
Keduanya berangkat kampus bersama , dan keduanya juga di siapkan bekal siang untuk makan nanti
" berangkat ya maaa " kata Dara
" Nanti kamu pulang kesini kan ? " Tanya Mama Dinda
Dara menggeleng kepalanya
" Ma , aku udah nikah loh , ikut kemana suami pergi "
Dinda langsung memeluk Dara , kapan lagi anaknya main kesini kalo bukan papinya yang minta
" Nanti setiap seminggu sekali atau dua minggu sekali kita main kesini , nginap " kata Adit
" Bener yaaaa " kata Mama Dinda
Keduanya mengangguk , tanpa berlama lama Adit dan juga Dara segera pamit untuk undur diri
Seketika kampus menjadi heboh karena katanya ada dosen baru . Adit maupun Dara tidak peduli. Keduanya bergandengan tangan masuk ke area kampus
" Aku mau ke kelas sana "
" Baiklah , aku mau ke ruang dosen dulu , mari kita pisah disini " kata Adit
Dara menahan tangan adit " Salim dulu " Dara mengecup tangan suaminya . Lalu Dara juga melihat punggung Adit berjalan ke lantai dua
Setiba nya di kelas , Dara mendapati Dinda sedang gosip dengan teman barunya
" Dar lo tau ga kalo ada dosen baru, katanya sih dia akan gantiin dosen salah satu dari kelas kita"
" Siapa ? Cewek cowok ? " Tanya Dara
" Cowok "
" Oh gitu , tua pasti "
" Artis dar , lo tau artis Reza Pahlevi nggak ? "
" Siapa tuh ? " Tanya Dara
Dinda stalk ig Reza Pahlevi dia memberikan ponsel itu pada Dara
" Ganteng ya Din , Arap arap gimana gituu "
" Iyaaa kan , semangat deh kalo itu dosen ngajar kita " kata Dinda sambil tersenyum
Ketika kelas menjadi hening, dosen kelas pertama masuk . Membuat satu kelas ngantuk akibat dosen itu mengajar dengan membosankan
Setelah istirahat makan bekal yang di bawa mama nya , mereka ada kelas yang kedua kalinya siang hari
Ini dia
Ketika kelas menjadi hening Artis Layar lebar muda, ganteng dan juga selalu berbagi ilmu . Reza Pahlevi
Mendadak cewek cewek malah terkesima dengan dosen ini , senyum nya , ramah kepada murid murid . Sehari ini mata kuliah adalah pengenalan diri dan berbagi pengalaman di dunia pendidikan
__ADS_1
Ternyata memang kerja sampingan Reza adalah dosen . Tak heran kalo pria itu terlihat pintar
" Oh ya saya mau kelas ini cari asdos dong , biar nanti kalo saya telat kelas bisa bantu teman teman nya untuk memberi tugas "
Semua cewek cewek pada menunjukkan tangan nya . Di tambah lagi Rasya yang melihat Dinda angkat tangan mengetuk kepalanya dengan botol minum
" Dasar suami kdrt !! " Seru Dinda
Reza menatap satu orang yang wanita tidak tunjuk tangan dan tidak terlihat tertarikan
" Kamu yang pake baju warna merah pake kalung " ujuk Reza
Dara terdiam " lo tuh di panggil, ngelamun terus sih " balas Dinda
Dara kedepan, dara pikir dia akan mengerjakan tugas karena tak memperhatikan
" Mulai hari ini kamu jadi Asissten saya ya , kamu yang menganti saya kalo saya telat masuk, lalu membantu menyusun tugas tugas temen nya sebelum kasih kesaya. Tenang aja nanti saya gaji kamu "
Hoaaaaaaa
Hoaaaaaaa
Saya mau pakkkkk
Pakkkk saya ajaaaaaa
Teriakan itu membuat kelas menjadi ramai . Saat Dara menatap Rasya . Mantan kekasih nya itu mengangguk dan mengangkat jempol
Tanpa berkata apa apa lagi Dara mengangguk , toh dia juga di gaji dan cari pengalaman jadi asisten dosen
