DI BALIK POLOSNYA

DI BALIK POLOSNYA
Alasan Klasik


__ADS_3

Drt...


Drt...


📩 Sayangku


Dar , aku di depan rumah kamu . Keluar sebentar


Dara mengintip jendela. Benar Rasya berada di depan rumahnya.  Adara langsung segera menemui Rasya


" Kamu marah sama aku dar . Aku minta maaf kalo buat kamu tersinggung . Nih aku bawain mie instan buat kamu " kata Rasya


Dara menerimanya lalu dia membuka kantong plastik yang berisi mie instan yang sudah di olah


" Aku ga marah loh sama kamu gara gara kuah , serius " kata Rasya


Dara mengangguk


" Kamu sakit ? Udah minum obat ? " lanjut Rasya


Dara mengangguk


" Kalo masih sakit besok izin aja sekolah nya " kata Rasya lagi


Dara mengangguk , keduanya terdiam . Dari tadi hanya Rasya yang menanya nanya


" Sya .. " kata Dara


" Iya sayang "


" Aku mau kita putus ! "


Rasya terdiam untuk beberapa saat . Rasya menatap Dara yang saat ini menunduk


" Kenapa ? Alasannya apa kamu putusin aku ? "


" Aku udah ga cinta sama kamu sya ! " jawab dara


Rasya terkekeh


" Alasan yang ga masuk akal menurut gua dar ! " kata Rasya


" Aku mau focus un sya "


Rasya terkekeh lagi


" focua un juga ga bakal ganggu hubungan kita,  orang kita sering belajar bareng kok , kenapa harus putus? " kata Rasya


Dara terdiam . Dia tidak ada alasan lagi


" Kamu lagi capek ya dar . Yaudah istrirahat deh sana . Satu yang harus kamu tau dar , aku sayang banget sama kamu . Aku ga akan terima kamu putusin aku begitu aja Dar " kata Rasya lagi


Rasya langsung mengendarai motornya.  Rasya engak mau dengar alasan apalagi.  Jadi lebih baik Rasya segera pergi

__ADS_1


" Gua hamil anak lo sya. Gua ga mau lo semakin kecintaan sama gua" gumam Dara


Dara segera masuk dan mengambil mangkuk   , Dara makan di dalam kamar supaya papi dan mama nya tidak memarahi makan mie instan


##


Jam 5 pagi dara terbangun , dia mengidap idap keluar kamar . Dara turun tangan dia pergi ke halaman belakang dimana alat alat fitnes milik papinya berada


Dara mengambil barbel untuk pertama kalinya karena dirinya ingin KEGUGURAN


Huh huh !


Baru beberapa kali angkat , keringat Dara bercucuran.  Akhirnya adara kembali ke dalam rumah untuk minum air dingin.  Di lihat ada mangga segar yang sudah dipotong . Akhirnya Dara melahapnya


Sudah kenyang Dara kembali ke kamar . Efek kehamilan , membuat dara sering sekali mengantuk


##


Pagi harinya Dara tetap sekolah,  dirinya engak mau ada yang curiga kalo Dara hamil


Pagi itu Dara sampai di kelas menjamkan mata lagi,  sampai berdengkur.  Berhasil membuat satu kelas menatapnya . Rasya meminta adinda untuk pindah tempat lagi


" dar.. Dara... bangun sayang ... " rasya mengelus kepala dara


" Hei ... dar ... kelas mau mulai " kata rasya lagi


Dara perlahan bangun dia mengusap sudut bibirnya . Lalu dia menegakan tubuhnya


"  Jam berapa kamu tidur ? Kamu keliatan lelah banget sayang " kata Rasya


Kelas segera di mulai . Baru kali ini pelajaran ipa menurut Dara membosankan . Dara berkali kali menguap . Berhasil membuat rasya terus bertanya jam berapa kekasihnya itu tidur


Dan sempat juga rasya mengelus perut Dara.  Membuat dara terdiam . Apakah rasya tahu kalo dirinya sedang hamil ?


