
Kedua nya siap pergi ke club malam , teman adit juga mengirimkan satu mobil milik nya untuk beberapa hari adit disini berkendara
" Hati hati kepalanya " kata Adit menahan kepala Dara pada pintu itu
Keduanya pun segera pergi dan pergi ke club malam . Setiba nya disana Justin telah sampai dia membawa cewek nya dan kedua teman pria nya
Justin memperkenalkan Adit dan juga Dara. Mereka semua segera masuk kedalam duduk dan memesan minuman . Adit juga mengeluarkan rokok nya . Satu meja merokok tapi hanya Dara yang tidak . Dari tadi Dara meminta tapi adit melarang
" cukup minum aja sama dance disana nanti , no smoking ! " kata Adit menatap tajam Dara
" Baiklah suami ! " kata Dara takut
Adit merangkul pinggang dara untuk mendekat . Wanita itu terlihat cantik dengan dress terbuka warna hitam
Saat minuman datang satu persatu saling menuangkan
" Arghhh aku udah lama engak cicipin ini , makasih suami ku "
" Iya , nikmatin lah sehari ini , karena ini akan terakhir kali aku ajak kamu kesini "
" Siap " kata Dara
Adit tersenyum dia mengecup leher Dara ketika sang istri menuangkan minuman itu di mulutnya . 3 gelas Dara minum dan disaat itulah Dara sudah benar benar kacau
Adit hanya diam , adit tidak akan pernah menyentuh minuman itu . Karena adit akan menjaga Dara. Tak lama dari itu suara musik pun membuat mereka berdiri dan pergi ke sana
" ayuk bro kesana " Ajak Justin
" Ya nanti , duluan aja bro . Gua habisin rokok dulu " kata Adit
Mereka semua pergi hanya Dara dan Adit di meja itu . Dara langsung beler kepalanya dia letakan di meja
" Udah puas minum? Puas kamu bikin aku dosa ? Kalo engak mikirin kita honeymoon engak bakal aku izinin kamu ke sini ! Ini tanda aku sayang sama kamu , aku lakuin semuanya buat kamu mau kemana kamu pergi . Dan ini terakhir kali nya aku ajak kamu kesini . Okee " kata Adit merangkul bahu Dara
Dara mengangkat kepalanya dia menatap adit
" Kamu siapa ? Hehe kamu suami ku ya ? Kamu yang dokter hewan itu ? Hehe suami aku yang ganteng banyak uang nya . Tapi sayang . Dia galak . Hehehe jangan bilang bilang dia ya , hahaha"
Adit hanya tersenyum. Kenapa kalo Dara tersenyum dan ketawa . Wanita itu terlihat cantik banget
" mau minum lagi , tuangin. Haus haus "
Adit memberikan air mineral . Tapi Dara mendorong minuman itu dan terjatuh
" Minum ini bukan ini " kata Dara
Adit menuangkan pria itu hanya diam ketika Dara terus menegak minuman itu . Dia kadang berjoget karena musik nya begitu enak
" Bro , mau antar kesana nggak ? Kita joget disana yuk. Sekalian kita cari cowok cowok ganteng hehehe " kata Dara berdiri
Adit mengangguk dia merangkul sang istri pergi ke tempat dimana orang orang pada menari . Dara joget . Memang memang mantan dunia malam beda. Jogetan nya seperti sudah biasa
Dara melingkar tangan nya di leher adit . Wanita itu mencium bibir suaminya dan lama kelamaan ciuman itu malah menjadi nafsu bagi keduanya
" Hehe , makasih sudah di antar kesini ya " kata Dara
Adit mengangguk . Adit menikmati lagunya . Keduanya sama sama menari
__ADS_1
" Dar ... udah puas belum ? Adit ngantuk "
" Belum " jawab Dara
Adit mengangguk . Mereka kembali berjoget lagi
" Kamu cantik banget sayang " kata Adit
" Kamu juga ganteng banget suami ku "
Adit tersenyum mendengar pujian , berapa botol yang dara minum dan tepat jam 1 malam adit langsung mengajaknya pulang . Walaupun Dara tetap masih ingin disana
" gerah banget. Ac nya besarin dong " kata Dara
Dara membuka tali dresnya memperlihatkan milik nya
" wow dar . Kamu jangan bikin aku main di dalam mobil "
" Gerah . Aku ngantuk "
Tanpa aba aba lagi Dara langsung tertidur. Wanita itu megenggam tangan adit untuk menemani selama perjalanan . Dan sesekali juga tangan adit mengelus paha Dara. Kaki hingga mainan kesukaan di dada sana
Tiba lah di vila . Dara jalan sepoyongan masuk kedalam kamar. Wanita itu semakin berat saja . Entah kapan timbangan naik yang pasti semenjak menikah
