
Drt ...
Drt...
Ilhamadit_
Gua lupa bilang sama lo , dokter menyarankan untuk istirahat selama 2 hari . Jadi gua harap lo jangan sekolah dulu
Adara melebarkan matanya . Mana bisa dia 2 hari ga sekolah . Alasan apa nanti !
Ilhamadit_
Nanti gua kirim buah sama makanan yang enak
Tanpa membalas pesan adara melakukan video call
( Istirahat yang cukup jangan melakukan apa apa ! Nanti siang gua kirim makanan sama buah )
( Kak adit , makasih ) kata adara begitu malu
Adit mengangguk
( Kita tutupin masalah ini , kita jaga rahasia hanya kita berdua yang tau ) kata adit
( Gua sayang lo kak , gua sadar setiap ada masalah selalu lo yang dampingin gua . Cuma untuk saat ini gua belum bisa lepasin cowok gua kak )
Adit memejamkan matanya
( Gapapa , cinta ga harus di balaskan ? ) Tanya adit
( Tunggu ! Lo cinta sama gua kak ? )
Tut ...
Dara terdiam sesaat . Tunggu ! Tadi adit bilang ' Cinta Ga Harus Memiliki '
" Kalo bercanda jangan gitu kak , gua yakin lo itu simpati sama gua karena perjodohan ini. lagi pula lo udah janji sama papi buat jaga gua " gumam Dara
Pikiran Dara terhenti ketika mama Dinda mengetuk
" Aku ... ga sekolah ya mah , badan aku lagi ga enak " kata dara
Cekrek
Dinda masuk begitu saja dia menangkup kedua wajah Dara. Terlihat pucat memang
" Yaudah , seengaknya kita sarapan dulu . Papi pasti tanya sama kamu kenapa kamu sakit! " kata mama Dinda
__ADS_1
Adara mengangguk
Papi hendra menatap adara di depan nya . Tak lama kemudian susu hangat kesukaan dara datang
" Jadi kamu sakit ? Apa yang kamu rasain ? Apa kita perlu kedokter? " kata Papi hendra
" Oh ga usah pi . lagian Lemes badan aku , terus juga ga enak gitu , pegel pegel juga mungkin kecapean "
Hendra mengangguk
" Yaudah izin sekolah aja ya . Untuk hari ini kamu istirahat " kata Hendra
Adara mengangguk . Sarapan pun segera di mulai . Di sela sela sarapan
" Nanti mama ikut papi ke kantor , ga lama sih sore pulang , kamu gapapa kan sendiri dirumah ? Ada mba juga ko " kata papi Hendra
Adara mengangguk
" Tadi aku juga sempat telponan sama kak adit , dia nanti mau kirim makanan sama buah "
Adinda dan hendra tersenyum mendengar itu . Hal itu membuat haidar juga adara menatapnya
" Papi senang kamu sama adit dekat ! "
Adara terdiam. Adara tahu apa yang di maksut papi nya itu . Papi nya pikir pasti adara sama adit ada hubungan
Hendra maupun adinda tersenyum keduanya malah senang
" Kalo sama adit , mama setuju , anaknya juga baik kok , keliatan nya juga tanggung jawab " kata Adinda
" Ga salah kan pilihan papi ma ? Cocok buat anak kita yang cantik ini " kata Hendra
" Apasi papi , mama ! Aku ga ada apa apa . Lagian kita dekat juga sebagai adik dan kakak aja "
Kedua orang tua itu hanya bisa tersenyum. Cukup tahu hubungan adit dan dara . Gapapa anaknya itu bilang hubungan nya masih adik kakak . Tapi kalo di lihat perhatian nya Adit . Pasti mereka ada hubungan . Mungkin masih malu malu
" Aku pamit sekolah dulu " kata Haidar
Haidar menyalimi kedua orang tuanya lalu dia mengacak rambut adara sebagai pamit
" Adik kurang ajar ! " ketus Dara
Haidar terkekeh mendengarnya . Lalu dia segera menyalakan mobilnya dan berangkat sekolah
##
📩 me
__ADS_1
Sya , aku tau kamu sayang banget sama aku . Tapi jujur aku ga bisa lanjutin hubungan ini . Aku nyaman kita sebagai teman . Aku merasa beda ketika aku sama kamu . Aku yang cemburuan, posesif. Aku tau kamu risih . Begitu pun juga kamu pasti engak mau di larang larang . Aku mau kita putus !
Centang dua biru
Drt....
Drt...
Drt...
Adara hanya megenggam ponselnya , pesan dan panggilan dari Rasya terus bernotifikasi
📩 Sayangku
Kamu lagi kenapa sih ? Aku ga mau ! Dar kalo ada masalah kita bisa ngomong baik baik , apa aku ada salah sama kamu
📩 Sayangku
Angkat telpon nya sebentar ya , aku mau ngomong
Drt...
Drt...
Drt...
Tin tin
Adara meninggalkan ponselnya , menatap jendela . Tanpa berlama lama lagi dia segera turun kebawah menyambut kedatangan adit
" Duduk di luar aja ya , engak ada mama sama papi soalnya " kata Dara
Adit mengangguk , mereka duduk di teras depan berduaan . Adit mengeluarkan makanan sehat juga buah . Sebelum berniat membelikan itu adit bertanya pada teman nya yang sudah menjadi dokter kandungan
Setelah itu adit membelikan dan langsung pergi kesini
" Maksudnya yang di telpon tadi apa ya kak ? " Tanya Dara
" Yang mana ? " Tanya Adit mulai panik
" itu yang cinta cintaan " kata Dara
Adit menghela nafas
" Lupain aja , gua ga ingat " kata Adit
Adara terdiam . Bilang aja adit engak mau membahasnya. Kata Dara dalam hati.
__ADS_1