Setelah berkata itu Dara kembali duduk kini mereka di berikan tugas individu. Dan deadline nya lusa langsung kasih ke Dara
Dara menyuruh untuk menemui nya di kantin , tak lama itu suaminya datang
" Kamu tunggu mobil aja deh sayang , aku masih lama nunggu jus . Tolong bawa barang aku juga "
Adit mengangguk dia langsung menuju mobilnya . Hari ini adit absen ke kantor karena merasa lelah banget hari ini . Beberapa menit kemudian Dara datang membawa jus nya
" Sebelum kita pulang , ada nggak yang mau kamu ceritain sama aku ? "
" Apa ? Engak ada " Tanya Dara
" Aku tahu loh kalo kamu lagi bohong , sama engak "
" Apasih maksud kamu dit ! " Tanya Dara kesal
" Ya kamu pikir aja sendiri " kata Adit
" Engak jelas banget deh "
Adit langsung meninggalkan kampus begitu saja . Selama perjalanan itu pula mereka hanya diam . Dara merasa engak bohong sama adit , dan adit pun tahu Dara jadi Asissten dosen baru
Setiba nya dirumah kediaman adit , Adit pergi begitu saja . Biasanya Adit membawa tas Dara . Dara di buat kesel pasalnya dia engak ada yang bikin adit kesel hari ini
Brakkk
__ADS_1
Adit membanting pintu ketika Dara masih di belakang nya . Begitu masuk kamar . Adit hanya diam dia langsung bermain game di pc nya
" Kamu engak mau ganti baju dulu ? Aku mau buat kopi buat kamu "
" Masih bersih baju gua , yaudah sana buatin" kata Adit
Dara memutar bangku yang adit dudukin dia menangkup kedua pipi suaminya
" Kamu lagi kenapa sih ? Aku ada salah sama kamu ? Atau perlakuan aku ? Atau ucapan aku yang bikin kamu diam kaya gini ? " Tanya Dara
" Nggak ada " jawab Adit singkat
" Kalo engak ada kenapa sikap kamu dingin kaya gini ? Sepanjang jalan kamu diam aja . Aku ajak ngobrol biasanya kamu respon . Ini diam ! Aku engak harus ikut marah juga kan kamu begini ? Aku dosa loh kalo ngelawan kamu "
" Buatin kopi nya sekarang " pinta Adit
" Aku bukan babu kamu , tolong biasakan apa apa pakai kata tolong ! " kata Dara
" Yaudah kalo engak mau , aku beli aja kopi nya "
" Silahkan, toh atm kamu sama aku " kata Dara
Adit hanya diam , tapi kan banking nya sama Adit . Adit langsung memesan kopi . Merasa di ancam . Adit semakin jadi
" Sikap kamu begini , aku pergi aja ya ? Buat apa juga disini . Kamu nya marah engak jelas , minta kopi tapi berasa aku pembantu "
Adit diam
Dara menatap adit dibelakang itu, suaminya hanya sibuk bermain game
Dara mendorong koper kecilnya. Dan detik itu juga Adit menatap nya
" Heh ! Gue udah bilang ya . Kalo lagi ada masalah jangan pernah pergi ! "
" Kamu yang cari masalah dari tadi " kata Dara
" Gua ? " Tanya adit
" lo kenapa si? Di tanya diam , apa apa diam . Nggak jelas tahu nggak ? Kaya anak smp tahu ga marah nya "
" Lo jujur sama gua Dara ! "
" Apa ? Jujur apa? " kata Dara
" Ya jujur hari ini apa "
Dara di buat bingung. Dia mengangkat tangan nya " Oh udah gila , terserah deh mau apa. Gua pergi dari sini "
Krek , adit mengunci pintu kamar
" Berani keluar dari rumah ini sejengkal pun , doa suami yang buruk buat kamu "
Huh !
" Adit kenapa sih ? Dara harus jujur apa sama adit ? Sekarang ngomong aja jangan bikin Dara Teka teki . Capek!!! Seharian belajar "
__ADS_1
" Ada yang bilang sama Adit kamu jadi Asissten dosen baru ! Kenapa engak cerita"
Dara memejamkan matanya dia langsung tertawa mendengar itu