Adit melepaskan semua pakaian nya dan kini pria itu sudah tidak tahan lagi untuk memakan sang istri lagi tidur
Adit yakin kok , nanti juga Dara bangun dan menikmati permainan ini
Terjadilah kejadian siang dan malam terus menikmati honeymoon mereka membuat bayi . Kali ini adit tidak lupa memakai pengaman
Dara terbangun ketika itu kepalanya bener bener sakit . Dan disitu juga adit baru selesai mandi
" Good morning suamiku " kata Dara
" Good morning istri cantikku"
Adit beranjak naik ranjang dia menindih istrinya mengecup kanan kiri leher hingga buah kesukaan di bawah itu
" Hehe , haus ya ? Suka nya susu yang dari pabrik nya langsung? "
" Emmm " kata Adit sebagai jawaban
" Sayang makasih untuk semalam . Kamu mabuk berat ya ? Aku engak engeh deh kalo sama kamu " kata Dara
" Iya kita sama sama mabuk , aku lemah banget sayang engak sehebat kamu " kata Adit . Adit terpaksa bohong karena supaya Dara tidak merasa beban pada adit
" Hehe , iya ya , aku selalu kuat minum nya. Btw aku mau bangun . Mau pipis sayang "
Adit terbaring di samping nya , pria itu hanya diam menatap kamar mandi . Tak lama kemudian Dara keluar dengan handuk kimono nya
" Mau teh atau kopi ? " Tanya Dara
" Mau kamu "
" Semalam udah kan , kita istirahat dulu "
" Baiklah, kopi aja " kata Adit
__ADS_1
Dara mengangguk , sebelum pergi buat kopi . Wanita itu sempat mencium bibir suaminya
" Sayang kopi nya udah jadi aku taruh depan ya ! "
Merasa tidak di tanggapin Dara kembali ke kamar . Suami nya itu malah lanjut tidur
" Adit ... jangan tidur lagi , kita mau sarapan loh "
" Hemmm "
" Tidur mulu kaya suami pengangguran " grutu Dara
Adit beranjak bangun
" Coba ngomong sekali lagi ? "
" Ngomong apa ? " kata Dara
" Gua engak budeg ya Dar ! Lo bilang gue kaya suami pengangguran? Bukan nya lo yang pengangguran? "
Dara terkejut mendengar hal itu dia melipat kedua tangan nya di dada
" Maksudnya apa gue pengangguran? Lo nyuruh gue kerja ? " Tanya Dara
" Ya lo duluan yang bilang gue suami pengangguran, asal lo tahu gue salama ini juga kerja buat lo , karena lo suka belanja beli ini itu . Kalo bukan karena gue , lo engak bisa belanja "
" Heh ! Itu tugas lo lah sebagai suami kasih uang ke gue , kalo lo nyuruh gue kerja . Gue bakalan kerja ! Engak perlu lagi gue minta uang sama lo " kata Dara
" Yaudah kerja sana , emang lo bisa apa ? Dasar anak manja ! " kata Adit
" tarik kata kata lo ! Gue bukan anak manja! "
Adit diam
" Lo nyuruh gue kerja kan ? Kalo gitu gue bakalan kerja kalo kita balik dari sini . Ketika uang gue banyak , gua bayar semua uang yang lo kasih ke gue , dari mulai kita pacaran. Jadi gue harap lo hitung hitung aja dari sekarang. Gue engak suka tuh di ungkit ungkit " kata Dara
" Emang lo bisa apa ? Masak aja engak bisa "
" Banyak gue kebiasaan, gue bisa bikin cowok puas ! Kalo lo nyuruh gue sekarang kerja. Gue bisa cari cowok yang bikin dia puas . Dalam sekedip mata gue bisa bayar lo "
Adit mengepalkan tangan nya , adit tahu apa yang di maksud Dara adalah menjadi wanita panggilan
" Susah si ya kalo orang udah kecanduan , apalagi sempat hamil "
Plakkk
Dara tak kuat dengan ucapan adit kali ini , Dara emang tidak suka di ungkit apalagi masa lalu nya
" Itu masa lalu gua , sekarang gua bukan kaya gitu lagi , kalo pun lo minta gua hamil sekarang , gua siap , tapi engak perlu ngungkit ngungkit kaya gini hiks hiks . Lo engak ada beda nya sama cowok cowok lain tahu ga ? Gua benci sama lo dit ! Hiks hiks"
Dara membuka lemari dia mengambil semua pakaian dia letakan di ranjang , Dara juga menarik koper dia mulai membuka koper memasukan barang barang nya
" Kamu duluan yang ngatain aku dar " kata Adit
Dara tidak peduli . Dia jujur sakit hati sama ucapan adit kali ini
Dara terus menangis, sakit banget hatinya apalagi di ungkit dengan suami sendiri . Sakit nya berkali kali lipat
__ADS_1