
Ketika makan malam , Dara melebarkan matanya Mama Adit memasak opor ayam
" Sebelum kita menikmati makan malam ini ada baiknya kita berdoa terlebih dahulu , mulai " ucap papa Adnan
Mengangkat tangan nya dan membaca doa sebelum makan , setelah itu barulah mama Adit menyiapkan menghidangkan
" Sini piring nya "
Adit menggeleng kepalanya
" Gak usah , biar sendiri aja , kamu mah banyak banyak ngambil nya " kata Adit
" Iya nanti dikit, sini piring nya "
" engak mau " tolak adit
" Ehemm " deham papa Adnan
Adit memberikan piring nya pada Dara . Adit juga memberi tahu takaran makanan dirinya
" Kebanyakan kamu mah ! " kesel adit
Adit menuangkan lagi nasinya, setelah cukup dia tak membiarkan Dara menuangkan lagi lauk lauknya
" Sendiri sendiri aja udah " kata Adit
Dara mengangguk dia menunggu adit terlebih dahulu ambil ayam opor dan udang balado nya , setelah itu baru lah Dara
" Gimana? Dara ? "
Dara mengangkat jempol , pertanda makan malam ini sangat enak
" Habisin lah , mama sengaja buat opor ayam , kata Adit kamu lagi pengen ya "
" Makasih ma " ucap Dara begitu manis tersenyum
Dara tak ada canggung makan malam dengan keluarga baru , karena Dara bukan tipe wanita yang selalu menjaga image untuk terlihat menarik di depan mata orang lain
" Kamu lucu juga ya pake piyama Dar . Hehe "
Dara juga adit terdesak , mereka di beri minum masih masing oleh mama dan papa
" uhuk uhuk " batuk Dara
__ADS_1
Mama Adit menepuk pelan bahu papa adnan , karena telah mengangguk kedua anak nya makan
" Dari tadi aku ketawain Dara, lucu kan , kaya anak bocah pake piyama " kata Adit
Dara langsung mencubit perut suaminya itu " Aowww "
" Pedes banget tangan kamu tuh , sakit tahu nggak "
Dara tersenyum paksa , pada mama dan papa Adit . Setelah selesai makan mereka kembali ke kamar
Memang jarang untuk berkumpul keluarga kecuali weekend dan itu pun kalo lagi pengen kumpul keluarga aja
" Adit ngerokok dulu ya di bawah " kata Adit
Dara membalikan tubuhnya dia mengambil rokok yang di pegang adit
" Sehari kamu berapa kali ngerokok ? "
" 2 atau 3 kali mungkin "
" Heh ! Mana pernah , sebungkus tau nggak " kata Dara
" Engak juga , kadang ada sisa nya , sini balikin , apa kamu mau ngerokok juga ? "
Adit menoyorkan kepala Dara " Jangan mimpi gue izinin , balikin rokoknya , udah asem banget ini "
" Mulai sekarang kurangin lah ngerokok, kamu engak kasihan sama paru paru kamu ? "
" Susah dar , aku udah coba berkali kali " jawab Adit
" Ya coba lagi dong , nanti aku bantu deh "
" Yaudah ini terakhir deh , balikin rokok nya " kata Adit lagi
Dara memberikan rokok suaminya itu , adit menaruh rokok di tempat biasa , kayanya adit bakalan nanti nanti aja ngerokok nya tunggu Dara engak rese lagi
" Kamu engak ada niatan buat nelpon Dinda atau siapa gitu , temen kamu yang yang niat mau pinjam uang sama aku tuh "
" Engak ada , mending kita ngobrol yukkk" kata Dara
Adit mengangguk dia merangkul sang istri duduk di depan sofa tv
" Adit , Dara jujur ya . Dara engak betah disini . Dara merasa asing banget "
__ADS_1
" Nanti lama kelamaan kamu juga bakalan terbiasa sayang , emang pertama tama nya kaya gini " kata Adit
Dara mengangguk , dia memeluk sang suami
" Dara cantik nggak ? "
" Biasa aja "
Dug
" aoww " adit mengeluh kesakitan karena Dara memukul keras di dada nya
" Kecil kecil tenaga nya kuat juga ya kamu , di bilang cantik marah , di bilang jelek juga marah . Udah lah engak usah nanya nanya lagi , bikin berantem aja " kata Adit
" Abisnya Dara di bilang jelek, kalo gitu adit engak usah nanti tidur peluk peluk Dara " kata nya
" Siapa yang bilang jelek , nih orang malam malam nyari ribut ya " kata Adit kesel
" Apa !!! "
" Ck ! Dosa biarin aja melototin suami "
" Emang situ suami saya ? " kata Dara ketus
" Bukan ! Istri saya lagi di luar negeri TKW "
Hahaha , Dara tertawa ngakak mendengar celotehan Adit . Kenapa random banget tiba tiba bilang istrinya lagi tkw
Adit tersenyum " lagian nanya nya ada ada aja , bisa nggak sih sehari jangan bikin berantem , aku jadi tahu sumber masalah berantem itu awalnya kamu , kamu yang demen cari masalah "
" Kenapa jadi aku yang di salahin, orang aku nanya , aku cantik atau engak ? Tinggal jawab itu , apa susah nya ? " Tanya Dara
" Jelek , situ jelek "
Dara melepaskan pelukan dia menatap adit sedih " Jadi Dara jelek selama ini ? Percuma Dara setiap bulan perawatan jutaan , tiap pagi dan malam skincare "
" tuh kan mulai kan drama nya , udah lah , adit lagi capek, tiap hari berantem terus , ini hari pertama kita menikah loh , udah berapa kali kita berantem dalam sehari ini" kata Adit
Dara melepaskan pelukan dia mengambil hp " Mau nelpon papi dulu "
" Yaudah , adit ngerokok nih "
" Yaudah, byeee , pokonya jam 8 harus udah balik ke kamar. Kalo engak , Dara kunci kamar nya "
__ADS_1
" Iya sayangkuu " jawab Adit