
Ketika lagi asik makan , mereka berdua sibuk sama ponsel nya masing masing . Tiba tiba Dara keingat beberapa hari lalu saat Dira datang ke kampus . Dia mengajak Dara untuk makan di apartemen nya
" Kak ... "
Adit mengangkat kepalanya " Iya ? "
" Waktu Adit makan malam di apartemen sama Dira itu berdua doang ? " Tanya Dara
Adit mengerutkan keningnya , terlihat pria itu sangat bingung
" Hah ? Gimana ? "
" Ih pura pura lupa deh , sebel ! "
" Ya apa , adit engak ngerti yang di maksud kamu "
" itu yang katanya Dira datang ke kampus dia kan sempet ngobrol sama aku . Dia ngajak aku buat malam malam . Katanya nanti malam kalian berdua adit sama dira mau makan malam di apartemen nya , itu kalian yakin berdua doang ? "
Adit tersenyum mendengar itu . Membuat Dara kesel
" Kamu mau aja ya di jailin sama Dira . Aku pernah bilang sama Dira kalo kamu orangnya cemburuan. Mungkin dia nguji kesabaran kamu . Hahaha , mau aja di jailin "
Dara memonyongkan mulutnya , dia melempar bekas tissue pada Adit
" Oh jadi kakak bilang sama dira kalo aku cemburuan ? Kakak apa apaansi ! "
" Ya habis kesel banget selalu ada perdebatan. Bukan tanpa alasan aku ngomong. Waktu itu dia sempat bahas buat ngajak bisnis kecantikan gitu . Terus aku bilang . Besok aja bahas nya gue lagi sumpek banget sama percintaan . Ya dia nanya yaudah aku bilang kamu cemburu "
Dara melebarkan matanya " Kak adit sumpah ya, lo engak bisa jaga mulut banget. Coba lo pikir emang gue pernah cerita cerita kaya gitu sama Dinda kalo lo orang nya gini gini gini? "
" Ya mungkin pernah , tapi aku engak tahu!" Jawab adit
" Engak pernah ya Dit!! "
Adit mengangguk " Iya iya . Adit lagi engak mau beratem. Adit lagi nonton bola ini " kata Adit langsung mengelus pipi Dara
Dara mengangguk . Sambil menunggu makanan datang keduanya masih bermain hp
" Nanti sebelum pulang, adit mau ajak Dara cari cincin dulu "
" Adit mau melamar Dara ? "
__ADS_1
" Iya , biar kamu engak rese minta putus putus . Mending aku nikahin"
Dara tersenyum puas dia langsung mengenggam tangan Adit mencium nya
" Mulai hari ini Dara janji , engak bakal rese lagi sama calon suami "
Adit mengelus kepala Dara . Saat makanan datang keduanya terdiam . Makanan di hidangan yang enak enak tentunya
" Adit ... dara mau di suapin "
Adit terdiam dia menatap sekeliling mendadak restoran itu ramai
" Makan sendiri dar , adit malu kalo banyak orang "
Dara langsung memonyongkan bibirnya lalu dia melahap makanan sendiri. Selesai makan itu keduanya segera pergi ke tempat toko perhiasan
Adit hanya diam ketika Dara memilih cincin yang bagus bagus
" Mau di tanya dulu sama calon suami saya . Sayang .... ! " Panggil dara
Adit beranjak bangun dia menatap cincin yang sudah di pilih Dara
" Yang mana yang cocok ? Bagus yang ini atau yang ini . Aku suka warna nya . Sederhana tapi mewah "
" Aku bingung "
Adit menatap cincin dia memakaikan cincin itu satu persatu di tangan dara
" Yang ini "
" Yang ini aja yang berlian. Kira kira kapan jadinya ya ? "
" Mungkin di tunggu 30 menit aja kak , dan untuk transaksi bisa kita lakukan setelah mengukur jari "
Dara mengangguk dia langsung ke arah sebrang untuk mengukur jari manis nya . Setelah itu di beri tagihan
" Adit.... maaf mahal banget " Dara tidak memberikan tagihan nya
" Berapa? "
" Mahal banget , maaf ya " kata Dara sambil memeluk Adit
__ADS_1
Adit memaksa mengambil tagihan itu . Tagihan yang membuat Adit terdiam . Adit pikir 20 juta cukup ternyata nol nya melebihi
" Gapapa , kalo kamu suka mah gapapa " kata Adit santai
" Kamu enggak marah kan ? "
" Ya engak lah , ngapain marah. Orang kamu suka kok "
Dara tersenyum " Makasih sayang ! "
Cup
Adit tersenyum lagi , sambil menunggu cincin selesai . Mereka berkeliling mall dulu sambil liat liat barang yang bagus . Tapi tidak beli hanya liat liat aja
Setelah lebih dari 30 menit . Kembali ke toko lagi . Dara tersenyum puas saat cincin itu pas di jadinya. Di rapikan lagi dengan karyawan toko itu lalu mereka segera pulang
" Nanti malam Adit kerumah , sekalian mau minta izin sama orang tua kamu . Dan baik harinya buat acara kita "
Dara mengangguk
" Berarti aku harus bilang mama, masak enak "
" Hahaha , ya kali gue pejabat, engak usah aneh aneh makan seadanya aja . Lagian cuma minta izin doang Dar " kata Adit
" Hehe , iya sayang " kata Dara kembali memeluk adit lagi
" Dandan yang cantik nanti malam , pakai pakaian dres hitam. Karena nanti malam adit pake warna hitam juga "
" wooow udah di rencanain ya . Katanya engak usah aneh aneh tapi request "
" Aku mau lihat kamu pake dress hitam Dar. Cantik banget "
" Masa ? " ejek Dara
Cup
Cup
Cup
" Sayangnya adit makin kurus aja , nanti ya aku gemukin, sekalian berisi bayi di dalam nya "
__ADS_1
" Dasar mesum " kata Dara
Keduanya tertawa kembali, hari yang menyenangkan bagi Dara karena nanti malam dia akan di lamar , eh salah adit meminta izin untuk menikahi Dara