DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Papi Mertua


__ADS_3

Bus yang akan mengantarkan mereka untuk camping berada di depan komplek jalanan rumah adara , karena cuma rumah adara yang membuat semuanya menjadi sangat dekat akses dari rumah masing masing


Begitu hendra telah sampai mengantar banyak teman teman nya juga,  hendra juga menjabat tangan kepada orang tua dari teman teman adara


Semuanya di antar oleh kedua orang tuanya tapi tidak dengan rasya , kekasih nya itu terlihat sedih karena teman teman nya di antar dengan orang tua mereka


" hati hati kalian selama disana,  jaga sikap , jaga ucapan dan jangan aneh aneh " kata hendra


Tepat setengah delapan akhirnya mereka semua segera berangkat , para orang tua juga melambaikan tangan nya


Selama di perjalanan mereka semua sangat menikmati,  adara duduk di samping rasya Sedangkan yang lain pada duduk terpencar dan banyak juga bangku bangku lainnya yang masih kosong 


tiba tiba saja alif datang memberikan kotak makan berisi nasi serta lauk untuk selama perjalanan mereka menuju puncak sana


" kebetulan aku belum sarapan " kata rasya


Tatapan adara begitu lebar , tanpa berlama lama dia segera memakai plastik sarung tangan nya


" Makan ya , aku suapin " kata adara


Rasya mengangguk , dia sangat senang sih kalo lagi moment seperti ini adara begitu sangat perhatian dengan nya


" Pedas sayang huh huh , jangan pake sambel ..." rengek rasya


Adara cepat mengambil botol minum nya lalu dua memberikan kepada rasya


" Pedas sayang , huh huh ! " kata rasya lagi


Di belakang itu semua teman teman nya asik pada sarapan bersama dan tentu juga dengan menyalakan speaker Bluetooth.  Mendengarkan lagu lagu hitz pada jaman sekarang ini


" Udah ah sayang,  Pedas . Huh huh mana minum nya " kata rasya tak tahan lagi dengan sarapan kali ini


" tanggung ya , 2 suap lagi " kata adara


Rasya menggeleng dia terus meneguk air sampai habis . Mau ngga mau akhirnya adara yang menghabiskan


" Aku ikut gabung sama yang belakang , ya sayang , ga enak soalnya kita berdua mulu , yang ada mereka curiga "


Adara mengangguk , setelah dia nanti selesai barulah nanti dia kebelakang untuk bergabung dengan teman teman nya


🎵🎵🎵🎵


Jabat tanganku mungkin untuk yang terakhir kali


Kita berbincang tentang memori di masa itu


Peluk tubuhku usapkan juga air mataku


Kita terharu seakan tidak bertemu lagi


Bersenang-senanglah


Karna hari ini yang kan kita rindukan

__ADS_1


Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan


Bersenang-senanglah


Karna waktu ini yang kan kita banggakan di hari tua


Sampai jumpa kawanku


Smoga kita selalu


Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan


Sampai jumpa kawanku


Smoga kita selalu


Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan


Mendengar lagu kesukaan semua teman temannya , akhirnya adara ikut bergabung , kini dia duduk di samping alif karena hanya tempat itu yang kosong


Tak terasa perjalanan mereka satu jam dengan dihiasi bernyanyi, saling berbagi cemilan dan tak lupa gosip terhangat mereka rumpi


Jangan salah cowok  cowok juga ikut ngerumpi , bahkan mereka yang terlalu semangat


Sampai akhirnya tiba di tempat camping , sangat indah tempat yang sudah di booking oleh rasya untuk satu hari kedepan


" Cewek cewek urus masak aja , kita cowok cowok urus pasang tenda " kata alif yang di anggukin semuanya


Tak lama itu adinda membawa sebuah kotak kecil lalu dia mendekati teman teman nya yang tengah asik memasang tenda dan mengurus siapkan makan siang


Semuanya pun memberikan ponsel tetapi adara berfikir bagaimana kalo kedua orang tua nya ngabarin


" Bentar , gua kabarin bokap nyokap dulu , kalo gua udah sampai , biar mereka engak khawatir " kata adara


" Ok  ! " kata adinda


Adara memotret dirinya ketika sedang memotong sosis , lalu dia kirim kepada sang papi


Aku udah sampe pi , niat nya ponsel semua di kumpulin, biar menikmati kebersamaan ini , papi tak perlu khawatir,  aku ingat apa yang papi ucapkan tadi ~ me


Drt...


( halo kak ) kata hendra dengan suara khawatir


( aku udah sampai pi , ini lagi pada ngerjain bagian nya masing masing )


( video call kak , papi kangen )


Adara tersenyum lalu dia memencet sebuah videocall,  tampak sang papi tersenyum rindu



( tempat nya bagus ya , kapan kapan kita bisa camp disana ) kata hendra

__ADS_1


( iya , bagus , aku tunjukin ya , bagus tau ) kata adara


Adara mengelilingi tempat lahan camp nya , dia juga menyapa teman teman nya yang lagi asik dengan tugas nya masing masing


( selanjutnya apa yang akan kalian rencanakan ? ) kata hendra


( makan siang , setelah itu istirahat sampai jam 3 lalu bermain game )


Hendra tersenyum


( nikmati lah masa muda kamu kak, yaudah , jangan lama lama kita video call , nanti kamu bosan lagi hehe ) kata hendra


Adara mengangguk


( i love you papi ) kata adara


( i love you kakak ) jawab hendra


Setelah itu adara mematikan ponselnya dan mengumpulkan di box kepada adinda . Adara kembali lagi memotong sayuran karena sosis tadi sudah di lanjutkan oleh teman teman nya


Gosip selalu di depan , sambil menunggu masakan jadi para cewek cewek terus mengosip membuat para cowok menggeleng kepalanya


" Dar , Lo ngeliat kaos kaki gua ga ? Tadi gua titip sama lo " kata rasya


Adara menoleh dia menujuk ke arah tas nya


" Di pinggir itu , ambil aja ya ,gua lagi tanggung "


Rasya mengambil tanpa di lihat oleh dara


" Ga ada dar , coba tinggalin dulu dimana lu taro" "


Hish !


Adara kesal dia langsung masuk ke tenda perempuan dia mencari kaos kaki milik rasya ternyata memang tak ada , lalu dimana adara taruh


" Di tas kamu kali , ga ada di aku "


" Kan aku titip kamu , panas di luar nanti belang kulit aku " kata rasya


Adara menemukan kaos kaki milik nya , dari pada bawel mending adara berikan saja , siapa tahu nanti malam dia menemukan kaos kaki milik rasya


" tadi papi mertua ngomong apa aja sama kamu "


Ck ! Adara tersenyum baru kali ini rasya mengatakan papi mertua


" Ya biasa , tanya aku lagi ngapain , terus jangan lupa tetap jaga sikap disini , gitu aja sih "


" Engak bilang kalo harus jagain menantu yang ganteng ini ? " goda rasya


" Dih, hahaha kepedean kamu " tawa adara


Rasya tersenyum , dia mengelus kepala adara lalu dia memberi kecupan singkat di kening nya

__ADS_1


" Aku mau lanjut masak dulu , kamu cepat keluar deh , nanti pada curiga " kata adara


Rasya mengangguk , sebelum dia keluar dari tenda wanita , dia memakai dulu kaos kakinya karena tempat lahan mereka matahari begitu aktiv


__ADS_2