DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Ajakan Nikah


__ADS_3

Dara menatap tajam pada Rasya ketika pria itu di datangi mantan nya membawa bingkisan makanan


" Kak , kakak bilang suka sama roti bakar kemarin . Nih aku buat untuk kakak . Khusus loh " kata adik kelas


Dara melipat kedua tangannya menatap Drama di pojok sana


" Hem gini ya , jen , Kakak sebetulnya udah kenyang,  kakak hargai makanan kamu tapi kakak jujur udah engak kuat lagi buat makan sebanyak ini " kata Rasya pelan supaya Adik kelas ini tidak tersinggung


" Kalo gitu aku taruh sini aja ya kak , biar kakak bisa bagi bagi ke teman teman "


" Uhuk... " Batuk Dara


Rasya menatap nya . Ketika saat itu Dara pura pura untuk minum


" Takut nya engak di makan , jadi lebih baik di bawa aja ga sih ? Pasti kan temen temen kelas pada mau juga kan . Cobain . Enak kok " kata Rasya


Adik kelas itu terdiam.  Tak berapa lama ada teman teman dari Rasya


" Aku taruh sini aja ya kak , ada teman teman kakak juga disini . Aku balik ke kelas dulu " ucap nya


Rasya langsung menghampiri Dara.  Sudah di pastikan pagi pagi begini . Dara cemburu


" makan tuh roti nya . Hargain pemberian orang " Ketus Dara


Rasya menggeleng kepalanya


" Dar ... kamu lihat sendiri kan kemarin aku putusin dia . Dar . Dia yang datang ke kelas"


" Hargain pemberian orang , lu ga tau kan cara buat dia belain bangun pagi buat lo . Yaudah makan lah " kata Dara kesel


Rasya berkali kali memegang tangan Dara tapi di tepis


" Aku buang beneran dar ! Biar kamu berhenti cuekin aku " kata Rasya


Dara hanya diam . Tak lama kemudian teman temannya datang . Dara tertuju pada mereka ketimbang pada Rasya yang dari tadi memohon


Rasya mengambil tempat bekal lalu dia bagikan roti itu untuk teman temannya


" Sisain satu buat Rasya , dia lapar ! " kata Dara sengaja


" Kamu apaansih Dar , pagi pagi . Bikin berantem aja " kata Rasya kesel


Rasya membagikan roti bakar potong potong itu pada temannya . Mereka bilang roti itu enak


" iya lah enak , orang spesial , buat nya pake cinta "


Kali ini rasya tidak tahan lagi dengan ocehan Dara . Dia langsung menangkup pipi Dara. Dara di buat terkejut . Apa sih maksudnya


Cup


" Wow.... " ucap nya teman teman


Satu kelas menatap mereka berdua . Secara terang terangan . Rasya mengecup bibir Dara

__ADS_1


Dara di buat malu , langsung Dara dorong Rasya hampir saja bokong itu mengenai kayu bangku kosong rapuhan


" Gila .. " kata Dara begitu kesal


Rasya tersenyum dia segera kembali ke tempat duduk asalnya


" Bener kan kata gua , balikan  ! Sok muna lo nangis nangis kemarin , gue benci Rasya! Hasilnya balikan lagi " ejek Dinda


Dara merangkul sahabatnya itu dia mencolek dagu nya


" Cemburu ya ! " ejek nya


" Jangan stres masih pagi ! Lagian gini gini Adik lo udah mulai posesif sama gua , gara gara kemari gua lupa ngabarin setelah balik mall "


Dara yang tertarik dengan cerita itu langsung mode serius


" Terus gimana tuh? "


" Yah dia marah marah , sampai sekarang pun masih marah . Gemesh ya ngeliat Adik lo ngambek gitu . Pengen gue cium " kata Dinda


