DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Bonus


__ADS_3

Hiks hiks hiks


Krek


Adit mengedong luna masuk ke kamar , om dan keponakan itu selalu saja bersama setiap detik


" Kenapa tuh tante Dara nangis " kata Adit


Adit menurunkan luna , adit langsung mengelus punggung istrinya


" Aku pengen banget makan ayam kentucky, aku pengen makan disana "


Adit tersenyum


" Tinggal bilang sama adit aja kalo mau apa apa , engak perlu nangis begitu , cengeng " kata adit


Dara memukul dada Adit dia langsung memeluk suaminya itu


" Yaudah yuk kita pergi restoran nya , aku tau kamu pasti bosan di rumah terus pengen jalan jalan , gimana nanti kalo setelah kamu lahiran kita ke Singapur? Atau ke mana gitu pantai , lombok bagus juga sayang "


" Atur aja deh kemana enak nya pergi , aku engak ngerti tempat mana yang bagus " kata Dara


" Asikkk , kita bertiga pergi jalan jalan , ganti baju nya dulu sayang "


Adit mengambil pakaian yang cocok untuk dara . Semakin bulan bertambah , semakin pula Dara menambah berat badan


Dara engak pd keluar rumah karena merasa gendut , padahal menurut adit , Dara adalah wanita yang lucu dan gemes banget


" Luna mau ikut juga nggak ? " kata Dara


" Mau dong , tapi luna ganti baju dulu ya "


" Iya sana ganti dulu " kata adit


Luna mengangguk , balita bule itu keluar kamar dan turun ke bawah pergi ke kamar mommy nya


" Adit... "


" Iya sayangku " Jawab Adit


" Aku bosan dirumah terus , aku pengen keluar rumah , gimana kalo habis makan nanti kita pergi keliling jakarta "


" Boleh dong , sekalian kita pergi ke taman taman atau cari kuliner yang cocok buat kita bertiga " jawab adit memberi semangat buat Dara


" Boleh tuh , kangen buat story kuliner sama kamu sayang " kata Dara


" Iya ya, aku sibuk kerja akhir akhir ini jadi lupa ajak kamu , yaudah yuk udah rapi , kita langsung turun kebawah sayang "


Adit megenggam tangan Dara, menuntun pelan pelan wanita itu turun tangga kebawah


Dimana luna sudah rapi , dengan kacamata hitam dan topi serta tas selempang juga sepatu


" Cantik banget cuma mau makan ayam aja kaya udah mau pergi jauh " kata Dara


" Kali aja nanti ada laki laki ganteng "


" heh ! Hahaha " Dara kaget dengan jawaban luna


Mba Aghni juga mama papa adit juga kaget mendengar jawaban itu


" Yaudah , salim dulu sama mommy , oma opa " kata Adit


##


" Ga mauuu " kata luna menolak minuman bersoda


Dara meminum nya lagi , mereka bertiga sangat menikmati makan sore kali ini

__ADS_1


" Arghh... "


Dara meremas perut nya , hal itu dapat di lihat dari luna . Balita itu menatap Dara bingung


Cup


" Om adit tante Dara..." ujuk luna


Adit menatap nya ketika itu dara meringis kesakitan


" Dit ... paha aku berdarah "


Deg


Adit langsung bangun , tanpa berkata apa apa lagi , adit langsung membantu dara bangun


" Luna bawain tas dan dompet kunci mobil om adit , kita kerumah sakit "


Luna mengangguk, luna berjalan di belakang itu , memang indonesia terkenal kepo orang orang nya adit di bantu oleh karyawan toko untuk membawa dara masuk kedalam mobilnya


Banyak sepasang orang yang menatap nya apalagi balita bule di belakang itu dengan susah membawa barang barang untung karyawan toko itu juga yang membantu luna


" Arghhh dit , perut aku sakit banget ... "


Adit hanya diam kadang dia menatap Dara lewat pantulan kaca , adit merogoh Hp nya dia menghubungi papi mertua, lalu menghubungi orang rumah untuk menyusul kerumah sakit


Setiba nya dirumah sakit , Dara langsung di tangani oleh dokter . Dokter menyarankan dara untuk sesar karena belum waktunya kandungan itu lahir , cuma gimana ? Darah nya terus keluar


" Dit ... aku terserah kamu aja "


Adit langsung diam , gimana nih , resiko yang dokter bilang tadi sangat membuat adit bener bener ragu


" Arghh "


" Oke , saya tanda tangani , maaf sayang kita sesar ya "


Dara mengangguk


Yang dimana suster juga dokter sudah sibuk menyiapkan alat nya . Dara hanya menutup mata ketika ada gunting dll alat alat yang membuat Dara akan trauma


" Dit.... " Dara menggeleng kepalanya, rasanya dara bener bener melihat kiamat di depannnya itu


