DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Malam Hari


__ADS_3

Ini adalah yang di tunggu tunggu , malam hari tepat jam 7 malam


Ponsel di kembalikan karena untuk moment foto foto dan video singkat ,tak lupa adara langsung menghubungi sang papi


" Gua tlp orang camp dulu, buat bakar bakar , karena kan kita udah bayar areng dll " kata Alif


Mereka semua nya mengangguk , ada yang persiapan untuk malam nanti ada juga yang sibuk dengan urusan perdapuran


Setelah orang camp datang membawa kayu bakar untuk acara api unggun dan bakar bakar arena,  mereka langsung membakar makanan itu



" Enak ya dingin tapi adem karena api bakaran " Kata adinda


Rasya yang mendengar teman nya itu langsung mengambil sarung tangan lalu dia berikan pada adara


" Di pakai , biar engak kena bakar areng tangan nya " kata Rasya


Adara mengangguk ,tak lama kemudian ada suara jeritan , tanpa berlama lama semuanya langsung pergi meninggalkan tenda yang jelas mereka baru memulai bakaran


Ternyata tenda yang lumayan jauh dari mereka ada yang kesurupan,  padahal yang ikut kegiatan disini sangatlah ramai .terlebih beberapa orang camp datang untuk menenangkan semuanya


" Di harapkan untuk masyarakat di camp ini jangan ada yang berpikiran kosong , bila perlu di ajak ngobrol teman nya yang kurang sehat atau tatapan kosong" ucap kata bapak penjaga camp


Cukup lama orang yang kesurupan itu terus mengraung,  sampai akhirnya salah satu masyarakat disana yang bisa berbicara dengan mahkluk gaib mendekat


Dia bertanya kenapa bisa mahkluk halus masuk di ke tubuh manusia . Dan alasan mahkluk halus adalah


Sepasang kekasih yang masih berstatus berpacaran itu melakukan hubungan di toilet , mendadak Adara langsung melihat Rasya


Tadi sore sempat kan mereka berbuat tak sepantas di toilet, dan untung engak sampai sejauh sana


Sampai akhirnya kedua sepasang kekasih itu di minta untuk keluar dari area camp dan di pulang kan


Perkumpulan di bubarkan , dari sejak itu para wanita merasa tempat tersebut horor bahkan mau kemana mana harus di antar


" ayuk kek din temenin ke toilet " Kata Zivana


Moment tadi terus terulang di kepala Zivana , gimana kalo tiba tiba saat pipis mahkluk halus muncul,  lalu gimana kalo Zivana sedang berjalan menuju toilet suara kunti menertawai


" Sama yang lain tuh,  gua ga mau ah takut , lu di toilet , lah gua di luar , yang ada gua di apa apain "


Zivana mengajak Naomi, Alfia kedua orang itu sama dengan alasan Adinda


" Sama Adara tuh coba " kata Alfia


Zivana menyusul Adara , dan mengatakan niatnya.  Untung nya Adara mau , dan dia juga sebenarnya mau pipis


" Ajak laki laki buat nunggu di depan Ziv " kata Adara

__ADS_1


Alif juga Rangga mereka ikut temeni para cewek yang ketakutan dengan mahkluk halus tak lupa mereka berempat membawa hp untuk senter jalanan. Setelah urusan alam selesai , mereka kembali ke tenda untuk makan malam


" Gua tau lo lo pada mau bahas yang tadi kan , kita ga boleh ngomong sembarangan , nanti aja pas pulang dari sini " kata Rasya


Mereka yang mendengar itu langsung tersenyum,  memang udah ga sabar banget teman teman disini ingin membicarakan mengenai kesurupan tadi


Sampai akhirnya Adinda mengeluarkan Speaker Bluetooth,  kurang afdol kalo perkumpulan begini engak ada musik


" Besok pagi kita ke curug yuk , mau foto foto disana kayanya bagus " Ajak Zivana