" Istrirahat nanti aku pengen deh jus mangga sayang " kata dara bergalut manja di lengan rasya


" Boleh , nanti aku beliin " kata Rasya


Dara mengangguk , dara juga sempat menaruh kepalanya di bahu rasya ketika guru ipa izin ke toilet


Cup


" Kamu pucat banget sayang , masih sakit kah ? "


Dara mengangguk


Bel berbunyi istirahat pertama,  tanpa berkata apa apa lagi rasya langsung keluar.  Karena tahu kantin akan ramai . Jadi rasya akan mengantri membeli jus mangga untuk dara . Rasya juga memesan bakso untuk di kelas nanti


" Arghhh seger banget , makasih ya sya "


Rasya mengangguk,  rasya menyuapi bakso untuk dara


" Mau kuah nya ! " kata Dara

__ADS_1


Rasya menuruti nya . Tak lama kemudian Dara menutup mulutnya


" huek "


Rasya terdiam, kenapa setiap hisup kuah nya adara selalu mual . Pikirnya . Kalinya rasya engak akan memberikan kuah lagi tetapi bakso nya


" Sya ... nanti pulang sekolah kita kehotel yuk " bisik dara


" Kamu mau ngapain ? "


" Aku pengen ! " kata Dara pelan


Rasya tersenyum,  lalu dia mengacak rambut dara gemas . Rasya mengangguk sebagai jawaban nya


Sekolah berjalan dengan lancar dan ini saat nya sebelum mereka pulang , dara mencari hotel terdekat . Teman teman juga mengajak untuk makan ketoprak tetapi keduanya menolak dengan alasan mau nonton bioskop


Setelah temen temen menghilang.  Dara dan rasya masuk mobil segera pergi ke hotel terdekat


Dara melepaskan seragam sekolahnya , lalu dia langsung bergalut manja pada rasya . Tangan rasya juga mengusap usap tangan dara . Hingga perut dara di buat sakit seperti bayi itu sedang kepengen di elus oleh ayahnya . Adara menuntun tangan rasya mengelus perutnya . Sempat rasya melepaskan tangannya tapi adara selalu menuntun kesana


Di hotel pun sama seperti apa yang mereka lakukan beberapa minggu lalu . Dara sedang haus nafsu . Atau ini efek hamil juga kepengen berhubungan


Kali ini rasya juga bermain pelan sekali mengingat kekasihnya itu sedang sakit.  Bisa bayangkan biasanya rasya bermain kasar tetapi demi orang yang dia cintai kepengen dan tubuhnya lagi sakit.  Membuat rssya tersiksa untuk tidak bermain kasar


" Dar boleh aku kasar ? " kata rasya dengan suara serak.  Rasya terbawa nafsu juga pada akhirnya


Bukan hanya dara saja . Sejak tadi juga dara hanya mendesah membuat rasya tersiksa


" Pelan pelan ! " kata Dara


Rasya mengangguk


Tak berapa lama mereka saling memberi kasih sayang . Adara turun naik nafasnya karena permainan gila mereka yang tak ada habisnya


" Udah ? " kata Rasya


Dara mengangguk . Rasya memeluk dara dengan erat


" Gimana permainan hari ini ? Puas ? " kata Rasya


" Terimakasih " kata dara


Rasya mengangguk


" Mau pulang sekarang ? "


Adara menganguk


" Tapi sebelum itu boleh aku minta kamu elus elus perut aku sya ? "


Rasya melepaskan pelukan dia merasa aneh dengan permintaan dara . Tapi tetap rasya lakukan . Rasya menuntun dara duduk di ranjang . Kini rasya berlutut sambil mengelus perut Dara.  Kadang dia juga mencium


" Nyaman banget sya , ini yang aku tunggu dari tadi . Anaknya mau deket kamu ! " batin dara

__ADS_1


Dara tersenyum ketika dengan senang hati rasya mengelus dan mencium perut nya . Seperti rasya mengetahui kalo di dalam itu ada anak darah daging nya sendiri


__ADS_2