
Pesawat mereka di siang hari , keduanya masih berada di bawah selimut saling menatap nya
" Aku cantik nggak ? " kata Dara
" Biasa aja "
Dara melepaskan pelukan nya tapi adit langsung menahan
" Kamu cantik banget " kata Adit
Dara tersenyum " Disana nanti kamu engak perlu pakai pakaian , aku mau kamu tanpa busana , toh juga kita cuma berdua aja "
" Nanti aku masuk angin dong kalo disana engak pakai baju ,cuaca Bali tuh lagi dingin loh "
" Ya aku maunya kamu engak pakai baju ! " kata Adit
" Ya ya baiklah bapak kepala keluarga " kata Dara
" Tolong buatin kopi dong sayang , aku males banget buat gerak dari kasur ini . Ya ya , tolong ya cantik !"
Dara mengangguk , dia langsung beranjak bangun dan mengambil cardigan hitam nya untuk menutupi pakaian tidur sexy nya
Dara kembali ke kamar menaruh teh nya dia menatap jam beberapa jam lagi akan berangkat ke bandara minimal 3 jam sebelum berangkat
" Aku mau mandi dulu ya , abis itu beres beres takutnya lupa , kamu mana mau begitu gituan . Aku yang beres beres " kata Dara
" Iya sayangku , masih pagi udah ngegrutu aja niii " kata Adit
##
Setiba nya di bandara bali, adit menghubungi salah satu teman nya untuk mengantar ke Vila tempat mereka menginap untuk beberapa hari kedepan
" Oh itu dia . Ayuk sayang " kata Adit menarik tangan Dara untuk menemui teman nya
Adit mengenalkan Justin teman nya , teman nongkrong saat di bali dulu . Mereka langsung jalan mengendarai mobilnya menuju Vila
" Nanti malam ikut yuk , ke club , istri suka banget ke club , biasa anak baru gede suka minum minum gitu " kata Adit
" Boleh boleh , berkabar aja dimana nya " kata Justin
Selama perjalanan para pria terus membahas mengenai club yang bermasalah dan juga club yang ramai. Hingga tidak terasa sampai di Vila
Teman Adit pun pergi , di saat itu Dara lagi bermain hp untuk ngabarin orang tuanya dan juga orang tua adit . Adit langsung memeluk nya dan membuat Dara di buat tegang
" Buka bajunya ! Aku engak mau ngeliat kamu pakai pakaian "
" Kita baru sampai loh, istirahat dulu , makan dulu lagian koper koper juga belum di beresin " kata Dara
" Aku bilang kemarin apa ? " kata Adit
" Yaudah iya ok suami ku yang aneh ! Aku ke toilet dulu "
" Engak usah disini aja , aku mau liat kamu lepas ! "
" Aditt... kamu itu aneh banget tau ga ? Aku malu lah , gimana kalo tiba tiba ada orang datang kasih makanan atau minuman gitu ? "
" Engak bakal ! Aku jamin itu , yaudah kalo kamu malu . Buka di kamar . Tapi aku mau lihat " kata Adit
Dara mengangguk dia menarik koper nya taru ke kamar . Adit hanya diam . Ketika Dara mengikat rambut nya ke atas memperlihatkan leher mulus nya . Dan seketika adit dibuat diam
__ADS_1
Dara mengalungkan tangan nya di leher adit , tatapan Dara begitu menggoda pada suaminya . Sedangkan adit di buat diam . Kenapa tiba tiba Dara langsung menggoda nya
" Mau pisang ? Aku suka sih pisang yang manis gitu ? " kata Dara dengan suara sexy nya . Dara sengaja karena mau jahilin adit
Adit yang merasa Dara butuh milik nya dia langsung memegang kancing celananya
" Syuttttttt, Pisang nya yang di depan tadi . Bukan di kamar. Bosan ! " kata Dara menatap sexy
" Mau main di luar ? Di kolom berenang ? Atau di tamu ? " kata Adit
" Boleh , makan maksudnya kan ? Aku suka sih pisang nya "
Adit memeluk nya supaya buah kesukaan pada tubuh Dara menempel di dadanya
" Kamu sexy banget sayang ... pengen pisang ya ? Adit harus buka juga nggak ? "
" Terserah ! "
Adit melepaskan pelukan dia langsung membuka pakaian tanpa persetujuan Dara. Setelah itu adit menangkup leher Dara mencium nya
" Adit udah siap kalo Dara mau makan pisang ? "
" Hah ? Pisang ? Adit mau nemenin Dara makan pisang ? Di luar ada tau , manis manis lagi "
" Disini aja sayang , kan sayang banget kamar nya udah pakai bunga bunga "
