
“Nah kan…“
Baru saja di bicarakan. Belum sempat tumbuh daun rasanya. Apa yang di takutkan ada. Sesuatu yang sangat menakutkan.
Memang di tempat itu hanya ini yang terasa menakutkan. Karena sejauh ini memang hanya mahluk itu yang ada. Selebihnya entah pada kemana. Padahal sangat banyak ragam dari mahluk halus. Ada yang bolong. Baik belakang maupun kepalanya. Ada juga yang rata, muka maupun hidungnya. Serta banyak mahluk bercakar seram lain yang lebih dalam cakarannya. Nyatanya segalanya tak Nampak untuk lokasi yang demikian saja dimana mesti menembus hanya pada satu titik portal saja di dalam goa yang misterius itu.
__ADS_1
Mungkin sebenarnya mahluk lain ada namun bersarang di lokasi lain dari sisi dunia yang masih tak terdeteksi. Kalau mau tuh kesana kapan-kapan. Selagi ada kesempatan dan tumpangan gratis. Atau menembus lokasi tersebut dalam waktu dan kondisi yang salah. Sehingga tahu-tahu sudah menerobos saja ke dunia mereka yang remang-remang tersebut. Yang jelas ini bukan remang-remang mengasikkan, namun sangat-sangat membuat bulu kuduk berdiri. Yang semestinya tak usah mau kalau di ajak kesana, sekalipun Cuma lembur saja dengan bayaran per jam.
Ini jelas kurang bagus. Dan akan lebih mengasikkan andai berada di lingkungan sendiri yang lebih damai serta jelas arah dan tujuan kerjanya. Walau rasanya dunia kita akan Nampak berdampingan dengan batasan yang memang tak jelas, akan tetapi dari berbagai kondisi sudah pasti untuk tidak melanggar suatu wilayah, dimana berikutnya tidak sekali-kali terjerumus ke tempat penuh kengerian itu.
Dianggap terjerumus, karena tidak sengaja. Sementara pihak yang sesungguhnya mencari malahan tak pernah menemukannya. Baik itu dengan puasa mati geni, atau puasa kalong, tetap saja tak ketemu. Inilah uniknya suatu alam yang begitu jauh perbedaan nya. Yang serta bakalan membuat segalanya Nampak sulit kalau di cari, namun akan mudah ditemukan jika tahu-tahu terjerumus.
__ADS_1
Inilah yang sangat mengerikan. Karena tahu. Yang jelas itu alam gaib, serta akan sulit di cari kalau hanya melalui citra satelit saja. Mesti dating sendiri, serta mencari juga tak melulu mendapatkan. Mesti masih banyak perjuangan yang berkenaan dengan proses pencarian itu. Yang tidak seperti mencari jarum diantara tumpukan jerami. Dengan lokasi yang jelas, dan benda yang di ingin sudah pasti. Maka akan ketemu. Walau lama atau singkatnya tetap merupakan sebuah keberuntungan. Karena benda itu begitu kecil, serta mirip diantara yang lainnya, yang bakalan sulit kalau dicari dengan target waktu tak jelas serta detak jam yang seakan terus memburu.
Bahkan bisa jadi hanya lima menit, sepuluh, atau bahkan seharian baru ketemu. Karena memang ada Cuma tingkat sulit dan kejelian seseorang sedikit lain. Itulah yang membedakan antara satu dan lainnya. Bahwa tak bisa menyamakan sama rata diantara dua jiwa yang jelas berlainan tersebut.
“Apa?“
__ADS_1
Yang lain bingung. Belum paham. Semua hanya menatap dirinya.
“Itu di depan.“