kehitaman. walau sesekali ada awan yang melintas, namun berlanjut pada cerahnya suasana. Tentu tak akan secemerlang yang di harapkan.


__ADS_2