" Kamu terlalu buru buru, kita baru sampai. Aku mau makan pisang dulu di luar " kata Dara
Dara mengambil handuk kimono menutupinya
" Tunggu , katanya mau pisangnya adit ? "
Dara tersenyum meninggalkan adit di dalam kamar . Adit di buat panas. Pasalnya dia bener bener terbuai oleh nafsu dari istrinya itu
" Dar .... kita main di kamar yukkk... makan di kamar aja ... panas di luar " kata Adit
" Sini duduk, kamu engak capek, kita baru aja sampai . Butuh minum , makan , lagian kita juga di kasih welcom drink juga harus di nikmatin "
" Kamu habisin aja semuanya , aku ga butuh itu semua. Aku butuh kamu saat ini"
" Oh ya? Apa perlu kita berenang dulu ? Air nya seger banget " kata Dara sambil tersenyum
" Engak usah aneh aneh , kita sama sama tanpa busana . Aku rasa kamu tau maksudnya apa "
" Masih siang loh ! "
" Engak ada larangan mau siang, pagi , sore , malam ! Kalo orang sama sama pengen ya kapan aja bebas " kata Adit
" Oh gitu yaaaaa. Tapi aku pengen berenang dulu "
Adit langsung berjalan cepat menaruh juice yang Dara minum , adit juga langsung megendong Dara membawanya ke kamar. Dan diletakkan begitu saja
Tangan adit membuka kaki istrinya, permainan pertama adit adalah milik Dara yang bawah
" Arghhh sialan ! Shhhh sayang ... dit ! Kamu tahu kelemahan aku disana ! Jangan di gigit gigit kecil. Kamu bisa bikin aku pipis dit ! "
" Keluarin aja kalo gitu ! Aku engak peduli " kata Adit terbawa nafsu
Dara di buat melayang ke atas . Pasalnya sejak beberapa hari lalu mereka tidak berhubungan lagi . Dan Dara yakin selama disini mereka akan sering berhubungan
__ADS_1
" Aowww. Pelan pelan dit! Kamu bikin aku sakit kalo kaya gitu " kata Dara
" Aku engak peduli kamu sakit atau engak , seengaknya aku dan kamu menikmati. "
" Yaudah terserah kamu aja ya sayang , aku suka permainan kamu makin kesini . Makin liar ..."
Adit tersenyum ini semua berkat Dara. Dara yang selalu semua dalam berhubungan ini di ajarkan . Cara memiliki kasih sayang dalam berhubungan tubuh, dalam sentuh menyentuh dan dalam mencari titik yang menjadi nafsu
" Dit kamu lupa pakai pengaman? Kamu keluarin di dalam ? "
" Iya ! "
" Dit kita itu mau nunda loh "
" Astaga... bentar bentar, aku lupa "
Adit langsung mengambil tissue dia membersihkan terlebih dahulu , baru adit mengambil pengaman yang sudah dia beli di jakarta
" Ini baru aman sayang "
" Iya... untung aku ingat ! "
" Makasih sayang udah di ingetin " kata Adit
Beberapa jam kemudian adit dan Dara terbaring di ranjang. Keduanya berpelukan
" Udah ? Masih mau main lagi ? Atau kita mau break makan siang nanti di lanjutin ? "
" Udah , kita istirahat. Nanti malam kita kan mau ke club "
" Oke sayang , yaudah aku pesan makanan dulu ya , aku lapar banget soalnya " Kata Dara
" Boleh, nasi goreng seafood kayanya enak sayang "
" Kamu mau itu ? Ok aku pesanin" kata Dara segera keluar
Dara mencari daftar menu makanan dan minuman di vila itu . Dara juga langsung menghubungi memesan makanan . Begitu balik ke kamar adit malah tidur
kesempatan sambil menunggu makanan datang dan adit tidur . Dara langsung mandi karena dia juga mau tidur siang
Dara mengelus perut Adit yang kotak kotak. Pria itu memang terlihat ganteng dari segi mana pun jadi tak heran kalo teman teman kampus nya menyukai nya . Untung Adit yang bucin pada Dara. Kalo Dara bucin pada adit yang ada di remehin
" Adit ... sayang... nasi goreng nya udah datang , masih hangat loh , nanti kita lanjutin tidur ya "
Adit terus tidur. Pria itu memang suka tidur. Mau di bangunin sebegimana pun tetap tidur
Cup
Cup
Cup
" Sayang ... Papa Adit ... Bangun dulu yuuuu"
Dara memaksa membuka mata Adit . Akhinya Pria itu terbangun itu pun masih ingin memeluk Dara
" Suapin , aku masih ngantuk " kata Adit mendorong piring nya supaya Dara menyuapi
Dara pun mengangguk, telaten dia menyuapi sang suami . Bener bener Dara punya bayi gede
__ADS_1