
Rasya di buat gelisah , akhirnya Rasya izin untuk ke uks dengan alasan kurang enak badan
Tentu Rasya dapat bisikan dari teman temannya yang mengatakan , tak ada Kekasih nya jadi Rasya tak semangat
Alasan itu akhirnya Rasya di izinkan . Tanpa berkata apa apa lagi Rasya segera keluar dari sekolah , manjat halaman belakang keluar dari sekolah
Rasya memanggil kang ojek yang sedang mengkal. Rasya juga langsung memberikan alamat rumah Dara
Tiba di depan. Rasya terdiam saat Adara tertawa puas juga di suapin oleh adit
Gerbang terbuka lebar . Tak sengaja pandangan dua sepasang asik bercanda menatap ke arah gerbang
" Rasya ... " gumam Dara
Dara beranjak bangun dia mendekati Rasya . Tatapan Rasya begitu tajam pada Adit
Tanpa berlama lama Rasya langsung memukul wajah Adit
" Jadi ini alasan kamu dari kemarin ngajak putus , ternyata kamu punya orang lain di belakang aku ? " Tanya Rasya
Dara menundukan kepalanya
" Putusin dia , aku akan lupain kejadian ini " pinta Rasya memohon
Adara hanya diam . Adit mencoba untuk menenangkan dengan cara mengelus punggung Dara. Tangan adit di tepiskan oleh Rasya
" Jangan sentuh cewek gua! " kata Rasya penuh ketegasan
Dara mendorong adit , adit yang mengerti tatapan itu . Langsung adit segera pergi . Meninggalkan mereka berdua
" Aku mohon , putusin dia dar . Aku akan lupain kejadian ini " minta Rasya lirih
Adara diam dan menundukan kepalanya
" Sudah berapa lama kalian bermain di belakang aku ? " tanya Rasya
Rasya masih menggunakan aku kamu , karena Rasya engak mau bersikap kasar pada Dara
" Kenapa kamu diam ? " kata Rasya lagi
__ADS_1
Adara menggeleng kepalanya
" Aku ga bisa lanjutin hubungan kita sya " kata Dara terisak menangis
Rasya terdiam , keduanya saling tatap penuh kecintaan
Tak lama itu Rasya mengangguk
" Yaudah kalo itu mau lo dar ! Terima kasih karena lo udah menunjukan ketidak setia lo ini " kata Rasya
Rasya langsung pergi begitu saja . Dia meninggalkan Dara yang terisak menangis ketika dirinya pergi . Jujur hati Rasya sangat tergores. Kalo Rasya bertanya tentang meminta putus dan akan melupakan kejadian ini
Adara hanya diam , artinya Dara tidak ingin mempertahankan hubungan mereka . Sudah cukup Rasya di buat bodoh oleh Dara . Dia bela belain kabur dari sekolah . Ternyata ini hasilnya
Sama halnya dengan Dara. Sepanjang jalan , Rasya juga menangis tapi Rasya berusaha kuat menghapus air matanya dan berusaha untuk tegar
Rasya duduk di trotoar , memesan ojek online untuk kembali kesekolah . Rasya juga langsung menganti walpaper ponselnya yang tadinya foto mereka berdua menjadi polos
##
Rasya mengajak teman teman nya untuk bermain kerumah , bersenang senang . Pesta kecil kecilan
Ketika ingin melahap Pizza, Dara menghubunginya . Yang di lakukan Rasya adalah langsung mematikan panggilan itu
Rasya tertawa tak jelas , bisa di bilang Rasya sedikit gila . Tak lama dari itu denis datang membawa beberapa wine
" Minum ga nih ? " kata Alif
Rasya mengangguk
" Nyokap ga pulang , keluar kota " kata Rasya
Mereka semua mengangguk . Tanpa berlama lama mereka segera meneguk wine satu persatu
" Argh segar ... " Kata Rasya
Semua yang di dalam kamar Rasya sedikit mengaco karena efek mabuk . Rasya beranjak bangun dia melihat foto dirinya dan Adara sedang berpelukan di dalam mobil
Rasya berbicara dengan foto itu. Entah apa yang dia ucapkan membuat teman temannya hanya tertawa
__ADS_1
Dan Rasya menarik ranjang dan tertidur. Jujur saja hari ini merasa lelah . Hati dan pikiran
Malam itu semuanya terbangun dan sadar satu persatu . Denis pamit pulang begitu juga dengan alif . Kini hanya Rasya yang merasa kesepian lagi
Rasya mencari ponselnya . Lalu dia nyatakan. Rasya menghubungi salah satu di kontaknya
( Lo mau ngga jadi pacar gua ? ) kata Rasya di telpon
Rasya tersenyum
( Terima kasih , udah malam , sampai ketemu besok di sekolah ) ucapnya
Senyum Rasya pudar saat dia mematikan panggilan nya
##
Malam itu adit kembali datang lagi , kali ini alasan adit datang karena mama nya menitipkan makanan
Padahal adit ingin bertemu dengan Dara. Dan adit juga berhasil di ajak makan malam bareng oleh calon mertuanya
Adit Jujur senang ketika adara melayani makan malam nya. Di sendokin nasi serta lauk . Bahkan di tuangkan air dan di berikan sendok juga garpu . Sudah seperti istri yang sedang melayani suaminya
" Gimana keadaan kamu ? Masih sakit ? " kata Hendra
Adara mengangguk
" Besok izin ya pi , kamis baru kembali sekolah lagi " kata Adara
Hendra mengangguk
" Maaf ya om , gara gara adit kemarin ngajak Dara olahraga jadi begini " kata Adit
" Bukan salah kamu , dia aja yang telat makan "
Adara memonyongkan bibirnya . Jadi papi lebih membela adit dari pada anaknya sendiri ?
" Setelah makan nanti . Om mau bicara sama kamu . Ngobrol biasa aja bahas pekerjaan " kata Hendra
Adit mengangguk
__ADS_1