DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Part 104


__ADS_3

Ketika makan malam , Dara melebarkan matanya Mama Adit memasak opor ayam


" Sebelum kita menikmati makan malam ini ada baiknya kita berdoa terlebih dahulu , mulai " ucap papa Adnan


Mengangkat tangan nya dan membaca doa sebelum makan , setelah itu barulah mama Adit menyiapkan menghidangkan


" Sini piring nya "


Adit menggeleng kepalanya


" Gak usah , biar sendiri aja , kamu mah banyak banyak ngambil nya " kata Adit


" Iya nanti dikit, sini piring nya "


" engak mau " tolak adit


" Ehemm " deham papa Adnan


Adit memberikan piring nya pada Dara . Adit juga memberi tahu takaran makanan dirinya


" Kebanyakan kamu mah ! " kesel adit


Adit menuangkan lagi nasinya, setelah cukup dia tak membiarkan Dara menuangkan lagi lauk lauknya


" Sendiri sendiri aja udah " kata Adit


Dara mengangguk dia menunggu adit terlebih dahulu ambil ayam opor dan udang balado nya , setelah itu baru lah Dara


" Gimana? Dara ? "


Dara mengangkat jempol , pertanda makan malam ini sangat enak


" Habisin lah , mama sengaja buat opor ayam , kata Adit kamu lagi pengen ya "


" Makasih ma " ucap Dara begitu manis tersenyum


Dara tak ada canggung makan malam dengan keluarga baru , karena Dara bukan tipe wanita yang selalu menjaga image untuk terlihat menarik di depan mata orang lain


" Kamu lucu juga ya pake piyama Dar . Hehe "


Dara juga adit terdesak , mereka di beri minum masih masing oleh mama dan papa


" uhuk uhuk " batuk Dara

__ADS_1


Mama Adit menepuk pelan bahu papa adnan , karena telah mengangguk kedua anak nya makan


" Dari tadi aku ketawain Dara, lucu kan , kaya anak bocah pake piyama " kata Adit


Dara langsung mencubit perut suaminya itu " Aowww "


" Pedes banget tangan kamu tuh , sakit tahu nggak "


Dara tersenyum paksa , pada mama dan papa Adit . Setelah selesai makan mereka kembali ke kamar


Memang jarang untuk berkumpul keluarga kecuali weekend dan itu pun kalo lagi pengen kumpul keluarga aja


" Adit ngerokok dulu ya di bawah " kata Adit


Dara membalikan tubuhnya dia mengambil rokok yang di pegang adit


" Sehari kamu berapa kali ngerokok ? "


" 2 atau 3 kali mungkin "


" Heh ! Mana pernah , sebungkus tau nggak " kata Dara


" Engak juga , kadang ada sisa nya , sini balikin , apa kamu mau ngerokok juga ? "


Adit menoyorkan kepala Dara " Jangan mimpi gue izinin , balikin rokoknya , udah asem banget ini "


" Mulai sekarang kurangin lah ngerokok, kamu engak kasihan sama paru paru kamu ? "


" Susah dar , aku udah coba berkali kali " jawab Adit


" Ya coba lagi dong , nanti aku bantu deh "


" Yaudah ini terakhir deh , balikin rokok nya " kata Adit lagi


Dara memberikan rokok suaminya itu , adit menaruh rokok di tempat biasa , kayanya adit bakalan nanti nanti aja ngerokok nya tunggu Dara engak rese lagi


" Kamu engak ada niatan buat nelpon Dinda atau siapa gitu , temen kamu yang yang niat mau pinjam uang sama aku tuh "


" Engak ada , mending kita ngobrol yukkk" kata Dara


Adit mengangguk dia merangkul sang istri duduk di depan sofa tv


" Adit , Dara jujur ya . Dara engak betah disini . Dara merasa asing banget "

__ADS_1


" Nanti lama kelamaan kamu juga bakalan terbiasa sayang , emang pertama tama nya kaya gini " kata Adit


Dara mengangguk , dia memeluk sang suami


" Dara cantik nggak ? "


" Biasa aja "


Dug


" aoww " adit mengeluh kesakitan karena Dara memukul keras di dada nya


" Kecil kecil tenaga nya kuat juga ya kamu , di bilang cantik marah , di bilang jelek juga marah . Udah lah engak usah nanya nanya lagi , bikin berantem aja " kata Adit


" Abisnya Dara di bilang jelek, kalo gitu adit engak usah nanti tidur peluk peluk Dara " kata nya


" Siapa yang bilang jelek , nih orang malam malam nyari ribut ya " kata Adit kesel


" Apa !!! "


" Ck ! Dosa biarin aja melototin suami "


" Emang situ suami saya ? " kata Dara ketus


" Bukan ! Istri saya lagi di luar negeri TKW "


Hahaha , Dara tertawa ngakak mendengar celotehan Adit . Kenapa random banget tiba tiba bilang istrinya lagi tkw


Adit tersenyum " lagian nanya nya ada ada aja , bisa nggak sih sehari jangan bikin berantem , aku jadi tahu sumber masalah berantem itu awalnya kamu , kamu yang demen cari masalah "


" Kenapa jadi aku yang di salahin, orang aku nanya , aku cantik atau engak ? Tinggal jawab itu , apa susah nya ? " Tanya Dara


" Jelek , situ jelek "


Dara melepaskan pelukan dia menatap adit sedih " Jadi Dara jelek selama ini ? Percuma Dara setiap bulan perawatan jutaan , tiap pagi dan malam skincare "


" tuh kan mulai kan drama nya , udah lah , adit lagi capek, tiap hari berantem terus , ini hari pertama kita menikah loh , udah berapa kali kita berantem dalam sehari ini" kata Adit


Dara melepaskan pelukan dia mengambil hp " Mau nelpon papi dulu "


" Yaudah , adit ngerokok nih "


" Yaudah, byeee , pokonya jam 8 harus udah balik ke kamar. Kalo engak , Dara kunci kamar nya "

__ADS_1


" Iya sayangkuu " jawab Adit


__ADS_2