
Mereka masuk ke pintu itu. Tentu saja dengan tergesa-gesa. Yang lalu menutup kembali dengan rapat. Supaya musuh tak serta merta bisa masuk. Walau kemungkinan masuk sangat besar. Dengan tanpa kuncian. Dan hanya di tahan oleh tenaga mereka. Maka kekuatan lawan pastinya akan sanggup menerobos. Juga tak mungkin lama. Tapi sedikit banyak kalau di tahan akan mempersulitnya.
__ADS_1
“Celaka. Dia juga ada di pintu tersebut.“
__ADS_1
Nampak di depan mereka sesosok mahluk yang kali ini terasa lebih mengerikan dari sebelumnya. Dengan tanpa sekat. Dan tanpa halangan apapun. Maka perkiraan mereka dengan se-ayunan tangan, pasti bakalan sanggup meruntuhkan pertahanan mereka. Dan langsung tertangkap. Meskipun mereka tiga. Lawan satu. Bukan Berarti di dunia pekat ini akan sanggup menahan nya, atau bahkan bisa mengalahkan mereka. Yang ada adalah kekuatan musuh pasti bakalan sangat menindas mereka nanti. Bisa di bayangkan kekuatannya. Sangat-sangat tangguh. Selain itu di dunia misteri ini yang tak mudah untuk dimasuki orang. Maka bakalan bisa lebih parah lagi untuk membuat mereka cepat tertangkap. Yang paling mungkin adalah dengan mempelajari kekuatan mereka. Sehingga bisa melawannya. Bahkan kalau perlu mengalahkannya. Sehingga jika ada sosok itu akan sanggup melawan. Bahkan kalau perlu mengalahkannya. Itu sudah merupakan pertahanan paling baru yang bisa menjatuhkan musuh tersebut. Namun itu butuh waktu. Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana bisa lepas dari sergapan, bahkan jika perlu mampu menandingi kekuatan besar itu. Tentunya sangat repot. Mana mendapat ilmu bukan suatu hal yang mudah. Semudah membalik telapak tangan. Namun butuh banyak syarat dan perjuangan. Belum lagi jika gagal. Maka yang dilakukan secara instan akan jadi boomerang buat diri sendiri. Kalaupun tak kena raga, maka mental mereka akan terganggu. Makanya tidak jarang, jika orang berilmu tinggi, bakalan bisa membuat perubahan bentuk roman muka, bahkan perlakuan yang aneh dan ditunjukkan pada lingkungan sekitar untuk posisi yang sangat menyimpang. Walau belum tentu negative, tapi dengan kelebihan ilmu, kata orang, akan membawa perangai tak wajar yang ditunjukkan oleh orang berilmu tinggi itu.
__ADS_1
“Waduh, bagaimana ini.“
__ADS_1
Semakin kebingungan mereka. Semakin tak terkendali rasa takutnya. Juga rasa ngeri yang selalu mengikuti. Di belakang sana ada mahluk. Di depan mereka dalam jarak tak anjang serta dalam suatu ruangan yang sama tanpa penghalang. Bagaimana tidak ngeri. Itu yang seringkali membuat mereka harus berpikir cepat. Mesti membalik atau berdiam diri. Kalau membalik juga akan bertemu mahluk yang sama. Tetapi kalau di situ terus maka akan semakin mudha di tangkap. Itu tak baik. Itu tak adil rasanya. Tapi bagaimana lagi. Tak ada kawan di ruang pekat begitu. Yang ada hanya mahluk dan kengerian. Selebihnya mesti berpikir keras untuk secepat mungkin menghindar terkaman mereka. Dapat di bayangkan. Cuma menarik saja cakar seram mereka, bisa menggores. Apalagi kalau terkena terkaman nya. Maka akan jadi bencana.
__ADS_1