Cakar Seram

Cakar Seram
Episode 72


__ADS_3

“Lari…“


“Terus saja,“ ujar mereka mencoba menerobos apa saja yang semestinya menghalangi mereka.


“Kemana larinya…“ Mereka kebingungan karena sesuatu yang kali ini tentu saja sangat sulit itu yang mesti dihindari dan pantas jadi hal yang mesti diabaikan. Karena hal demikian sangat menyulitkan mereka guna menjangkau bagian akhir dari petualangan mereka di lokasi berkabut ini. Dengan berhasil menerobosnya, maka bisa saja mereka akan langsung sampai di rumah, tanpa melewati goa. Akibat menuju pintu goa itu sudah di jaga rapat oleh mereka yang punya cakar-cakar seram dan tajam yang tentunya akan membahayakan kalau kena goresan sedikit saja. Makanya perlu menjaga supaya hal ini tidak terjadi. Bahkan jika perlu tak usah mengulanginya lagi dan berusaha melupakan segala yang pernah terjadi di sini.


“Pokoknya terus terobos dia.“


“Oke.“

__ADS_1


Mereka mencoba menerobos kepungan itu. Lewat celah sempit saja. Untung jangkauan tangan si mahluk sedikit melemah. Jadi dengan terpaksa mereka berhasil menghindari sergapan. Untuk selanjutnya lari menjauhi pintu berjaga itu. Dengan tatapan mahluk yang kecewa namun sangat tajam mengikuti mereka. Dan pastinya akan berusaha lagi meraihnya serta melanjutkan usaha menangkap orang-orang aneh tersebut.


“Wah gawat, pintu itu lagi.“


Di depan pintu yang serupa itu kembali menghadang dan tak yakin apakah di baliknya sudah berjaga mereka-mereka ini yang tengah gawat-gawatnya dengan mulut menganga dan air liur menetes sembari menunjukkan gigi-giginya yang runcing, maka tentu saja akan semakin membuat mereka enggan untuk melintasinya.


Jangan sampai kondisi itu membuat mereka bakalan berada dalam tekanan yang hebat sehingga bukannya mereka menjauhi musuh dengan melewatinya, tetapi akan menjadi tangkapan yang semacam ular menemui pentungan. Ini suatu yang tak baik pastinya.


Mereka khawatir setelah melewati satu itu. Karena itu belum usai. Di belakang sudah banyak mahluk, dan di depan bisa saja mereka menghadangnya. Karena lokasi ini sudah merupakan kepungan dari mereka yang telah menyebar ke segala penjuru lokasi.

__ADS_1


Yang pastinya punya tujuan supaya mereka tak mudah untuk melepaskan diri, atau bahkan hendak kabur dari tempat ini. Itu yang patut mereka khawatirkan. Jadi orang-orang yang hendak meloloskan diri itu mesti hati-hati jangan sampai terkena kepungan mereka.


Ini sudah payah. Apalagi jika semuanya kembali menyerang dengan tambahan mahluk-mahluk lain yang bakalan menjamahnya serta akan menjadi penghalang lain yang lebih mengerikan dari apa yang kali ini tengah di hadapi. Sebab satu mahluk saja sudah mengerikan, dua dan lebih tentu akan semakin menambah berbahaya bagi mereka dan yang kini melarikan diri itu. Serta kejarannya akan semakin cepat dan menambah banyak personil itu pastinya semakin sulit juga kala mereka hendak mendapatkan sebuah lobang guna meloloskan diri. Atau ingin mereka tak melewati pintu, sebab sudah pasti arah gerak mereka akan di ketahui jika melewati pintu yang sama. Tapi bagaimana lagi kalau jalan itu Cuma ini saja.


“Tapi mereka semakin dekat.“


Dibelakang mereka sudah tak bisa di tawar lagi kalau kejarannya benar-benar mengerikan serta selalu saja mendekati mereka berdiri. Dan itu tak bisa dihindari lagi. Kemana.


Itu yang jelas tak ada tempatnya makanya mesti melewati pintu yang satu itu dan meninggalkan apa yang ada di belakang mereka ini.

__ADS_1


“Terpaksa daripada kena tangkap lagi.“


Mereka masuk ke pintu yang penuh penjagaan itu.


__ADS_2