Adit menutup mata Dara dan ikut itruksi dari suster dan dokter


Beberapa jam kemudian bayi itu telah lahir di dunia


" Calvin Qazi Ilham "


Dara menangis bahagia ketika bayi itu menangis di dada Dara


" Makasih sayang udah lahirin Calvin "


Adit menempelkan bibir itu di kening Dara


Adit teringat dengan perjuangan dara apalagi wanita itu merelakan perut nya di belah dan banyak mengeluarkan darah sebanyak banyak nya


" Maafin adit kalo adit pernah bentak kamu , pernah caci maki kamu, kesalahan kamu engak sebanding dengan kamu perjuangan lahirin calvin " adit menangis bahagia


Dara mengangguk , setelah itu Dara harus berpisah sementara dengan calvin . Wanita itu kembali di jahit lagi . Kali ini adit menutup matanya


Dan mereka sudah di pindahkan ke ruangan inap , dan dokter menyarankan Dara untuk menyusui bayi


" Haloo bayi, selamat di dunia , semoga kamu jadi anak yang bermanfaat , dan sholeh " kata adit tak kuat menahan air matanya


Adit terus menangis ketika dia melihat bayi yang mirip dengan nya


Bibir , hidung dan mata nya hanya alis yang mirip dengan Dara

__ADS_1


" Cup.... Cup... "


" Hehe Papa nya seneng ketemu lagi sama calvin "


" Iya , Papa seneng , susu nya pelan pelan aja , haus yaaa" kata Adit


Adit mengelus kepala calvin , untung nya sebelum mereka melahirkan pernah belajar merawat bayi yaitu Rachel anaknya Haidar dan Dira


" Pa , tolong ambilin mama minum dong , haus banget "


Adit mengangguk dia mengambilkan minum dan kembali melihat Calvin lagi


Tok Tok tok


" Assalamualaikum " kata Mama adit dan mama Dinda


Kedua mama dan mama itu tersenyum bahagia melihat cucu kedua mereka lahir , arghhh


" Ganteng nyaaaa " kata Mama Adit


" Gemesh banget haus yaaa dek " kata Mama Dinda


Dara tersenyum, adit juga dia merelakan anaknya pada dua oma oma di depan nya karena Calvin sudah selesai asi


" Kita buat satu lagi yuk , biar engak berebutan kaya gini "


Dara menatap tajam adit , dia langsung mencubit dada suaminya itu


" aooowww , ma liat anaknya di kdrt sama istrinya "


" mama udah engak peduli lagi, mama peduli sama cucu mama sekarang " kata Mama adit


" hahaha , kasihan deh loooo" jawab Dara


Adit tersenyum kecut dia merangkul pundak Dara . Calvin di bawa jauh pada mama adit juga mama Dara


" Dar , adit mau kamu tau , adit tahu kamu pernah jalan sama Rasya waktu adit ke bali dan Dinda ke malang , kenapa engak jujur sama adit ? "


Dara langsung menundukan kepalanya


" Namanya itu selingkuh dar , kamu pelukan sama Rasya emang kamu pikir adit engak tahu ? Kamu pikir adit bodoh ? Adit juga pernah lihat kamu malam malam video call sama Rasya . Adit tahu kamu lama sama rasya . Tapi kamu engak mikirin perasaan aku sama Dinda? " Tanya adit


Dara memegang tangan adit dengan ucapan " Maaf , Dara udah boong sama adit "


" Adit engak akan kekang kamu dar , coba kamu pikir , emang pernah adit selingkuh dari kamu ? Selama kita pacaran sampai nikah ? Pernah ? Udah 3 kali kamu selingkuh sama orang yang berbeda dar . Susah ya ? " kata adit


Dara hanya diam


" sekarang udah ada calvin , mau sampai kapan kamu main belakang kaya gini ? Adit pernah bilang kan sama kamu , kalo adit lagi ada masalah , adit bakalan cerita semuanya sama calvin , kamu mau anak kamu tahu kalo mama nya suka main cowok ? "


Dara menggeleng kepalanya


" mulai sekarang Dara engak bakal kaya gitu lagi, Dara punya anak , Dara takut calvin ngerasain karma nya "


Adit mengangguk , adit langsung memeluk Dara


" jadi ingat awal kita ketemu saling cari masalah, bikin menyebalkan satu sama lain , sekarang malah udah punya dedek " kata Adit


" Kangen ya masa masa pengenalan, pdkt terus nikah, untung jadi nikah sama kamu ya " kata Dara


" Happy ending ga nih ? " Tanya Adit


" happy ending dong " kata Dara sambil mengenggam tangan adit


" I love you papa iam "


" I love you to mama Agatha "

__ADS_1



__ADS_2