
Di tempat tenda , alif merasa curiga kemana kedua sepasang kekasih itu pergi . Kenapa lama sekali
" Gua jadi takut sama mereka berdua berantem, susul yuk " kata Zivana
" dari tadi gua juga mikirin , yang ada niatnya kita liburan disini malah mendadak hening ga enak gini " kata Alif
" kalian kesana aja , gua disini jaga tenda " Kata Vevina
Mereka ber tujuh mencari keberadaan Adara dan Rasya , awalnya adara bilang mau ke toilet . Jadi tujuan mereka adalah yang pertama toilet
Tak ada keberadaan tiba tiba alif mendengar suara air mengalir
" Kita ke arah sana aja deh , kali aja mereka disana "
Mereka setuju dan segera berjalan ke arah kanan , tak jauh dari toilet
Dan benar
Mereka semua terdiam saat mendengar rasya berbicara tapi menangisak
" Papa ku sering bulak balik Malaysia - Indonesia dar , tapi ketika papa ku ke Indonesia sering ko ajak keluarga liburan bersama dan papa ku juga sering minta maaf karena engak terlalu sering dirumah , dan beberapa kali aku pernah liat mama di antar laki-laki lain , aku pikir dia teman mama , tapi .... "
Adara yang tak sengaja melihat ke arah belakang, mengkat tangan nya pertanda untuk diam
Karena bagaimana pun Rasya adalah sosok pria yang jarang sekali bercerita . Mereka semua mendengar isi hati rasya
Dan bisa di artikan kenapa tadi pagi Kedua orang tuanya tak mengantar rasya , yang jelas kedua orang tua rasya memiliki masalah dalam keluarga
" Beberapa kali dar gua mencoba bunuh diri , dari mulai minum obat nyamuk, pengharum ruangan , gua ga kuat dar , orang mikir pasti kehidupan gua enak tanpa ada masalah , mereka engak tahu di dalam itu hiks hiks "
Adara masih diam dia terus mengelus punggung rasya . Sampai akhirnya alif mengajak teman temannya kembali ke tenda . Membuatkan rasya cerita semua masalah kehidupan nya dengan Adara . Lagi pula adara juga kekasih nya . Pikir Alif
" Sebagai anak satu satunya , gua pengen di perhatiin , di kasih sayang ,di tanya sudah makan atau belum , di larang ketika gua melakukan sesuatu, gua butuh sosok Ayah dan ibu dar . Mereka ....hiks hiks "
" Mereka kerja kan juga buat kamu sekolah juga " kata adara
__ADS_1
" Kamu ga pernah tahu jadi aku dar, ketika aku sakit , engak ada satu pun orang yang peduli kecuali kamu ,aku muntah muntah , aku keram kaki aku , mana peduli orang tua aku . Aku berusaha untuk menghubungi papa ku , mama ku ,mereka sibuk kerja " kata Rasya lagi
" Kamu enak dar , punya orang tua yang posesif, yang sayang sama kamu . Aku ? Mana pernah dar . Kehidupan aku sepi , yang mereka tahu aku hanya butuh uang uang uang ! Aku butuh kasih sayang dar " kata Rasya lagi
Kalo ini adara bener bener luluh, dia bener bener terharu dan adara juga menangis
" Aku minta sama kamu Dar , apapun masalah nya , jangan tinggalin aku ,aku cuma punya kamu , aku ga bisa percaya lagi sama orang " kata rasya mengangkup pipi adara
" Janji sama aku dar , kalo kamu engak akan ninggalin aku " lanjut Rasya lagi
Adara langsung memeluk rasya ,dia megangguk sebagai tanda ucapan
" hati aku sakit sya ngeliat kamu nangis begini , biasanya kamu happy, buat sekeliling kamu ketawa tapi kali ini aku bener bener ngeliat sosok kamu yang beda" kata adara
" Aku gapapa" kata Rasya berusaha tegar
*
Dari balik mendengar cerita rasya , semuanya bilang kepada Vevina , karena cuma dia yang tak tahu masalah nya . Dan adinda juga meminta semuanya seolah pura pura ga tahu apa yang terjadi ,walaupun tadi adara sempat meminta anak anak untuk diam , dan jangan mendekat
Yang di anggkuin mereka
" Kasian gua sama Rasya " kata Zivana
" Setiap keluarga pasti punya masalah masing masing , tinggal dari kita nya aja bikin dia senang seharian ini " kata alif
Mereka mengangguk dan diam sejenak memikirkan masing masing
" Udah mau malam nih , mandi dulu ah, kalian pada mandi gih sana " kata Adinda
Semuanya setuju karena kamar mandi begitu banyak akhirnya mereka pada mandi
*
Di curug , adara membersihkan wajah rasya dengan air segar sesekali juga rasya jahil kepada adara
__ADS_1
" Oh iya kamu udah haid belum ? " kata rasya
" Kenapa emang ? "
" Ya gapapa , nanya aja " kata Rasya , padahal ada satu hal yang membuat Rasya ketakutan
" Aku lagi haid ,tadi pagi "
Rasya menghela nafas
" Syukur lah " katanya
Adara mengerutkan keningnya , melihat sudah lama di tempat ini Akhirnya Rasya mengajak adara kembali ke tenda
" Nanti malam aku mau makan mie instan boleh ya ? " kata Adara
" Boleh " kata Rasya
Adara mengangguk dia memeluk pinggang rasya selama berjalan menuju tenda, tapi begitu dekat dekat tenda , adara melepaskan tangan itu
" Pada kemana ? Kok sepi ? " kata Adara pada Zivana , karena hanya Zivana yang berada di lahan tenda tetapi wanita itu sedang merebus air
" Pada mandi , dar tolong ambil termos di tenda alif sana dong , buat nanti anak anak makan mie , jadi ga perlu buat air panas lagi " kata Zivana
Adara mengangguk
" Yaudah mandi sana , kenapa diam aja yang lain aja pada mandi " kata adara perhatian
" Iya sayang , aku ambil baju ganti dulu " kata rasya
Adara mengangguk , dia menuangkan hati hati air panas tersebut di termos lalu dia melihat bahan makanan lain untuk di masak , buat makan malam nanti
" Anak anak cerita masalah rasya ya ? " kata adara pada Zivana
" Iya , tapi anak anak tutup mulut karena tau sendiri Rasya itu anaknya happy banget ,dia engak mau tunjukin masalah kehidupan sama orang orang " kata Zivana
__ADS_1
Adara mengangguk