
“Qi dimana kau Qi,“ ujar Lilin kebingungan. Menyaksikan sosok itu sudah tak ada di sampingnya bahkan dalam relung tersebut. Walau itu hanya di relung goa saja, dan bukan di relung hatinya.
“Kau masuk Qi.“ Dia terus berusaha mencari. Di lihat segala yang ada di belakang nya. Sisi belakang dari goa dangkal itu. Tak Nampak apapun. Dia mencoba menekan-nekan semua batu. Nampak keras. Dan seakan belum menemukan titik kunci buat ikut masuk ke dalamnya, atau mengeluarkan si Aqi andai bisa. Sebab layaknya berada pada suatu tempat yang bisa menelan, bisa jadi si Aqi tenggelam di balik benda yang Nampak keras itu, walau sesungguhnya itu adalah batu hisap yang fungsinya seperti pasir hisap. Kelihatannya aneh, tapi demikianlah, dimana pasir bisa menghisap, tentunya karena pasir terdiri dari butiran lembut yang mampu menenggelamkan barang, maka batu yang keras tentu suatu hal yang aneh. Tapi Mengapa lenyap, itulah yang jadi masalah nya.
“Waduh bagaimana ini?“
__ADS_1
Si Lilin panik melihat Aqi suaminya tak nampak lagi dan Dia bakalan bertambah bingung, kalau tidak bersama. Sebelumnya adiknya yang hilang belum juga di temukan, kini malah ketambahan dengan si aqi yang sungguh menyedihkan ikut menghilang.
Dengan perasaan bingung dan panik, Lilin terus berusaha mendorong bagian bagian dimana tadi si aqi lenyap. Barangkali saja dia bisa ikut masuk untuk mendampingi suaminya. Kalaupun dia hilang, maka dia ingin juga hilang. Atau kalau dia terjepit dalam batu yang menyeramkan itu, selayaknya ia ingin mengikutinya.
Berikutnya rupanya bisa ikut menembus. Saat melihat lorong itu, khayalannya benar-benar langsung meninggi.
__ADS_1
Dimana nampak suatu yang sangat panjang. Seperti lubang hitam. Lubang yang semestinya tidak hitam. Hanya saja pada pandangan manusia dari jarak yang jauh Nampak kehitaman. Sebab sebenarnya tak berwarna, tak berbentuk. Walau ada bentukan khusus, namun karena tingginya gravitasi dan segalanya yang di miliki oleh titik tersebut membuat segalanya seakan tak ada. Yang Cuma bisa teramati di sekelilingnya saja. Inilah tingginya suatu hayalan. Dimana tak bisa mendeteksi sesuatu yang mengerikan itu. Yang membuat semuanya seakan menjadi lenyap. Apa yang ada bakalan di telannya. Jika semua bisa di telan, maka kemungkinan aka nada yang terus memuntahkan. Sehingga apa yang masuk akan langsung di buang. Namun mengingat tingginya benda tersebut serta besarnya sesuatu yang ada, maka apa yang mereka telan masih bisa di tamping di dalamnya, walau bintang sekalipun yang berikutnya akan menjadi kekuatan tambahan.
Jika itu lubang hitam maka ada lubang putih. Dimana ada pintu masuk. Maka pintu keluar juga mesti ada di ujung sebelah sana yang esti dilalui.
Jika itu lubang yang panjang, maka sebenarnya akan memperpendek jarak. Dimana lubang hitam itu suatu jalur melewati lubang cacing gua sampai ke lubang putih. Jalur untuk memperpendek jarak antar galaksi yang begitu jauh. Ini benar - benar khayalan tingkat tinggi.
__ADS_1
Namun dimana bumi bulat maka antara tinggi dan rendah benar benar membingungkan. Kecuali jika jauh atau dekat masih bisa di terima. Sebab dalam kondisi satu titik saja, maka titik itu merupakan suatu pusat dimana yang ada di sekitarnya hanyalah jarak yang jauh atau tidak jauh. Itu saja.
Itulah hayalan tingginya saat memasuki ruang yang tak sengaja itu, walau di cari nya.