DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 110


__ADS_3

Topik pembicaraan sebelum tidur. Adit menatap nya sambil mengelus kepala Dara . Tatapan cinta dari keduanya menahan untuk tidak berhubungan


" Kapan kapan kita dugem yukkk , ayo lah masih muda , kita harus menikmati sesekali masa nakal , kan sama suami sendiri " kata Dara memohon


" Emmmmmm "


" Kamu belom pernah kan ? Sesekali aja , biar kamu engak penasaran pas udah umur 30 an . Lagian kalo emang nanti dugem terus berhubungan. Kan sama istri sendiri " pinta Dara


" Iya udah iya boleh , tapi nanti kalo kita liburan ke bali . Kita akan ke club malam disana, ok ? Kamu tahu sendirikan aku itu banyak kenalan disini , gimana kalo reputasi aku hancur " Tanya Adit


" Yeeeeey asik , iya udah iya sayang kuuu. Jadi kapan niatnya kita ke bali ? "


" Minggu ini gimana ? Kita belum sempat honeymoon loh sayang ? Kamu itu udah tahu belum kita mau kemana ? Nanti keburu papa lupa sama honeymoon kita " kata Adit


" Aku pengen ke paris, terus foto di menara eiffel. Kaya adit sama tita film Eiffel im in love "


" Kapan kapan kita kesana ya , seru pasti ..."


" Asikkkk , makasih sayang " kata Dara menatap genit sambil tersenyum


" Dar? " kata Adit


" Ya ? Mau ? " Tanya Dara


Adit mengangguk sebagai jawaban nya. Dara pun siap melayani kapan pun suaminya itu berkeinginan


##


" Papi dong kalo kita punya anak di panggil nya aku , biar manja manja gitu " kata Rasya


" Aku maunya di panggil bunda , tapi nanti malah geli sendiri " kata Dinda


Dara mengusap telinganya kenapa juga mereka membahas panggilan nama untuk anak anaknya nanti


" Yaudah aku papa deh , kamu jangan bunda ah , apaan si "


" Dih kenapa kamu yang ngatur ! "


Dara menoleh pada dua anak yang sempat sempatnya membahas hal itu ketika makan siang di dalam mobil . Ya mereka bertiga makan bekal di dalam mobil milik Rasya


Karena pada dasar nya mereka harus irit untuk kebutuhan hidup

__ADS_1


" Kalian bahas panggilan, emang nya udah niat mau program hamil ? "


" belum ! " jawab keduanya


" Terus kenapa bahas ini sekarang? Nanti aja kali . Lagian kan kita janjian mau program hamil 2 atau 3 tahun lagi biar di kepala 2 " kata Dara


" Bener juga, masih lama, ayang niiii" kata Dinda


Dara tersenyum lalu tiba tiba dia tertawa ngakak " Hahaha ayang ... sejak kapan lo manggil Rasya ayang ? "


" ih dia tahu dar maunya di panggil ayang , gue mah maunya sayang aja , pake ayang ayangan " kata Dinda protes


Rasya hanya tersenyum, memang dia yang minta untuk di panggil ayang


" Btw gue lupa bilang sama lo , gue event drama gitu di sebuah acara mall . Lo dateng dong dar "


" Serius ? Keren keren . Btw gue jadi pengen ikut ituan deh . Cuma lo tahu sendiri gue bosenan . Ini aja gue kek males banget buat masuk kelas masak kalo bukan karena adit yang desak "


" Tuhkan bener kata adit ,lo anaknya bosenan . Dar . Kelas masak lo juga beberapa kali lagi ini . Nikmatin aja " kata Dinda


Tok Tok Tok


Mereka bertiga menoleh dimana yang mengetuk pintu mobil itu adalah Adit . Adit masuk dia menyapa Rasya juga Dinda


" Dar , kamu megang Cash nggak ? Aku mau beli rokok , engak ada Cash! Ke atm juga disana lagi di benerin "


