DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
History Rasya


__ADS_3

Di tempat tenda , alif merasa curiga kemana kedua sepasang kekasih itu pergi . Kenapa lama sekali


" Gua jadi takut sama mereka berdua berantem,  susul yuk " kata Zivana


" dari tadi gua juga mikirin , yang ada niatnya kita liburan disini malah mendadak hening ga enak gini " kata Alif


" kalian kesana aja , gua disini jaga tenda " Kata Vevina


Mereka ber tujuh mencari keberadaan Adara dan Rasya , awalnya adara bilang mau ke toilet . Jadi tujuan mereka adalah yang pertama toilet


Tak ada keberadaan tiba tiba alif mendengar suara air mengalir


" Kita ke arah sana aja deh , kali aja mereka disana "


Mereka setuju dan segera berjalan ke arah kanan , tak jauh dari toilet


Dan benar


Mereka semua terdiam saat mendengar rasya berbicara tapi menangisak


" Papa ku sering bulak balik Malaysia - Indonesia dar , tapi ketika papa ku ke Indonesia sering ko ajak keluarga liburan bersama dan papa ku juga sering minta maaf karena engak terlalu sering dirumah , dan beberapa kali aku pernah liat mama di antar laki-laki lain , aku pikir dia teman mama , tapi .... "


Adara yang tak sengaja melihat ke arah belakang,  mengkat tangan nya pertanda untuk diam


Karena bagaimana pun Rasya adalah sosok pria yang jarang sekali bercerita . Mereka semua mendengar isi hati rasya


Dan bisa di artikan kenapa tadi pagi Kedua orang tuanya tak mengantar rasya , yang jelas kedua orang tua rasya memiliki masalah dalam keluarga


" Beberapa kali dar gua mencoba bunuh diri , dari mulai minum obat nyamuk, pengharum ruangan , gua ga kuat dar , orang mikir pasti kehidupan gua enak tanpa ada masalah , mereka engak tahu di dalam itu hiks hiks "


Adara masih diam dia terus mengelus punggung rasya . Sampai akhirnya alif mengajak teman temannya kembali ke tenda . Membuatkan rasya cerita semua masalah kehidupan nya dengan Adara . Lagi pula adara juga kekasih nya . Pikir Alif


" Sebagai anak satu satunya , gua pengen di perhatiin , di kasih sayang ,di tanya sudah makan atau belum , di larang ketika gua melakukan sesuatu,  gua butuh sosok Ayah dan ibu dar . Mereka ....hiks hiks "


" Mereka kerja kan juga buat kamu sekolah juga " kata adara

__ADS_1


" Kamu ga pernah tahu jadi aku dar,  ketika aku sakit , engak ada satu pun orang yang peduli kecuali kamu ,aku muntah muntah , aku keram kaki aku , mana peduli orang tua aku . Aku berusaha untuk menghubungi papa ku , mama ku ,mereka sibuk kerja " kata Rasya lagi


" Kamu enak dar , punya orang tua yang posesif,  yang sayang sama kamu . Aku ? Mana pernah dar . Kehidupan aku sepi , yang mereka tahu aku hanya butuh uang uang uang ! Aku butuh kasih sayang dar " kata Rasya lagi


Kalo ini adara bener bener luluh,  dia bener bener terharu dan adara juga menangis


" Aku minta sama kamu Dar , apapun masalah nya , jangan tinggalin aku ,aku cuma punya kamu , aku ga bisa percaya lagi sama orang " kata rasya mengangkup pipi adara


" Janji sama aku dar , kalo kamu engak akan ninggalin aku " lanjut Rasya lagi


Adara langsung memeluk rasya ,dia megangguk sebagai tanda ucapan


" hati aku sakit sya ngeliat kamu nangis begini , biasanya kamu happy, buat sekeliling kamu ketawa tapi kali ini aku bener bener ngeliat sosok kamu yang beda" kata adara


" Aku gapapa" kata Rasya berusaha tegar


*


Dari balik mendengar cerita rasya , semuanya bilang kepada Vevina , karena cuma dia yang tak tahu masalah nya . Dan adinda juga meminta semuanya seolah pura pura ga tahu apa yang terjadi ,walaupun tadi adara sempat meminta anak anak untuk diam , dan jangan mendekat


Yang di anggkuin mereka


" Kasian gua sama Rasya " kata Zivana


" Setiap keluarga pasti punya masalah masing masing , tinggal dari kita nya aja bikin dia senang seharian ini " kata alif


Mereka mengangguk dan diam sejenak memikirkan masing masing


" Udah mau malam nih , mandi dulu ah, kalian pada mandi gih sana " kata Adinda


Semuanya setuju karena kamar mandi begitu banyak akhirnya mereka pada mandi


*


Di curug , adara membersihkan wajah rasya dengan air segar sesekali juga rasya jahil kepada adara

__ADS_1


" Oh iya kamu udah haid belum ? " kata rasya


"  Kenapa emang ? "


" Ya gapapa , nanya aja " kata Rasya , padahal ada satu hal yang membuat Rasya ketakutan


" Aku lagi haid ,tadi pagi "


Rasya menghela nafas


" Syukur lah " katanya


Adara mengerutkan keningnya , melihat sudah lama di tempat ini Akhirnya Rasya mengajak adara kembali ke tenda


" Nanti malam aku mau makan mie instan boleh ya ? " kata Adara


" Boleh " kata Rasya


Adara mengangguk dia memeluk pinggang rasya selama berjalan menuju tenda,  tapi begitu dekat dekat tenda , adara melepaskan tangan itu


" Pada kemana ? Kok sepi ? " kata Adara pada Zivana , karena hanya Zivana yang berada di lahan tenda tetapi wanita itu sedang merebus air


" Pada mandi , dar tolong ambil termos di tenda alif sana dong , buat nanti anak anak makan mie , jadi ga perlu buat air panas lagi " kata Zivana


Adara mengangguk


" Yaudah mandi sana , kenapa diam aja   yang lain aja pada mandi " kata adara perhatian


" Iya sayang , aku ambil baju ganti dulu " kata rasya


Adara mengangguk , dia menuangkan hati hati air panas tersebut di termos lalu dia melihat bahan makanan lain untuk di masak , buat makan malam nanti


" Anak anak cerita masalah rasya ya ? " kata adara pada Zivana


" Iya , tapi anak anak tutup mulut karena tau sendiri Rasya itu anaknya happy banget ,dia engak mau tunjukin masalah kehidupan sama orang orang " kata Zivana

__ADS_1


Adara mengangguk


__ADS_2