DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 88


__ADS_3

Ketika lagi asik makan , mereka berdua sibuk sama ponsel nya masing masing . Tiba tiba Dara keingat beberapa hari lalu saat Dira datang ke kampus . Dia mengajak Dara untuk makan di apartemen nya


" Kak ... "


Adit mengangkat kepalanya " Iya ? "


" Waktu Adit makan malam di apartemen sama Dira itu berdua doang ? " Tanya Dara


Adit mengerutkan keningnya , terlihat pria itu sangat bingung


" Hah ? Gimana ? "


" Ih pura pura lupa deh , sebel ! "


" Ya apa , adit engak ngerti yang di maksud kamu "


" itu yang katanya Dira datang ke kampus dia kan sempet ngobrol sama aku . Dia ngajak aku buat malam malam . Katanya nanti malam kalian berdua adit sama dira mau makan malam di apartemen nya , itu kalian yakin berdua doang ? "


Adit tersenyum mendengar itu . Membuat Dara kesel


" Kamu mau aja ya di jailin sama Dira .  Aku pernah bilang sama Dira kalo kamu orangnya cemburuan.  Mungkin dia nguji kesabaran kamu . Hahaha , mau aja di jailin "


Dara memonyongkan mulutnya , dia melempar bekas tissue pada Adit


" Oh jadi kakak bilang sama dira kalo aku cemburuan ? Kakak apa apaansi ! "


" Ya habis kesel banget selalu ada perdebatan.  Bukan tanpa alasan aku ngomong.  Waktu itu dia sempat bahas buat ngajak bisnis kecantikan gitu . Terus aku bilang . Besok aja bahas nya gue lagi sumpek banget sama percintaan . Ya dia nanya yaudah aku bilang kamu cemburu "


Dara melebarkan matanya " Kak adit sumpah ya, lo engak bisa jaga mulut banget.  Coba lo pikir emang gue pernah cerita cerita kaya gitu sama Dinda kalo lo orang nya gini gini gini? "


" Ya mungkin pernah , tapi aku engak tahu!" Jawab adit


" Engak pernah ya Dit!! "


Adit mengangguk " Iya iya . Adit lagi engak mau beratem. Adit lagi nonton bola ini " kata Adit langsung mengelus pipi Dara


Dara mengangguk . Sambil menunggu makanan datang keduanya masih bermain hp


" Nanti sebelum pulang,  adit mau ajak Dara cari cincin dulu "


" Adit mau melamar Dara ? "

__ADS_1


" Iya , biar kamu engak rese minta putus putus . Mending aku nikahin"


Dara tersenyum puas dia langsung mengenggam tangan Adit mencium nya


" Mulai hari ini Dara janji , engak bakal rese lagi sama calon suami "


Adit mengelus kepala Dara . Saat makanan datang keduanya terdiam . Makanan di hidangan yang enak enak tentunya


" Adit ... dara mau di suapin "


Adit terdiam dia menatap sekeliling mendadak restoran itu ramai


" Makan sendiri dar , adit malu kalo banyak orang "


Dara langsung memonyongkan bibirnya lalu dia melahap makanan sendiri.  Selesai makan itu keduanya segera pergi ke tempat toko perhiasan


Adit hanya diam ketika Dara memilih cincin yang bagus bagus


" Mau di tanya dulu sama calon suami saya . Sayang .... ! " Panggil dara


Adit beranjak bangun dia menatap cincin yang sudah di pilih Dara


" Yang mana yang cocok ? Bagus yang ini atau yang ini . Aku suka warna nya . Sederhana tapi mewah "


" Aku bingung "


Adit menatap cincin dia memakaikan cincin itu satu persatu di tangan dara


" Yang ini "


" Yang ini aja yang berlian. Kira kira kapan jadinya ya ? "


" Mungkin di tunggu 30 menit aja kak , dan untuk transaksi bisa kita lakukan setelah mengukur jari "


Dara mengangguk dia langsung ke arah sebrang untuk mengukur jari manis nya . Setelah itu di beri tagihan


" Adit.... maaf mahal banget " Dara tidak memberikan tagihan nya


" Berapa? "


" Mahal banget , maaf ya " kata Dara sambil memeluk Adit

__ADS_1


Adit memaksa mengambil tagihan itu . Tagihan yang membuat Adit terdiam . Adit pikir 20 juta cukup ternyata nol nya melebihi


" Gapapa , kalo kamu suka mah gapapa " kata Adit santai


" Kamu enggak marah kan ? "


" Ya engak lah , ngapain marah.  Orang kamu suka kok "


Dara tersenyum " Makasih sayang ! "


Cup


Adit tersenyum lagi , sambil menunggu cincin selesai . Mereka berkeliling mall dulu sambil liat liat barang yang bagus . Tapi tidak beli hanya liat liat aja 


Setelah lebih dari 30 menit . Kembali ke toko lagi . Dara tersenyum puas saat cincin itu pas di jadinya. Di rapikan lagi dengan karyawan toko itu lalu mereka segera pulang


" Nanti malam Adit kerumah , sekalian mau minta izin sama orang tua kamu . Dan baik harinya buat acara kita "


Dara mengangguk


" Berarti aku harus bilang mama, masak enak "


" Hahaha , ya kali gue pejabat,  engak usah aneh aneh makan seadanya aja . Lagian cuma minta izin doang Dar " kata Adit


" Hehe , iya sayang " kata Dara kembali memeluk adit lagi


" Dandan yang cantik nanti malam , pakai pakaian dres hitam.  Karena nanti malam adit pake warna hitam juga "


" wooow udah di rencanain ya . Katanya engak usah aneh aneh tapi request "


" Aku mau lihat kamu pake dress hitam Dar. Cantik banget "


" Masa ? " ejek Dara


Cup


Cup


Cup


" Sayangnya adit makin kurus aja , nanti ya aku gemukin,  sekalian berisi bayi di dalam nya "

__ADS_1


" Dasar mesum " kata Dara


Keduanya tertawa kembali, hari yang menyenangkan bagi Dara karena nanti malam dia akan di lamar , eh salah adit meminta izin untuk menikahi Dara


__ADS_2