
“Bagaimana?”
Setelah pintu di buka. Tentu saja dengan hati-hati. Takut jika setelah mencoba itu. Maka akan ada tarikan dari sebaliknya. Kalau secara pelan, kala mendapati mereka di sana. Maka bakalan mundur.
Atau membalik kembali. Tapi ini sedikit ragu. Jelas mengingat sebelumnya yang selalu di kejar mereka. Maka bayang ketakutan juga jelas Nampak. Dan itu membuat mereka mesti lebih waspada. Kalau-kalau mereka ada di situ. Sebab begitu menakutkan posisinya. Serta pada lokasi yang terus begitu. Dan hanya akan terputar pada lokasi yang tidak berubah.
Namun terasa sangat jauh kalau di pikirkan. Selebihnya tempat itu menjadi gambaran yang tak nyaman kala mesti berada di situ terus dengan ujung yang tak dipahami. Makanya menembus lokasi yang jauh akan sangat sulit. Akan tetapi bagaimana lagi, kalau segalanya mesti demikian. Kalau akan terus jelas berhadapan dengan mereka.
__ADS_1
Dan bila melanjutkan tak ada yang dipahami. Hanya kemungkinannya akan berhasil menemukan jalan keluar. Tentunya bisa langsung menembus hutan hingga kembali dan bertemu keluarga. Atau justru akan semakin masuk ke dalam dalam suasana yang tak dipahami titik akhirnya.
Tentu itu yang tidak menjadi keinginan. Namun bagaimana lagi, jika segala sesuatu tak menentu. Masuknya sudah sulit, dan keluar lagi lebih mengerikan. Kecuali buat si Lalan yang tahu-tahu di jemput dengan paksa begitu. Ini suatu yang sangat tidak menyenangkan. Sampai tidak ingat apa-apa. Jadi tak bisa di intai keterangan untuk menuju ke lokasi dimana tadi masuk.
“Tidak ada.“
Kosong. Lega tentunya. Yang dikhawatirkan tadi kalau ada hadangan. Tapi semua tak ada. Yang terlihat ruangan kosong. Serta beberapa perabot kacau yang Nampak tak terurus. Itu sebagai sesuatu yang nampaknya hanya untuk hiasan semata kala dulu. Entah ruangan apa itu. Namun jika ada ruang. Pasti masa alu juga ada fungsinya.
__ADS_1
Atau memang segalanya sudah tak difungsikan, sehingga para mahluk itu hanya nyaman saja kala berada dalam suatu lokasi yang demikian menyeramkan buat manusia, tetapi bagi mereka itu suatu hal yang sangat nyaman. Mengingat tak disukai lokasi mengerikan begitu. Hingga lama tak terjamah bahkan terjangkau manusia normal biasa, yang akhirnya terlupakan dan menjadikan semakin kelam saja suatu ruang yang kacau ini.
“Ya sudah, lanjut saja.“
“Oke.“
Mereka masuk. Menyusuri ruangan tersebut. Dan pintu dibiarkan saja. Mungkin tak perlu mengunci. Sebab kunci juga tak diketahui. Atau menghalangi dengan banyak pengunci.
__ADS_1
Karena mereka pasti bisa saja menerobos masuk. Hanya memang lama atau tidak. Yang membuat segalanya bakalan sedikit terhambat.
Belum lagi lokasinya yang memang demikian. Akan sedikit terkejut kalau tiba-tiba ada di situ. Dari pintu yang memang tak terjaga. Atau langsung ada tiba-tiba di tengah ruangan. Mengingat mereka ini sangat ganas. Pastinya bakalan kena masalah tersendiri.