
" Pliss... aku mau pipis ... "
Dara menarik rambut adit lagi , dan memohon menatap kebawah . Saat adit menyudahi barulah Dara langsung pipis
" Adit tahu kamu lagi mencari kesalahan bikin marah adit , adit tahu kamu mau buat suprise, udah kebaca dar ! "
" dih geer emang mau buat suprise apaan ? "
" Udah kebaca sama aku semuanya dar. Aku ulang tahun hari kamis , makanya dari sekarang kamu cari cari kesalahan aku . Iya kan ? "
Dara tersenyum malu " Ihh kenapa pura pura engak tahu aja sih , males aku "
" Adit engak suka di kasih suprise dar . Adit sukanya di traktir makan bareng bareng , sama kado " Jawab Adit
" Mau kado apa ? " Tanya Dara
" Aku mau anak , aku mau bayi "
" Ih nanti itu mah 2 tahun lagi " kata Dara
Adit mengangguk " Aku engak minta apa apa selain bayi " jawab Adit
" Mau sepatu ? Motor ? Mobil baru ? "
" Aku mau bayi dar , aku mau anak dari kamu " kata adit tegas
Dara mengangguk dia memeluk adit
" 2 tahun lagi ya Dit, sabar "
" Iya , adit sabar nunggu 2 tahun lagi , pas adit udah mulai lulus dan kerja . Adit punya bayi " kata Adit
Dara mengangguk lagi , Dara memegang tangan adit untuk menyentuh perutnya
" bilang sama ini , nunggu dua tahun lagi "
Adit berlutut , dia menempelkan kepalanya di perut Dara
" 2 tahun lagi papa bakalan punya bayi di perut ini , sabar ya , papa sama mama lagi nikmatin masa berdua dulu biar puas "
Dara mengangguk dia tersenyum mendengar itu . Adit beranjak bangun dia menatap mata Dara
" i love you "
" I love you papa adit "
Adit langsung geli dia mengangkat kedua bahunya , hal itu berhasil membuat Dara tertawa
" Kenapa sih panggil itu ? " Tanya adit kesel
" Tadi kamu yang bilang sama anaknya , mau di panggil papa "
__ADS_1
" Yah engak gitu juga lah , belom juga punya anak , lagian panggilan papa khusus buat anak aja . Kamu panggil aja adit kaya biasa " protes Adit
" Ih engak ada romantis nya , papa Adit "
" Dara sekali lagi lo panggil gua papa , gua banting di kasur lo " ancam adit
" Hahaha "
Adit langsung menyalakan shower lagi , adit langsung mandi karena emang kebetulan belom mandi , sedangkan Dara langsung mengeringkan rambut nya
##
Adit mengajari Dara cara membuat pastry Apple pie . Keliatan nya enak , semalam Dara mau beli di salah satu toko langganan mama nya . Tapi untuk beberapa hari ini tutup akan perbaikan toko
Akhinya adit mencoba ngajak dara untuk membuat Apple pie
" Kamu potong Apple nya , aku olesin pastrinya biar sama sama ada kerjaan " kata Adit
Dara mengangguk , dara memotongnya seperti dadu kecil kecil lalu dia tumis dengan mentega dan gula . Menunggu agar Apple itu hangat dulu . Baru Dara pelan pelan menuang dikit demi sedikit biar tidak jatuhan
Setelah di tuang dengan rata , Dara menutup nya dari ujung ke ujung seperti arahan di video itu . Selesai itu Adit mengoleskan telur di atas nya . Lalu di bakar di Oven menunggunya sampai pastry itu melupas
Sambil menunggu cake itu jadi . Keduanya beres beres supaya bersih lagi dapur nya
20 menit kemudian
Teng
" Angkat dar . Aku video in kamu dari sini " kata Adit
" Uuuuuhhhh hasil buat Apple pie dari kita berdua guyss. Rasanya kaya apa ya, kalo kalian juga suka , kita siap kok buat nge list , harga teman ya guys hahaha " kata Dara
Adit mengambil piring dia mengambil Apple pie itu di taruh di piring yang sudah dia siapkan
" Panas nggak ? Aku mau coba " kata Dara
" Panas by , kan baru keluar dari oven"
Dara mengangguk dia meniup nya supaya menjadi hangat
" Pakai tissue by , biar tangan kamu engak panas "
Dara mengambil dengan tissue " Kamu videoin aku by , tolong " pinta Dara
Dara meniup kembali , dia membelah dan memberitahu ke semua penonton story nya isi di dalam pastry itu
" Wow , enak banget by , sukses ya " kata Dara sambil mengangkat jempol
Adit menaruh kembali hp nya dia meminta Dara untuk di suapin " Enak banget by , kayanya kita bakalan sering sering percobaan buat yuk by "
" Boleh " kata Dara
__ADS_1
Adit mengeluarkan semua Apple pie nya dia akan makan di dalam kamar saja , tak lupa sama minuman yang dara bawa di belakang itu
" Aku boleh bolos sehari nggak dit ? Ngantuk banget "
" Boleh , terserah kamu aja " Jawab Adit
Dara mengangguk dia meminta Dinda untuk titip absen dengan alasan dirinya ngantuk
Tapi pesan Dinda membuat Dara bener bener malas banget
" Engak jadi bolos dit, hari ini ada kuis "
" Masuk kalo gitu, soalnya ada beberapa dosen yang diam diam itu mengurangi penilaian kita , misal aku engak masuk terus kan otomatis penilaian nya minggu depan . Nah itu bisa di kuarangin juga nilainya "
" Argh bisa rugi kalo kaya gitu " kata Dara
" Ya makanya masuk "
" Tapi aku ngantuk banget tahu "
" Minum kopi coba biar engak ngantuk " ide adit
" Ih mana suka aku kopi kopi kaya gitu "
" Yaudah masuk kuliah aja dulu paling beberapa jam doang , makanya nanti langsung pulang ,terus tidur deh sampai malam , bila perlu sampai hari kamis bangun nya biar langsung liburan "
Dara tertawa mendengar hal itu
" Bisa aja lo "
" Haha bisa lah , lagian mau belajar aja pake utamakan tidur , nanti kalo tidur engak bangun bangun malah repot loh "
" Nih mau sampe kapan kita bahas masalah ngantuk ? " Tanya Dara
" Ya engak tahu , kamu yang bahas duluan"
Dara memeluk leher adit mengacak acak kepala suaminya , terkadang Dara juga mencium nya
" Kesayangan aku ini udah gede , bayi gedenya aku "
Adit terkekeh mendengarnya
" Kamu mau nggak aku atur ? Dari cara pakaian kamu , rambut kamu semuanya aku atur biar kelihatan ganteng ? "
" Emang aku engak ganteng ?" Tanya Adit
" Kurang , tapi kamu jangan tersinggung ya . Ganteng tapi dari cara berpakaian dan lain lain masih perlu aku ubah lagi "
" Yaudah terserah kamu aja lah , aku mau di buat ganteng kan "
Dara mengangguk dia memeluk adit mengelus perut six pack suaminya itu
__ADS_1
" Nanti malam kita ke babershop aku mau kamu cukur rambut sama cukur jenggot kamu "
" Baik wanitaku "