DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Nasihat Adit


__ADS_3

Selama di perjalanan adara hanya diam , dan selama jalan tadi juga. adit baru sadar dari tadi adara tidak mengeluarkan ponselnya padahal adara membawa ponsel


" Oh ya kita saling berteman dong di sosial media , instagram "


Adit memberikan ponselnya kepada adara, adara langsung folow milik nya di akun adit , dan adara juga langsung folback punya adit dan melihat foto foto nya


" situ juga udah punya cewek , tapi mau aja di jodohin " kata Adara


" Mana ada ? Prinsip gua suka sama orang gua nikahin " kata Adit


Adara terdiam


" Lagian gua heran , gua sebagai laki laki kalo emang beneran sayang sama wanita , gua jaga baik baik jangan ngerusak.  Ini kalian masih sekolah sudah berani melakukan hal itu "


" Diem deh , jangan ikut campur " ucap Adara begitu kesal


" Bejat juga ya pacar lo , gua ga bisa bayangin kalo dia menemukan wanita yang lebih dari lo , terus lo di tinggal . Yang ada lo malah frustasi karena mahkota lo udah di rengut sama dia "


Adara memukul bahu adit , dia sangat benci kalo ada orang lain yang ikut campur dengan hubungannya


" Gua bilang diam !!! " tegas adara


Adit langsung diam , dan tak lama dia membelokan mobilnya ke minimarket


" Ambil yang lu mau , sekalian adik lu , oh ya adik lo ngerokok juga ? "


" Papi ngelarang anak anak buat merokok "


Adit mengangguk berarti artinya haidar tidak merokok , adit langsung bilang kepada karyawan minimarket untuk membeli rokok yang dia pakai sehari hari


Cukup banyak adara membeli karena ini merasa kesempatan juga akhirnya adara mengambil sabun muka haidar, perawatan mandi alat² dan pewangi kamar . Adara juga pikir kalaupun adit marah karena banyak sekali belanjaan nya


Adara akan membayar semuanya tapi justru lelaki itu dengan respon tersebut dan mengangkat jempolnya


" Tante adinda suka makanan apa ? " Tanya adit


" Mama suka kacang tepung sama kentang "


Adit mengangguk


" Sekalian sama tante Dinda makanannya "


Adara mengangguk setelah cukup banyak akhirnya mereka segera bayar dan total malam ini belanja di minimarket adalah


4,760.500

__ADS_1


" Nanti aku bayar setengah nya ya " kata adara


Adit menggeleng kepalanya dia merangkul adinda


" Gapapa , engak usah , kayak sama siapa aja  "


Adara mengangguk , setelah pembayaran selesai . Keduanya bekerja sama membawa kantong kedalam mobil


" Makasih kak " kata Adara menatap adit dengan intens


" Ya , sama sama " jawab adit


##


Sampai lah mereka berdua di kediaman hendra lagi sebelum keluar adit membuka suara


" Om hendra kasih uang jajan berapa ? Dan bulanan atau mingguan? "


" Papi ? Mingguan 1 juta " Jawab Adara


" Cukup segitu ? "


" Ya mau ga mau cukup sih , kenapa? "


" Kalo kurang bisa lo kabarin gua aja , gua siap bantu , bagaimana pun juga gua ini calon suami lo "


Adara terdiam


Adit mengangguk


" Gua punya pacar kak , gua ga akan pernah putusin pacar gua "


" kita lihat aja nanti , gua yakin kok suatu saat lo akan di tinggalin sama pacar lo "


" kok kakak doanya begitu ? Jahat banget "


Adit tertawa mendengar hal itu


" Bukan nya jahat doain , tapi emang kenyataan nya akan seperti itu . Udahlah kita akhiri obrolan sampai disini . Dan ingat gua ga akan pernah bisa batalin perjodohan ini , gua engak mau buat kedua orang tua gua kecewa . Bagaimana pun lo di masa lalu atau lo engak mau sama gua . Gua akan berusaha untuk buat lo ada di samping gua " kata adit


Adit langsung keluar dari mobil . Membuat adara terdiam menyimak apa yang adit ucapkan tadi


" Ok kalo itu mau lo kak , gua akan buat lo ilfil sama gua " gumam adara


Segera keluar dari mobil membantu adit membawakan barang barang yang telah di beli tadi

__ADS_1


" Assalamualaikum... " jawab adit begitu ramah


Adara bener bener terkesima , kenapa di depan orang tua adit terlihat baik dan penurut . Ketika tadi di perjalanan adit terlihat orang yang sangat brengsek dan menyebalkan


" Aku taruh barang barang dulu di atas " kata adara yang di anggukin semuanya


Haidar siap membantu karena tadi adara bilang ada barang miliknya di kantong itu


" Turun lagi kalo udah selesai kak " kata Hendra


Adara mengangguk.  Detik itu juga haidar tersenyum karena banyak juga yang di beli oleh kakak nya dan itu semua gratis


" Makasih kak "


" hem , gua turun dulu takutnya pada nunggu "


Haidar mengangguk dia masih memilih barang yang milik nya juga snack yang akan dia bawa ke kamar nya . Sudah di pastikan haidar tidak akan turun kebawah lagi karena untuk apa


Acara malam ini sebagai bentuk perjodohan kakak nya . Tak ada hubungannya dengan haidar


" Bagaimana pengenalan kalian tadi ? Dan gimana adit ? Apakah yang om katakan benar kalo adara tidak memiliki kekasih ? "


Adara dan Adit saling tatap , adara memohon agar adit berbohong tidak memiliki kekasih


Adit terdiam dia tahu adara telah meminta pertolongan, lalu adit dengan jahil tersenyum kearah nya


" Iya om , benar "


Adara menghela nafas


" Bagaimana kelanjutan pengenalan kalian ? Apakah adit setuju ? Atau adara ada saran ? " lanjut Adnan


Adit mengirim pesan lewat sosial medianya DM


Ilhamadit_


Setuju atau gua bilang lo punya pacar !!!


Adit memberi kode kepada adara mengarahkan ponselnya , adara yang membacanya langsung begitu kesal kepada adit


" Aku sendiri merasa cocok sama kak adit , kalo kak adit sendiri kayanya kurang cocok sama adara " ejek adara


Adit tertawa mendengar hal itu


" Siapa bilang , adit setuju kok pa , om . Bila perlu tahun depan di langsungkan adit setuju " Balas Adit

__ADS_1


Adara mengepalkan tangannya


Kedua para orang tua mereka langsung tersenyum dan tanpa berlama lama perjodohan itu telah di resmikan sebagai besan


__ADS_2