DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Jatah hari ini


__ADS_3

Sebelum menjelang magrib dan matahari masih terbiþ dengan sempurna perkiraan waktu sekitar jam 5 sore


" Gua mandi dulu ah , mau ganti baju baru , udah sore juga " kata Zivana


Para cewek dan cowo masih saja berada di tiker , bahkan posisi mereka saat ini tak tentu arah , kepala adara berada di pangkuan rasya , lalu kedua paha adara ada kepala adinda, naomi


Sedangkan para laki laki ada yang tiduran dan juga ada yang merokok sambil memakan kacang kulit


" Cuma rasya doang ya cowok disini yang engak ngerokok,  selebihnya mulut nya berasap " kata naomi


Adara dan adinda mengangguk


" alfia , lu bangun dulu dah , gua mau ambil bantal di tenda " kata adinda


" sekalian dong gua juga din " kata adara


Adara merasa rasya telah mulai capek karena pangkuan nya di buat kepala . Sampai akhirnya para cewek membawa bantal masing masing


" Mandi sana , udah sore " kata rasya kepada adara


" Nanti ah , nunggu Zivana selesai , paling bareng sama adinda sama anak anak" jawab adara


Melihat teman temannya pada mager bergerak,  akhirnya rasya mengajak alif untuk goreng kentang dll


" Nanti malam kita buat api unggun aja , gua yakin nih kalo kita ajak buat main pada mager mageran , bener kan dari tadi mereka tiduran aja " kata alif


Rasya mengangguk dia membuka plastik sosis dan membuka bungkusan nuget dan kentang , sedangkan alif , menyiapkan minyak panas untuk menggoreng


" Zivana udah selesai mandi tuh , mandi sana "


Adara menatap tajam pada kekasih nya , begitu rasya membalas tatapan tajam juga. Akhirnya adara beranjak bangun untuk mengambil pakaian ganti ke toilet sana


" Bro , posesif lu kek orang pacaran aja , lagian kenapa ga balikan aja sih bro " kata alif


" Gua emang udah balikan sama dia , cuma lo harus jaga rahasia ya . Dia ga mau yang lain tau " kata rasya


Alif langsung terkejut dia menatap rasya lalu dia merangkul teman nya itu


" Bener aja , gua udah curiga sih bro , cuma lo sama dia kek jaga jarak kan karena gua tahu banget adara cuek cuek gitu " kata alif


" Iya " jawab rasya


Tak lama itu adara kembali lagi

__ADS_1


" Aku lupa bawa sabun , kamu bawa , sayang ? " kata adara pelan


" Sebentar,  aku ambil dulu , kamu di toilet aja sana , nanti aku kesana " kata rasya pelan


Beberapa detik kemudian adara terkejut , dia baru sadar kalo tadi dia memanggil sayang dengan rasya padahal ada alif


" Maksudnya rasya , gua lupa bawa sabun pinjam sabun " kata adara mengulang


Alif tersenyum dia hanya bisa mengangguk . Adara kembali ke toilet lagi karena rasya yang bilang


Sedangkan rasya dia memberikan semua alat mandi , biarkan kekasih itu yang pakai dari pada harus bulak balik


" Bentar bro , gua kasih ini dulu " kata rasya


Rasya berjalan pelan pelan menuju toilet,  beberapa banyak toilet ada yang kosong ada yang isi


" sayang ... dar .. dimana kamu ..." kata rasya


" Aku disini , kamar mandi pojok " kata adara


Rasya mengetuk pintu , tak lama kemudian adara menghadirkan wajahnya setengah


" Mana , aku udah lepas baju "


Tatapan adara begitu tajam


" Apa sih " kata adara kesel


" Dikit aja " goda rasya lagi


" Yaudah masuk sini "


Rasya melebarkan matanya Tapi dia langsung melebarkan pintu toilet dan bener


" wow ! " satu kata yang terucap


Rasya melebarkan tangannya dia memeluk adara , rasanya seperti ini kalo lawan jenis nya itu tanpa sehelai benang tapi di peluk


" Kamu ga pernah berubah ! " gumam adara


" Kalo berubah pasti udah beda dong , makanya aku tetap seperti orang yang kamu kenal " kata rasya


Adara melepaskan pelukan nya , tapi tangan rasya langsung menangkup pipi adara lalu mencium dengan nafsu bibir

__ADS_1


Hanya ada suara kecap kecup dan takut terdengar kamar mandi sebelah , adara menyalakan air


" Bulat punya mu sayang " kata rasya


Adara langsung memukul pelan bibir rasya


" Aku mau cicip "


Tanpa persetujuan adara , rasya langsung menuduk dan melahap pelan pelan benda di bawah gantung itu dan sebelah nya lagi rasya pegang


" hmmmpp , ga tau tempat banget kamu sya " kata adara


" Enakk enak " gumam rasya


Rasya menggeleng kepalanya , nikmat banget sore sore di kasih jatah


" Sayang , berdiri " ujuk rasya pada bawah nya


" Bodo ah , keluar sana , udah kan , udah aku kasih jatah kamu " kata adara


" jatah ? " ucap rasya diam , lalu dia tertawa pelan


Rasya mendekat wajahnya lalu dia mengecup kening , pipi dan mengigit pelan bibir bawah kekasih nya itu


" Cepat ih , aku mau mandi " kata adara pelan


" Iya sayang , ih marah marah mulu "


Akhirnya rasya pelan pelan keluar tapi dia melihat sekeliling nya siapa tahu ada yang melihat, merasa aman akhirnya rasya berjalan ke tempat tadi


" Yang penting gua udah dapat jatah hari ini " batin rasya


*


Setelah makanan jadi , rasya mengatakan jangan di makan dulu sebelum salah satu dari mereka itu kembali ke tempat camp


Beberapa menit kemudian adara datang dengan rambut dalam keadaan basah , dia habis keramas karena keringat dari pagi sampai sore itu , keadaan di tempat camo juga sangat ramai tapi jarak nya sedikit renggang dari tempat ke tempat


" Main jujur dan hukuman aja yukk " kata alif kali ini


Alif masih penasaran dengan game untuk teman teman nya itu , dari pagi sampai sore belum juga bermain game


Hasilnya mereka menyetujui lagian permainan nya ga membuat mereka bergerak sana sini membuang tenaga

__ADS_1


__ADS_2