" Ajak nakal gih , tapi ingat jangan aneh aneh nakalnya . Obat di larang masuk ketubuh Adik gua . Kalo mau minum silahkan " kata Dara memperbolehkan Dinda dan Haidar berbuat nakal


Mereka baru merasakan jatuh cinta , tak ada salahnya menikmati masa muda


" Boleh nganu? " Tanya Dinda mengejek


" Silahkan,  tapi pake pengaman ya "


Keduanya langsung tertawa membuat teman temannya menatap satu meja itu


##


" Ngapain dia kerumah kamu " Tanya Rasya


" Mana aku tahu ! " jawab Dara


Keduanya keluar dari mobil , Adit tersenyum saat Dara menghampirinya . Bahkan Adit mengulurkan tangannya agar Dara mencium nya


Plak


Rasya mengibas tangan Adit , lalu dia mendorong tubuh pria yang lebih dewasa itu . Tanpa berkata apa apa Dara mendorong keduanya memisahkan mereka berdua


" Nih cewek gua ! Jangan macam macam sentuh sentuh ! " Kata Rasya


Ck !


" Masih bocah! Belajar dulu deh yang bener , biar nanti kuliah engak kaget "


" Sialan lo ! " Teriak Rasya


Dara memeluk Rasya menenangkan kekasihnya itu


" Udah , udah . Kamu mending pulang deh sayang ! " kata Dara begitu lembut

__ADS_1


Dara mengelus dada Rasya supaya kekasihnya itu tenang


" Kamu pulang , nanti sampai rumah kita video call " Kata Dara


Rasya mengangguk , tatapan itu begitu tajam pada Adit


Cup


Dara mengecup pipi Rasya , supaya kekasih nya itu segera pergi . Setelah meninggalkan rumah Dara . Dara langsung menatap tajam Adit


" Jangan macem macem sama cowok gua ya kak ! "


" Kalian balikan ? " kata Adit


" Kita emang ga putus , cuma kemarin break " kata Dara


Adit hanya diam . Keduanya masuk kedalan rumah . Sambutan baik dari kedua orang tua Dara untuk mereka berdua


##


" Dara ... apa kamu setuju kalo kamu sama adit menikah sirih sekarang ? " kata Om Adnan


Dara terdiam , menatap kedua orang tuanya lalu menatap Adit . Saat ini mereka telah makan keluarga di salah satu restoran sunda


" Em... a.. " Gugup Dara


Dara menatap adit


" Sial nih kak adit , bukannya bantuin gua ! "  Batin dara


Om adnan mengangkat alisnya.  Meminta jawaban dari Dara


" Apa engak sebaiknya nunggu aku siap dulu om , aku kan masih sekolah dan aku juga belum ada persiapan untuk siap jadi istri kak adit . Dari awal kan sudah di omongin nunggu aku siap atau nunggu saat kak adit lulus kuliah "


" Om pikir akan kelamaan , takut nya di antara kalian itu udah di ambil orang lain " Ucap Om Adnan


" Aku mau focus ujian dulu om , tolong jangan bahas ini dulu " kata Dara tegas


Papi dan mama menatap Dara menggeleng , tentu saja keduanya merasa tak enak dengan penolakan Dara


" Yaudah , baiklah kalo kamu mau focus ujian dulu " kata Om Adnan


Dara mengangguk , dia izin pergi ke toilet . Begitu keluar toilet Dara di kejutkan oleh Adit


" Dari pada berbuat zina, mending kita nikah sirih Dar " kata Adit


" Kak , gua itu punya pacar,  dan gua ga bisa ninggalin cowok gua kak , lagian dari awal juga kan bilang nanti nunggu lo lulus kuliah . Kenapa jadi berubah lagi?"


Adit terdiam , lalu dia menundukan kepalanya.  Megenggam tangan Dara


" Dar , gua suka sama lo "


" Gua tahu , cuma kan lo sendiri yang bilang,  cinta tak harus memiliki ? " jawab Dara

__ADS_1


__ADS_2