Cakar Seram

Cakar Seram
Episode 49


__ADS_3

“Ya sudah.“


“Yuk kita cari yang lain yang kata orang ketiga yang belum kita temui itu sebelumnya.“ Mereka bersiap meninggalkan tempat tersebut yang di rasa taka da apa-apa nya. Dan akan hanya menjadi hal sia-sia jika terus berada di tempat itu kalau tak lekas pergi. Atau jangan-jangan hanya karena lemah akibat lapar tentunya, sehingga hanya akan nyaman berada dalam relung goa yang dingin namun melenakan itu. Makanya sebisa mungkin mesti pergi. Mencari lokasi lain yang mendekati kebenaran dimana itu hanya bisa di ketahui jika orang yang taka da di lading sana itu berhasil memberi keterangan yang bermanfaat.

__ADS_1


“Ya sudah ayo.“


Mereka hendak meninggalkan tempat tersebut. Namun masih tetap mengamati ruangan sempit yang menjorok ke dalam tebing tersebut. Ruangan biasa saja. Seperti relung-relung goa tak dalam yang banyak di temui di daerah perbukitan dengan bebatuan yang tak seberapa keras namun tak lunak andai Cuma di pegang, tapi akan luluh andai di gerus oleh air maupun hempasan angin kuat. Karena daerah tinggi, maka angin juga akan terus menyerangnya sebagai bagian alami dari sebuah pergerakan benda ringan. Dan itulah yang akhirnya membuat dinding dinding tebing membentuk seolah ada yang kuat yang sengaja membuatnya menjadi lukisan misterius yang sangat besar. Bahkan dari suatu jarak tertentu akan menampakkan sebuah gambar indah yang memperlihatkan sesuatu yang juga spektakuler.

__ADS_1


Si Aqi terus melihat-lihat suasana di dalam goa dengan bebatuan yang nampak kasar berkerut. Karena di pandang saja tak cukup, maka mencoba memegang supaya bisa meneliti lebih jauh. Sebab sesuatu yang di rasa tak cukup andai hanya di perhatikan, maka lebih jauh mesti memegangnya supaya bisa mengetahui rasanya. Inilah bahayanya sesuatu itu, yang membuat orang penasaran. Dan membuat tak puas andai Cuma melihat. Dan suatu rahasia akan semakin bisa di telisik jika bisa memegang. Andai itu tak cukup, maka penelitian lanjutan mestinya dengan alat yang sesuai. Dan pada suatu laboratorium aka nada yang pas dengan fungsinya. Hal ini yang akhirnya bisa menguak bahwa hal yang misterius itupun akhirnya bisa menjadi suatu yang tampak. Tak ada yang terselubung lagi, walau itu oleh suatu kabut tebal misteri sekalipun.


Tanpa sengaja Aqi mendorong suatu bagian dari batu goa itu. Bagian yang aneh, yang jika di amati taka da bedanya dengan sisi lain pada bagian yang sama. Tapi itu semacam kunci rahasia guna masuk ke dalam suatu lorong misteri. Dimana kali ini mereka berhasil melakukannya. Dan untuk selanjutnya membuat nya menjadi berada pada sebuah ruangan aneh yang hanya mereka yang tahu.

__ADS_1


Tiba-tiba dia seakan tertarik masuk ke dalam nya. Dan membuatnya menghilang.


__ADS_2