" Iya bagus tau , ah pagi pagi lah enaknya ya " kata Alfia


" Gua mau nanya disini ada yang datang bulan engak ? " kata alif


" Gua " jawab adara


" Gua " Jawab Naomi


Alif diam sejenak


" Jangan sembarangan buang nya ya ! " kata alif


Yang di anggukin kedua wanita itu . Acara makan makan pun segera di mulai . Nikmat betul makan bareng bareng dengan di kelilingi


" Enak enak makanan nya malam ini , ada ayam goreng,  jagung bakar , sosis bakar " kata Adara


" Kurang sambel ga sih , hampa banget kalo engak ada sambel " Lanjut Adinda


" Sosis nya habis ya , padahal enak sih asam manis " kata adara


Rasya yang memiliki sosis di piring nya dan kebetulan dia juga belum menyentuh , lalu dia berikan kepada Adara


Tatapan para cewek cewek tertuju pada kedua mantan kekasih ini


" Ehm ... dar , lo ga kasian apa sama rasya , terus terusan kasih perhatian,  tapi lo nya malah cuek , engak kangen apa kalian bareng pacaran gitu? " kata alifa


Rasya yang mendengar itu hanya bisa tersenyum , sebetulnya rasya ingin tahu apa jawaban yang adara ucapkan


" Lagi ga pengen pacaran , pengen sendiri sendiri dulu " kata adara


Hal itu sukses membuat Alif langsung tersenyum,  bener bener dua orang yang pintar bermain drama.  Sukses membuat temen temen nya tak tahu kalo mereka dua sudah balikan


" Padahal Rasya berharap balikan tuh " ejek adinda


Rasya menganggapi dengan mengangkat jempol , selama ini Rasya memang terang terangan terus memberikan perhatian kepada adara , makanya mereka tak mencuriga sama sekali kecuali Alif


Drt...


Drt...

__ADS_1


Sang papi video call


( halo om ... ) sahut teman teman dara


Hendra tersenyum dia melambaikan tangan


( Gimana disana ? Keliatan nya seru ) kata hendra


( Seru dong om , sini nyusul om ) lanjut adinda basa basi


Zivana membisiki sesuatu ke adara


" Mentang mentang suami istri , ngobrol berdua " bisik Zivana


Adara tertawa mendengar ocehan Zivana membuat Adinda menoleh


( lagi apa nih disana ? )


( Makan malam dong pi , lihat ada ayam , sosis bakar , jagung bakar , kurang sambel pi ) kata adara


( Tau gitu mama harus buat sambel ya , hm , telat nih baru bilang ) kata hendra


Semuanya menggeleng kepalanya


( gapapa om , makan malam disini juga enak kok dengan ini , ya ya ) jawab Alifa


Hendra mengangguk


( Jangan tidur malam malam kak , harus istirahat biar besok bisa pergi ketempat lain ) kata hendra


( Iya , paling jam 10 atau 11 tidur sih pi )


Hendra mengangguk


( Om , mana haidar ? ) kata Naomi


Hal itu sukses membuat teman teman nya pada ketawa , Naomi satu satu nya wanita yang paling berani menanyakan langsung pada orang tua nya


( hehe , kamu menyukai anak om ya , siapa nama kamu ! ) Tanya Hendra


Naomi langsung memberikan ponsel nya pada yang lain  , naomi benar benar malu ketika di tanya seperti itu


( Naomi om namanya , ingat,  dia suka sama anak om ) kata Adinda


Naomi berusaha menutup mulut adinda tapi tetap aja itu berhasil memberi tahu nama panggilan nya


Sedangkan hendra hanya bisa tertawa


( Yaudah pi , udah dulu ya , nanti pas aku mau tidur , aku cht papi , kirim salam buat mama )

__ADS_1


Hendra menganguk dia memberi kecupan singkat di layar ponselnya


__ADS_2