Dara menurunkan tempat bekal , lalu dia mengambil dompet beberapa lembar untuk suaminya . Memang Dara selalu memegang Cash untuk adit membeli apapun entah jajanan, atau rokok dll


" Makasih dar . Enak lagi makanan nya . Aku makan dulu ah , suapin " Kata Adit


Dara terus menyuapi , padahal Dara lagi lapar laparnya tapi ngga papa yang penting suami dulu


" Masa mereka belom program hamil udah repot sama panggilan untuk anak anak nanti, dari tadi tuh mereka debat terus yang satu maunya di panggil papi yang satu lagi di panggil bunda . Terus ujung ujung nya di panggil yang satu maunya papa yang satu lagi belom tau mau di panggil apa " kata Dara mengadu pada Adit


" Hahaha , lucu banget " kata Adit


Mereka berempat tertawa lagi , tak lama kemudian adit di telpon teman nya untuk menemuinya di fakultas kedokteran


" Nanti aku pulang nya mau nonton bioskop sama Dinda, boleh ? "


" Boleh dong, tapi nanti kabarin yaa " kata Adit menutup pintu mobilnya

__ADS_1


Beberapa jam kemudian mereka bertiga kembali ke kelas lagi untuk kelas kedua .


" Kamu pulang nya jangan malam malam loh , lagi musim hujan gini , atau nanti aku aja yang jemput kalo di atas jam 7 malam " kata Adit


" Gapapa nanti aku naik taksi pulang nya , kamu capek " kata Dara


Adit menggeleng kepalanya " Fix ! Lebih aman aku yang jemput " kata Adit


" Yaudah iya ok pak suami! " kata Dara memberi hormat


Dara mengulurkan tangannya untuk menyalimi tangan adit sebelum suaminya itu pergi ke kantor


" Kamu ada Cash lagi engak sayang ? "


" Ada , mau berapa ? Kenapa engak ambil aja sih ? " kata Dara


" Lima ratus ribu deh sayang, males ah ngantri panjang "


Dara mengeluarkan dompet nya dia memberikan adit lima ratus ribu . Adit tersenyum ketika dirinya di berikan uang banyak oleh sang istri


Adit melebarkan tangan nya untuk memeluk Dara


" Belanja yang banyak nanti disana , jangan pikirin mahal atau murah nya , dan sekalian juga kalo Dinda mau apa apa di belikan . Aku lama lama kasihan sama mereka berdua "


" Iya sayang , makasih ya Dit! " kata Dara


Adit mengangguk dia terus memeluk Dara untuk perpisahan mereka siang ini. Keduanya sama sama untuk memiliki kesibukan. Adit kerja dan Dara menghabiskan uang nya . Adil bukan ?


" Oh iya btw , tadi aku sempat mau booking tiket buat jumat nanti , aku serius loh ngajak honeymoon dari jumat sampai minggu . Ayuk yukkkk. Bali deh yang deket , katanya mau dugem " kata Adit


" Kamu beneran ngajak dugem dit ? Serius nggak nih. Aku udah lama engak minum ! "


" Serius ! Aku juga udah lama , sesekali engak papa kan ngajak istri ke dunia malam " kata Adit


" Yesssss! Ayuuuuukkkk aku udah semangat banget nih , fix kita ke bali . Aku ada sih tau beberapa tempat club yang terkenal . Mungkin kita bisa reservasi nanti disana "


" Yaudah kamu atur aja lah , aku engak ngerti gitu gituan . Nanti aku booking tiket pesawat sama hotel sayang " kata Adit


" Iya , uhhh jadi makin cinta deh sama suami aku yang ganteng ini "


Adit tersenyum mendengarnya " Kamu nanti beli pakaian sexy dong, buat persiapan disana sayang "

__ADS_1


Dara langsung memukul dada adit " Ihhh nakalnyaaaa suami ku ini , ujung ujung nya tetep request yaaaa, tapi baiklah , demi kelanggengan hubungan kita "


__ADS_2